Rabu, 11 November 2015

KALAU KITA MEMANG SATU BANGSA

Kalau kita memang satu bangsa dan satu saudara, ya jangan saling menyesatkan, donk. Islam harus jujur dalam mengajarkan ajarannya supaya seluruh bangsa yang satu keluarga ini terselamatkan semuanya.

Jika anda sebut ini masalah keyakinan, saya menyebut ini masalah keimanan, bukan keyakinan. Keimanan menyangkut sesuatu yang jelas, riil, nyata, bahwa saya melihat ada ancaman hukuman dari TUHAN yang sangat nyata. Saya melihat hal yang tak kelihatan itu senyata saya melihat anda muka dengan muka. Berbeda dengan keyakinan yang banyak spekulasinya. Antara yang yakin dengan yang enggak yakin sama-sama butanya, sama-sama masih meraba-rabanya. Yang seorang yakin setan ada, yang seorang yakin setan tidak ada. Keduanya sama-sama hanya berdasarkan keyakinan, berdasarkan perasaannya. Tapi iman mengenakan dasar yang amat logis, yang bisa dijabarkan, diterangkan dan dibuktikan.

Anda melihat Islam sebagai agama, saya melihat Kekristenan sebagai ajaran TUHAN. Kristen bukan agama tapi jalan TUHAN. Jalan TUHAN untuk menyelamatkan manusia yang berdosa. Kristen adalah petunjuk langsung dari TUHAN, sebagai TUHAN yang mencari manusia, bukan seperti agama yang merupakan usaha manusia mencari TUHAN.

>> Kristen: TUHAN mencari manusia.

>> Islam: manusia mencari TUHAN.

Nah, perbedaan pemikiran antara anda dengan saya ini perlu diselesaikan lebih dahulu. Manakah yang benar-benar ajaran TUHAN: apakah Islam ataukah Kristen?

Jika kita harus berdamai dengan posisi membiarkan Islam sebagai yang benar, saya jelas protes, sebab masih bisa diprotes itu. Jadi, jika kita memang benar-benar satu saudara jangan ada kebohongan di antara kita. Baiknya kita saling menolong, saling memberikan informasi yang benar, saling menyelamatkan, bukan saling menyesatkan.

Baiklah kita masing-masing membuat paparan yang membuktikan bahwa TUHAN kita itu ada sejak zaman dulu hingga zaman sekarang ini. Mari kita perlihatkan TUHAN yang tidak kelihatan itu supaya DIA bisa "dilihat" dengan nyata, seperti saya dengan anda berhadapan melalui internet ini yang sekalipun tak tampak wajah, namun anda nyata ada, sayapun nyata ada. Tak kelihatan tapi nyata-nyata ada.

Sanggupkah anda membuktikan ALLAH SWT itu ada? - Hua..ha..ha....... ayo, kita satu saudara jangan saling menyesatkan. Saya setuju itu!

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
James Bland
Kita hidup satu negara satu bahasa satu udara..satu darah mengapa harus jadi permasalahan hanya karna keyakinan masing masing cobalah kita dewasa dari agama memang kita berbeda tapi perbedaan itu bukan berarti membuat kita berbeda karna kita adalah sama.

Tidak ada komentar: