Selasa, 10 November 2015

DI MANA LETAK AMBURADULNYA AL QUR'AN?

Yang harus saya standartkan dulu adalah pengertian amburadul itu seperti apa? Menurut kamus, amburadul itu adalah berantakan. Sedangkan berantakan adalah jika ada di sana dan ada di sini, istilah lainnya: tercecer, tidak teratur.

Contohnya:

QS. 37:1 : “Demi [rombongan] yang bershaf-shaf dengan sebenarnya-benarnya.”
     
      > Keterangan No. 1272: “Yang dimaksud dengan rombongan yang bershaf-shaf  ialah para
         malaikat atau makhluk lain seperti burung.”

Rombongan apa, Al Qur'an tak menjelaskan. Sementara orang yang menjelaskan ada yang mengatakan itu rombongan burung, ada pula yang mengatakan itu malaikat. Nah, apapun alasan anda untuk membenarkan, yang jelas itu sudah termasuk amburadul.

QS. 89:1-2: “Demi fajar, dan malam sepuluh.”

      > Keterangan No.1572: “Malam sepuluh itu ialah malam sepuluh terakhir dari bulan Rama
         dhan. Dan ada pula yang mengatakan sepuluh yang pertama dari bulan Muharram terma
         suk di dalamnya hari Asyura. Ada pula yang mengatakan bahwa malam sepuluh itu ialah
         sepuluh malam pertama pada bulan Zulhijjah.”

Nah, apapun alasan anda untuk membenarkan, yang jelas itu sudah termasuk amburadul.

QS. 2:144    maka sungguh KAMI akan memalingkan kamu ke kiblat yang 
                    kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. 
                    Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.”
          
Kalimat pertama ALLAH memberikan kebebasan memilih kiblat berdasarkan kesukaan kita. Tapi kalimat berikutnya memaksa ke masjidil Haram. Nah, apapun alasan anda untuk membenarkan, yang jelas itu sudah termasuk amburadul.

QS. 2:115     Dan kepunyaan ALLAH-lah timur dan barat, maka ke manapun kamu 
                     menghadap di situlah wajah ALLAH. Sesungguhnya ALLAH Mahaluas 
                     [rahmatNYA] lagi Mahamengetahui.”
        
Coba bandingkan ayat tersebut dengan ayat 144. Nah, apapun alasan anda untuk membenarkan, yang jelas itu sudah termasuk amburadul.

Tidak ada komentar: