Jumat, 13 November 2015

DIPERLUKAN BUKTI

Logika anda logika aneh; anda tahu berarti anda sudah menemukan, sudah mendapatkan, sudah ada di tangan anda. Nah, kini bawalah kemari itu, baru kita bisa berbicara. Jangan bawa angin untuk barang bukti, bro.

Itu yang pertama. Yang kedua: di mana kesaktian ALLAH anda jika tak mampu menemukan Alkitab yang anda sebut yang asli itu? Beda sekali dengan ALLAH saya, barang-barang ribuan tahun yang tertimbun di perut bumi bisa diketemukan lagi dan dikuasai oleh orang-orang Kristen, bukan orang Hindu, bukan orang Buddha, bukan orang Islam, tapi diserahkan kepada umat-umatNYA sendiri.

TUHAN memerintahkan nabi Yeremia untuk menyimpan dan cara penyimpanan kitab-kitab;

Yer. 32:14Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Ambillah surat-surat ini, baik surat pembelian yang dimeteraikan itu maupun salinan yang terbuka ini, taruhlah semuanya itu dalam bejana tanah, supaya dapat tahan lama.

Sekalipun anda bukan sarjana hukum, baiknya kita mengerti minimalnya saja bahwa pembicaraan ini memerlukan bukti.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Gaeby Yo GITU YA #mar. . Sebagai muslim tentunya saya sangat mengimani Kitab-Kitab sebelum Al Qur’an yang diturunkan kepada para nabi sebagai wahyu dari Allah, karena merupakan salah satu dari rukun Iman dalam Islam. Meskipun Kitab-kitab sebelum Al Qur’an tersebut sepeninggal Nabi pembawanya sudah banyak yang merubah isinya. Alkitab yang memuat nama Muhammad tersebut ada pada Al Kitab berbahasa Hebrew (Ibrani).
Orang Kristen sering membantah bahwa di dalam Alkitab tidak pernah ditemukan nubuat tentang Muhammad. Jadi sampai botak pun orang muslim mencari kata Muhammad dalam Alkitab bahasa Indonesia maupun Inggris ataupun yang lainnya di luar bahasa aslinya tidak akan pernah menemukannya. Karena Alkitab tersebut adalah hanya terjemahannya saja, dan tidak mencantumkan naskah aslinya (masternya) berbeda halnya dengan Al Quran yang selalu mencantumkan naskah dalam bahasa Arabnya. Kitab perjanjian Lama (Taurat) ditulis dalam bahasa Hebrew dan ada sebagian yang ditulis dalam bahasa Aram. Sedangkan Perjanjian Baru (Injil) yang sekarang jadi masternya di tulis dalam bahasa Yunani. Aneh sekali bukan? Padahal Yesus sendiri bukan orang Yunani? Dia adalah keturunan Yahudi yang pastinya berbahasa Aram, dan Hebrew.

Tidak ada komentar: