Senin, 02 November 2015

IMAN MEMINDAHKAN GUNUNG

JAWABAN SAYA:

Matius 17:20Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, --maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

1. Maksud sebesar biji sesawi adalah utuh atau sempurna. Sebab sekalipun imannya sebesar 
     biji mangga jika tidak utuh, ya jadinya koar-koar doank alias tong kosong yang nyaring 
     bunyinya, seperti Petrus. Suatu kali dia bilang akan setia mengikut YESUS, tapi ketika 
     YESUS ditangkap, dia melarikan diri bahkan menyangkali imannya. Itulah iman besar yang 
     kosong. Berbeda dengan iman Sadrakh, Mesakh dan Abednego yang imannya sederhana 
     sekali tapi berkekuatan. Tak perlu koar-koar tapi memiliki keteguhan prinsip. 

Daniel
3:16Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini.
3:17Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja;
3:18tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."

2. Ayat itu selain merupakan ajaran bagi Kristen, juga merupakan tonjokan ampuh buat
    Muslim yang mengaku beriman kepada ALLAH Ta'ala, ALLAH Pencipta semesta alam.
    Sebab logisnya, jika ALLAH menciptakan dari tidak ada menjadi ada saja, bisa, maka
    apa sulitnya untuk memindahkan gunung?!

    Jadi, untuk memindahkan gunung itu hanya persoalan kecil, sebesar biji sesawi saja. Tapi
    tahukah kamu akibatnya? Kiamat! Gunung berjoget saja akibatnya sudah dahsyat, apa lagi
    kalau dia berjalan-jalan dari Jawa Timur ke Jawa Barat. Coba pelajari ilmu geologi, cari
    tahu apa akibatnya itu.

3. Ada yang lebih dahsyat lagi dari perihal gunung harafiahnya, yakni gunung persoalan. Jika
    anda dihadapkan dengan persoalan yang besar, anda sudah gila sebelum anda bisa
    menuntut ALLAH untuk memindahkan gunung. Karena itu persoalan anda itu perlu
    dipindahkan lebih dahulu sebelum anda meminta ALLAH memindahkan gunung
    harafiahnya.

4. Sekarang waktunya anda menjawab pertanyaan saya: masihkah anda tidak percaya
    bahwa ALLAH sanggup memindahkan gunung? Apakah sebuah persoalan yang besar
    bagi ALLAHmu yang tak punya mata, tak punya telinga, tak punya tangan dan tak
    punya kaki?
  
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Assalamualaikum.
Menguji iman Kristiani.
Apakah dgn ujian keimanan kepada yesus merupakan suatu BLUNDER KEIMANAN..
Dgn perkataan2yesus yg mustahil seperti Markus 16:17-18 dan ayat memindahkan gunung merupakan suatu Blunder dlm hal keimanan..
Mari kita simak ayat2nya.

Matius 17:20
Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.
Matius 21:21-22
Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kpdmu, sesungguhnya jika kamu percaya & tdk bimbang, kamu bukan saja akan dpt berbuat apa yg Kuperbuat dgn pohon ara itu, tetapi juga jikalau kamu berkata kpd gunung ini: Beranjaklah & tercampaklah ke dlm laut! hal itu akan terjadi. Dan apa saja yg kamu minta dlm doa dgn penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya."
Markus 11:22-23
(22) Yesus menjawab mereka: "Percayalah kepada Allah! (23) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.
Lukas 17:6
Jawab Tuhan: "Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu."
Berdasarkan ketiga penulis Injil tersebut yaitu Matius, Markus dan Lukas, jika umat Kristen mempunyai iman walau hanya sebesar biji sesawi saja, maka mereka bisa memerintahkan kepada gunung dan pohon ara untuk pindah dari tempatnya. Hal ini merupakan ujian iman Kristen yang sangat mendasar, sebab jika tidak bisa dibuktikan, berarti iman umat Kristiani perlu dipertanyakan.
Bagaimana umat kristiani menanggapi hal ini?
Wassalam.

Tidak ada komentar: