Rabu, 04 November 2015

MENGUATKAN IMAN

"Menguatkan iman" itu biarlah dibentuk dari pukulan-pukulan, benturan-benturan, ejekan-ejekan, olokan-olokan, hinaan-hinaan, cacian-cacian, bukan dengan puji-memuji, sayang-menyayang yang meninabobokan kita.

YESUS mengajari kita menjadi orang kuat yang tahan bantingan, bukan orang cengeng;

Matius:
7:24"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
7:25Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
7:26Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
7:27Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."

Kalau dipukul ringsek, itu roti namanya, bukan batu. Tapi batu membuat sakit orang yang memukulnya. Lihatlah kerja saya. Saya nggak pernah marah dengan segala olok-olokan orang, baik terhadap diri saya maupun jika YESUS yang diolok-olok. Saya biarkan saja orang semau-maunya. Tapi setiap serangan orang selalu saya balikkan untuk memukul mereka.

Jadilah kuat ketika diserang maupun ketika menyerang, sebab kita ini murid TUHAN!

Ibr. 5:12Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

TUHAN kalau menolong kita tak pernah modal, tapi: "Apa yang ada padamu?" - "Apa yang ada di tanganmu?" itulah yang dipakai TUHAN untuk menolong kita. Musa dengan tongkat di tangannya, di desa Kana yang ada air tawar dijadikan anggur, 5 potong roti saja untuk makan 5.000 orang. Demikian pula dengan saya: "Apa yang ada padamu?" Al Qur'an? Itulah yang saya pakai untuk menaklukkan Muslim.

Jadi moderator main blokir-blokiran itu moderator apaan, kecuali untuk yang porno-porno, sebab merusak orang lain. TUHAN YESUS malah menantang maut: "Hai maut, dimana sengatmu?" Demikian juga saya tak pernah takut menghadapi tantangan seganas apapun. Semakin ganas semakin melatih diri saya semakin kuat.

Di zaman Gideon TUHAN menyuruh pulang orang-orang yang penakut;

Hakim-hakim 
7:2Berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: "Terlalu banyak rakyat yang bersama-sama dengan engkau itu dari pada yang Kuhendaki untuk menyerahkan orang Midian ke dalam tangan mereka, jangan-jangan orang Israel memegah-megahkan diri terhadap Aku, sambil berkata: Tanganku sendirilah yang menyelamatkan aku.
7:3Maka sekarang, serukanlah kepada rakyat itu, demikian: Siapa yang takut dan gentar, biarlah ia pulang, enyah dari pegunungan Gilead." Lalu pulanglah dua puluh dua ribu orang dari rakyat itu dan tinggallah sepuluh ribu orang.


"Siapa yang takut dan gentar, biarlah ia enyah dari Kekristenan!" Malu-maluin TUHAN saja.

Tidak ada komentar: