Selasa, 03 November 2015

BERTERIMAKASIH PADA MUHAMMAD - 3

QS. 2:158        “Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syi’ar 
                          ALLAH. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah atau
                          berumrah, maka tidak ada dosa baginya.”
           
            * Keterangan no. 103: TUHAN mengungkapkan dengan perkataan ‘tidak ada dosa’ se
               bab sebagian sahabat merasa keberatan mengerjakan sa’i di situ, karena tempat itu
               BEKAS TEMPAT BERHALA.. Dan di masa Jahilliyahpun tempat itu DIGUNAKAN
               SEBAGAI TEMPAT SA’I. Untuk menghilangkan rasa keberatan itu ALLAH menurun
               kan ayat ini.”

Mungkin karena waktu itu ALLAH krisis ekonomi, terpaksa barang bekaspun dibelinya. Ka'abah yang bekas penyembahan berhalapun dipakai Muslim untuk ibadah haji hingga sekarang. Padahal para sahabat nabi sudah mengingatkan Muhammad, tapi Muhammad bandel, malah menyuruh sekretarisnya: Jibril, untuk membuatkan label: "Halal."



Ibadah Haji sebelum adanya Islam:
      > Diterangkan dalam “Sejarah Ringkas Nabi Muhammad”, hal. 53-54, bahwa
          sebelum kemunculan agama Islam, Ka’abah sudah dipakai untuk IBADAH
          HAJI dari orang-orang Arab yang masih kafir, yang menyembah Al Lata,
          Al Uzza dan Manah. “Ayat ini [15 Al Hijr 94] memerintahkan kepada rasul
           agar menyiarkan Islam dengan terang-terangan dan meninggalkan cara
           sembunyi-sembunyi itu. Maka mulailah Nabi Muhammad saw menyeru
           kaumnya secara umum di tempat-tempat terbuka untuk menyembah ALLAH 
           dan meng-esa-kanNYA. Pertama kali seruan [da’wah] yang bersifat umum ini
           Beliau tujukan kepada kerabatnya sendiri, lalu kepada penduduk Mekah pada
            umumnya yang terdiri dari bermacam-macam lapisan masyarakat……………
            Kemudian kepada kabilah-kabilah Arab dari pelbagai daerah yang datang ke 
            Mekah UNTUK MENGERJAKAN HAJI. Dengan seruan yang bersifat umum
            dan terang-terangan ini, maka Nabi Muhammad saw dan AGAMA BARU
            [ISLAM] yang dibawanya menjadi perhatian dan pembicaraan ramai di kalangan
            masyarakat kota Mekah.” – Hal. 64, dan baca seterusnya. “Pada waktu 
            MUSIM HAJI tiba, datanglah ke Mekah kabilah-kabilah Arab dari  segala
            penjuru tanah Arab. Diantara mereka itu, terdapat jemaah orang Khazraj dari 
            Yatsrib. Sebagaimana biasanya setiap musim haji, Nabi Muhammad 
           menyampaikan seruan Islam kepada kabilah-kabilah yang SEDANG 

           MELAKUKAN HAJI ITU.” – Hal. 68-69.

Jadi, ibadah haji itu ritual bangsa Arab penyembah berhala yang diteruskan oleh Muhammad.



QS. 5:68   “Katakanlah: Hai ahli kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun 
                   hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, dan Injil yang diturunkan 
                   kepadamu dari TUHAN-mu.”
Amalkanlah ajaran Taurat dan Injil.  Jangan ditambahi yang lainnya. 
            



QS. 4:159   “Tidak ada seorangpun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepadanya [Isa] 
                    sebelum kematiannya.” 
Kalau anda mengerti kitab suci[ahli kitab], anda pasti akan beriman kepada ISA.  Hanya orang yang tidak mengerti kitab suci saja yang tidak beriman kepada ISA. 


QS. 2:253    “Dan KAMI berikan kepada Isa putra Maryam beberapa mukjizat serta 
                     KAMI perkuat dia dengan RUHUL QUDUS.” 
Ya dikasih mukjizat, ya dikasih ROH KUDUS. ISA memang betul-betul ANAK kesayangan ALLAH.   


           


QS. 3:45  “ Hai Maryam, sesungguhnya ALLAH menggembirakan kamu dengan Kalimat 
                 daripadaNYA, namanya Al Masih Isa putra Maryam.” 
ISA adalah FIRMAN ALLAH;
Why. 19:13Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah."

Tidak ada komentar: