Senin, 16 November 2015

INILAH AKROBATIK YESUS

Dari kedudukan puncak, maukah anda mengosongkan diri? Maukah anda kehilangan kedudukan yang tinggi? Muslim menjawab: "Itu mustahil." Karena manusia tak sanggup melakukan itu, maka YESUS, ANAK ALLAH-lah yang melakukannya. DIA dari ketinggian ANAK ALLAH, menjadi ANAK MANUSIA.

Dari ANAK RAJA, maukah anda hidup sebagai anak miskin, anak tukang kayu? Muslim menjawab: "Itu mustahil." Karena manusia tak sanggup melakukan itu, maka YESUS, ANAK ALLAH-lah yang melakukannya. DIA dari ANAK ALLAH, menjadi anak tukang kayu. 

Dari tinggal di kota metropolitan, maukah anda tinggal di desa yang kecil? Muslim menjawab: "Itu mustahil." ALLAH pusing sekali mengurusi kaum Muslim. Disuruh ini nggak mau, disuruh itu nggak mau. Karena susah sekali menyuruh kaum Muslim kalau tidak dikasih pahala, maka ALLAH menyuruh YESUS untuk tinggal di desa Betlehem. 

Sudah jatuh tertimpa tangga. Maukah anda sudah susah masih ditambah dengan menderita? Muslim menjawab: "Itu mustahil." Setelah berpuasa 30 hari harus ada lebaran, tuntutan Muslim. Karena Muslim nggak mau sudah jatuh tertimpa tangga, maka tugas itu oleh ALLAH diberikan ke YESUS. YESUS yang memenangkan tender sebagai MESIAS yang harus menderita, dibenci, dicaci maki, dilempari batu, dihina, dilecehkan hingga ditangkap para imam di bukit Zaitun. 

Maukah anda mati disalibkan? Muslim menjawab: "Kami hanya mau mati dengan bom bunuh diri." Lagi-lagi Muslim menjengkelkan hati ALLAH. Semua kehendak ALLAH selalu dibantahnya. Karena itu ALLAH menambahkan pekerjaan kepada YESUS, supaya rencana besar ALLAH menyelamatkan orang-orang Kristen berhasil. Orang Kristen, ya harus diselamatkan oleh orang Kristen. Terbukti kaum Muslim nggak mau menyelamatkan orang Kristen, 'kan?! Maka YESUS-pun melanjutkan penderitaanNYA hingga ke tiang salib. 

Jadi, apa lagi yang mesti anda perkarakan, Muslim? Manusia tidak ada yang bisa, tidak ada yang sanggup dan tidak ada yang mau. Tapi setelah ada yang mau, yakni: YESUS, masih juga anda persalah-salahkan. Masih logiskah cara kerja nalar anda? - Hua..ha..ha.......

Tidak ada komentar: