Jumat, 27 November 2015

HENDAK MEMENGGAL KEPALA SAYA?

Sorry, nggak semua komentar sempat saya baca, lebih-lebih jika isinya maki-makian saja tanpa ilmu. Tapi soal tantangan anda memenggal kepala saya, menarik sekali untuk saya layani.

1. Jika saya tidak takut minum racun, bagaimana logikanya saya takut dengan pemenggalan kepala? Coba jelaskan nalar sehatnya yang seperti apa?

2. Jika saya tidak takut mati, bagaimana logikanya saya takut ditabrak mobil, takut sakit, takut minum racun, takut setan, takut dipenggal kepalanya? Apa bedanya semua itu? Coba jelaskan nalar sehatnya yang seperti apa?

3. Jika TUHAN yang saya sembah sanggup melindungi saya dari racun, masakan IA tidak sanggup melindungi saya dari pemenggalan kepala? Coba jelaskan nalar sehatnya yang seperti apa?

4. Jangan kamu pikir ucapanmu ini iseng atau sia-sia, sebab dari ucapanmu kamu akan dimintai pertanggungjawabannya. Sebab pada hari saya dipenggal kepalanya, pada saat itu juga kepala kamu akan copot, di manapun kamu bersembunyi di dunia ini. Setiap orang yang berbicara di sini dicatat dengan baik oleh TUHAN saya untuk dibalaskan masing-masing menurut apa yang dipikirkannya.

Jadi, silahkan saja kamu buat tanggal dan tempatnya di sekitar Jakarta. Kamu undang saya, saya sanggupi, maka itu artinya kepastian.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Lenni Marlina II Makanya kepala loe duluan aja deh duluan yg putus oke

Tidak ada komentar: