Kamis, 05 November 2015

"Eli, Eli, lama sabakhtani?"

Mat. 27:46Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?"* Artinya: /Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Tentu pertanyaannya adalah: mengapa YESUS berteriak-teriak seperti itu dan mengapa ALLAH tak menolong?

1. Mengapa YESUS berteriak-teriak seperti itu? Sebab DIA sangat menderita lahir dan bathin. JiwaNYA hancur karena DIA harus menanggung hukuman dari kesalahan banyak orang. Kepahitan itu sudah dinyatakanNYA berkali-kali, bahwa menjadi JURUSELAMAT itu bukanlah sebuah roti hamburger, juga bukan pula Kentucky Fried Chicken. Seandainya manusia tidak jatuh di dalam dosa tak perlulah DIA harus mengalami penderitaan seperti itu.

Luk. 12:49"Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!

YESUS ingin menegakkan kebenaran bukannya ingin menyalakan api. Tapi resiko menegakkan kebenaran itu adalah api yang menyala. Menyalanya api bukanlah yang IA kehendaki. 

Mat. 26:39Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Menghadapi salib bukanlah kehendak YESUS. Tapi oleh dorongan kasihlah yang membuat YESUS harus terpaksa menjalaninya.

Luk. 22:44Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

Salib itu mengerikan sekali, bukan sebuah pesta ulangtahun! Jangankan menghadapi salib, diutus menjadi nabi saja banyak orang yang tak mau. Musa lebih memilih hidup sebagai gembala daripada menjadi nabi. Semua nabi bekerja bukan berdasarkan keinginannya sendiri, melainkan atas kemauan ALLAH. Berbeda dengan orang yang menjadi pendeta yang berdasarkan cita-cita dan keinginannya. Bukan oleh sebab kehendak ALLAH, tapi oleh sebab menjadi pendeta itu gajinya besar dan bisa terkenal.

Mat. 26:53Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?

YESUS ingin berseru meminta pertolongan pada BAPANYA. Namun itu tak IA lakukan. YESUS lebih memilih melanjutkan perjalananNYA ke salib dari pada membatalkan KEJURUSELAMATANNYA.


2. Mengapa BAPA tak menolongNYA?

Sebab BAPA sudah merelakan YESUS untuk menghadapi itu. BAPA tak mungkin plin-plan, tak mungkin untuk mencabut apa yang telah difirmankanNYA.

Tidak ada komentar: