Senin, 19 Oktober 2015

YESUS MENGALAHKAN IBLIS DI ALAM MAUT

JAWABAN SAYA:

1. Kebangkitan YESUS membuktikan bahwa dia telah mengalahkan maut dan iblis, penguasa maut.

     YESUS menghadapi kematian seperti seorang petinju yang berlaga di ring tinju, dan
     kedapatan YESUS menang. Iblis tidak sanggup menahan YESUS untuk tetap berada
     di alam maut.

     Beda dengan ISA al MASIH yang pengecut. Ketika hendak disalib, ISA dilarikan Jibril ke
     sorga, lalu menggantikannya dengan orang yang diserupakan. Itulah sebabnya saya keberatan
     sekali, dan amat sangat keberatan jika ISA itu disamakan dengan YESUS. Suatu pelecehan
     jika emas murni disamakan dengan imitasi. Protes!

2. Apakah maut dan Iblis sudah tiada?

    Iblis dan kematian masih ada tapi sudah kehilangan sengatnya. Sama seperti jika kelak
    penyakit kanker sudah diketemukan obatnya, maka penyakit kanker sudah bukan apa-apa
    lagi, sudah tidak menyeramkan seperti sekarang ini.

    Yang dilakukan YESUS 2.000 tahun yang lalu hanya simbolis, sedangkan penggenapannya
     pada hari kiamat nanti. Simbolis yang berwaktu 2.000 tahun ini adalah kesempatan bagi
     kita untuk percaya. Maukah kita mempercayai simbolis itu? Yang percaya akan
     diselamatkan. ALLAH seumpama seorang petani yang menanam padi dengan keyakinan
     akan menuai hasilnya. Sebab jika maut dan Iblis sudah benar-benar dikalahkan pada
     waktu itu, maka kita tak mungkin lahir dan tak mungkin diselamatkan.

3. Mengapa YESUS harus menderita dan mati untuk mengalahkan maut dan Iblis?
   
    Untuk membuktikan kebenaran kekuatanNYA. Benarkah DIA itu kuat? Harus diuji dengan
     pukulan. Kalau dicubit saja sudah menangis lalu murtad ke Islam, ya jangan bilang JURU
     SELAMAT DUNIA.

     Dengan kebangkitan TUHAN YESUS kita diyakinkan bahwa kita kelak juga akan
     dibangkitkan. Ada buktinya. Tapi Muhammad? Masih belum ada bukti! Islam bisa
     berkata: menyelamatkan, tapi tidak bisa membuktikannya. Itu kelemahan Islam yang
     harus diakui. Islam harus lebih rajin melakukan uji coba laboratorium untuk menemukan
     formula kebangkitan orang mati.

4. Iblis masih gentayangan mencobai kita;

    Iya, ALLAH masih memerlukan Iblis untuk menguji umat Kristen supaya bisa dibuktikan
    Kekristenannya. Supaya orang Kristen jangan cuma bisa berkata: "Saya punya iman", tapi
    setelah diuji kedapatan imannya lemah sekali. Tapi ALLAH sudah mencopot, sudah
    melucuti gelar Iblis sebagai malaikat maut. Maut sudah seperti macan ompong.

5. Duri dalam daging Paulus;

    "Duri dalam daging" yang disebut Paulus sebagai utusan Iblis adalah suatu kelemahan
    rasul Paulus, yang tentu saja dirahasiakan oleh Paulus. Itu merupakan pedang Iblis yang
    ditancapkan ke diri Paulus, supaya menjadi rem bagi Paulus agar dia tidak
     menyombongkan kerohaniannya.

 6. Mengenakan perlengkapan senjata ALLAH;

     Seorang tentara Amerika Serikat yang dipersenjatai canggih saja masih bisa terbunuh. Apa
     jadinya jika tidak dipersenjatai sama sekali? Seorang polisi saja masih bisa dikalahkan
     penjahat, apa lagi orang biasa?! Yudas Iskariot yang murid YESUS langsung saja bisa
     menjadi pengkhianat, apa lagi kita?! Karena itu jangan meremehkan perlengkapan senjata
     ALLAH.

     Kalau begitu Iblis hebat, donk?! Kalau nggak hebat, nggak mungkin dipakai ALLAH
     untuk menguji kita. Kalau Iblis nggak hebat, kita nggak perlu JURUSELAMAT, nggak
     perlu pengampunan dosa. Kita boleh masuk agama Islam yang nggak pakai JURU
     SELAMAT.

     Kalau orang bisa diatur dengan peraturan, tak perlu disediakan pengampunan dosa. Tapi
     tak ada manusia yang tidak berdosa. Mengurangi dosa bisa, meniadakan dosa yang tak
     mungkin bisa. Hanya YESUS yang sudah membuktikan kemampuannya
     mengalahkan ujian-ujian Iblis. Karena itu YESUS bisa menjadi JURUSELAMAT.

     Siapa yang bisa menjadi guru? Orang yang sudah pintar. Orang masih bodoh mana bisa
     dijadikan guru?!

     Jadi, perlengkapan senjata rohani ALLAH sifatnya membantu atau menolong, bukan
     penyelamat. Penyelamatnya: YESUS.

7. Paulus dicegah Iblis;

1 Tesalonika 2: 18Sebab kami telah berniat untuk datang kepada kamu -- aku, Paulus, malahan lebih dari sekali --, tetapi Iblis telah mencegah kami. 

    Artinya adalah ada halangan, sehingga belum bisa mengunjungi kota Tesalonika. 

8. Kata Yakobus Iblis akan lari;


Yakobus 4:7 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu

     Perkataan itu tidak bohong! Selama kita bersandar pada ALLAH, kita pasti menang, tak
     mungkin kalah. Yang menjadi masalah adalah kita ini yang suka teledor atau khilaf. Contohnya:
     Polisi yang waspada tak mungkin dikalahkan penjahat. Yang bisa dikalahkan penjahat
     adalah polisi yang kelupaan membawa senjata atau sedang terlelap tidur.

     Jadi, jika kita berdosa itu bukan salah ALLAH, tapi kelemahan kita sendiri.

1Ptr. 5:8Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

9.  Tentang Roma 10;

10:6Tetapi kebenaran karena iman berkata demikian: "Jangan katakan di dalam hatimu: Siapakah akan naik ke sorga?", yaitu: untuk membawa Yesus turun,
10:7atau: "Siapakah akan turun ke jurang maut?", yaitu: untuk membawa Kristus naik dari antara orang mati.

     Orang beriman takkan bertanya: "Benarkah kita bisa naik ke sorga?" Sebab pertanyaan
     demikian itu menuntut YESUS membuktikannya sekali lagi. Turun ke dunia, mati dan
     bangkit lagi. Bagaimana jika ada 1 juta orang yang menuntut bukti demikian itu? Karena
     itu harus dikenakan iman!

     Begitu pula dengan pertanyaan yang sebaliknya.

10. YESUS dibangkitkan oleh ALLAH;

Kisah Para Rasul 2:24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.

      Iya, sebab orang mati tidak mungkin bisa bangkit sendiri, harus yang hidup yang
      mengerjakanNYA.

11. Mengapa YESUS menjumpai Iblis di alam maut?

      Padahal YESUS setiap hari ketemu Iblis, mengapa perlu ditemui di alam maut? Sebab alam
      maut itu rumah atau sarangnya Iblis. Di dunia YESUS menghadapi ujian mental, di alam maut
      YESUS menghadapi ujian fisik.

      Ujian mental YESUS terjadi di padang gurun, di awal YESUS mengajar. Ujian fisiknya di
       bukit Golgota, ketika IA disalibkan. Sebab manusia itu terdiri dari jasmani dan rohani.

12. Mengapa YESUS tidak membunuh Iblis?

      Sebab belum waktunya;

Why. 12:12Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."

Mat. 13:30Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku."

      Kalau Iblis dibunuh pada 2.000 tahun yang lalu, dunia sudah kiamat waktu itu. Dalam film-
      filmpun tokoh penjahat tidak dihabisi di depan tapi di akhir cerita. Supaya ada yang menguji
      kita saat ini.

      Kalau saat ini tak ada Iblis, tak mungkin ada penjara, sebab semua orang baik-baik.

      ALLAH memang ingin kita baik, tapi kebaikan yang asli, bukan kebaikan yang palsu. Itulah
      sebabnya harus diuji untuk menyingkirkan yang palsu.

13. YESUS dibawa Iblis ke padang gurun;

       Sebab YESUS pada waktu itu mengenakan tubuh duniawi seperti tubuh kita, sehingga
       tidak bisa terbang. Tapi Iblis yang roh bisa terbang. Karena itu YESUS diterbangkan
       Iblis. Kenapa diterbangkan Iblis? Sebab yang mempunyai kepentingan adalah Iblis.

14. YESUS hanya bisa mengusir Iblis;

      TUHAN YESUS suka mengusir iblis: "Enyahlah, Iblis!" Kenapa tidak dibunuh? Sebab
       belum waktunya.
       
15. YESUS diperlakukan semena-mena oleh Iblis;

      TUHAN YESUS turun ke dunia memang diserahkan ALLAH pada kuasa dunia. ALLAH
      tidak mencampuri apa yang terjadi dengan YESUS, kecuali hanya mengendalikan waktunya
      saja, supaya klop dengan yang ada tertulis.

16.  YESUS memegang kerajaan maut;

Wahyu 1: 18... Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.

      Itu artinya sudah menguasai maut, sudah mengalahkan maut;

Wahyu 5:5Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya."
5:9Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.


 17. Alkitab berkata jujur;

       Alkitab berkata jujur, anda yang berusaha menjungkirbalikkannya. Nah, mengapa 
       anda tidak memeluk Alkitab, jika Alkitab lebih jujur dari diri anda?!
      
Salam hormat saya, anda mahir ayat-ayat Alkitab! JESHUA ha MASHIA mengasihimu.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Dari:
Ifan Ardiansyah

MENGUNGKAP KEBOHONGAN : "YESUS MENGALAHKAN IBLIS DI ALAM MAUT"
.
Kitab Ibrani mengatakan Yesus mati di tiang salib dg tujuan untuk mengalahkan Iblis Penguasa Alam Maut :
.
Ibrani 2:14 "...., supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu iblis, yang berkuasa atas maut; "
.
Bahkan Paulus tanpa rasa malu membohongi orang Kristen bahwa Yesus sukses mengalahkan musuh terakhirnya yaitu maut : 
.
1 Korintus 15: 
25 Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya. 
26 Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut. 
.
Pertanyaannya, benarkah Yesus sukses mengalahkan Iblis Penguasa Alam Maut?
.
Banarkah Yesus harus disiksa dan dibinasakan sampai mati agar Yesus mampu mengalahkan maut?
.
Lalu siapakah Iblis Penguasa Maut itu?
.
-----------------
.
Peryanyaan ke satu :
.
Benarkan Yesus sukses mengalahkan maut?
.
Alkitab menjawab : ITU BOHONG. 
.
Sebab Paulus sendiri mengakui iblis itu tidak dikalahkan oleh Yesus, karena sang iblis masih gentayangan menggoda murid2 Paulus seperti diakui Paulus di ayat ini :
.
1 Korintus 7: 5 Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya iblis jangan menggodai kamu,
.
2 Korintus 2:11supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya.
.
Bahkan Paulus mengakui Iblis masih berkuasa mengirim utusannya untuk mengecoh Paulus :
.
2 Korintus 12:7 ...maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan iblis untuk menggocoh aku,...
.
Saking repotnya Paulus menghadapi utusan iblis itu, Paulus sampai berdoa kepada Tuhan (bukan kpda Yesus), agar Tuhan mengusir iblis dalam dirinya itu:
.
2 Korintus 12: 8 Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku.
.
Dan Paulus menasihatkan, agar mengenakan senjata Allah (bukan senjata Yesus), agar bertahan dari tipu daya iblis:
.
Efesus 6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis
.
Betapa hebatnya Iblis itu. Meskipun Paulus sudah mengenakan senjata canggih, tetap saja Iblis mampu menaklukan Paulus, seprti diakui Paulus di ayat ini:
.
1 Tesalonika 2: 18Sebab kami telah berniat untuk datang kepada kamu -- aku, Paulus, malahan lebih dari sekali --, tetapi Iblis telah mencegah kami. 
.
Kitab Yakobus lebih tegas lagi. Yang melawan Iblis penguasa maut itu bukan Yesus, tapi masing2 orang harus melawan iblis itu :
.
Yakobus 4:7 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu
.
Mana mungkin Yesus mengalahkan iblia penguasa alam maut, naikbdari jurang maut saja Yesus tidak kuasa, harus ada yang membantu Yesus membawanya naik dari jurang maut, beginilah Paulus menulis tentang itu:
.
Roma 10:7...atau: “Siapakah akan turun ke jurang maut?”, yaitu: untuk membawa Kristus naik dari antara orang mati. 
.
Dan inilah kondisi Yesus waktu di alam maut (kubur). Boro-boro mengalahkan iblia, Yesus malah hidup sengsara di alam maut :
.
Kisah Para Rasul 2:
24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu. 
.
--------------------
.
Pertanyaan kedua :
.
Banarkah Yesus harus disiksa dan dibinasakan sampai mati agar Yesus mampu mengalahkan maut?
.
Mengapa Yesus harus mati dulu untuk menemui ibis di alam maut?
.
Bukankah dalam keadaan hidup Yesus sering ketemu iblis?
.
Mari kita lihat Alkitab.
Yesus tidak perlu mati dulu untuk menemui iblis di alam maut, dalam keadaan hidup dia sering ketemu iblis :
.
Lukas 10:18 Lalu kata Yesus kepada mereka: “Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit. 
.
Mengapa pada saat itu iblis tidak dibunuh oleh Yesus?
.
Bukan hanya memandang iblis dari jauh, bahkan Yesus secars lemah tak berdaya DITENTENG atau mungkin DISERET oleh iblis membawa dia ke gunung :
.
Matius 4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
.
Mengapa pada saat itu iblis tidak dibunuh oleh Yesus?
.
Bahkn Yesus ditenteng ke padang gurun untuk dicobai iblis ;
.
Matius 4:1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.
.
Mengapa pada saat itu iblis tidak dibunuh oleh Yesus?
.
Betapa seringnya Yesus diperlakukan semena-mena oleh iblis. Bahkan Yesus pernah dibawa (ditenteng), oleh iblis dan ditempatkan di atas genteng :
.
Matius 4: 5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah,
.
Mengapa pada saat itu iblis tidak dibunuh oleh Yesus?
.
Saking tidak berdayanya Yesus menghadapi iblis penguasa alam maut, bukannya membunuh dan mengalahkan iblis, Yesus hanya mampu berteriak "enyahlah iblis". Yesus tdk mampu melawan.
.
Matius 4: 10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” 
.
Mengapa pada saat itu iblis tidak dibunuh oleh Yesus?
.
-----------------
.
Pertanyaan ketiga :
.
Siapakah Iblis Penguasa Maut itu?
.
Seperti tertulis di Ibrani 2:14 ini, penguasa maut adalah Iblis :
.
Ibrani 2:14 "...., yaitu iblis, yang berkuasa atas maut; "
.
Lalu, siapakah iblis sang penguasa alam maut itu?
.
Jika iblis adalah penguasa alam maut, tentunya status iblis di alam maut adalah Raja, bukan?
.
Siapakah sang Raja di alam maut itu?
.
Ini jawabannya :
.
Wahyu 1: 18... Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
.
Raja Iblis penguasa alam maut itu adalah : Yesus...!!!
.
Begitulah Alkitab berkata jujur kepada kita.

Tidak ada komentar: