Kamis, 12 November 2015

PETRA MEKKAH

Mari, untuk kesekiankalinya saya telah membongkar kedok kebohongan dan usaha-usaha penipuan Muslim terhadap ayat-ayat Alkitab. Selama ini saya nggak pernah menggunakan pendekatan teori yang muluk-muluk untuk menggagalkan usaha perampokan mereka atas Injil. Cukup hanya dengan sebuah Alkitab terbitan LAI saja dan dengan kalimat bahasa yang sangat sederhana, yang mudah sekali dipahami, mereka sudah saya buat lari terkencing-kencing dengan menanggung malu serta kehinaan.
Demikian pula dengan saat sekarang ini, mereka berusaha mencuri Matius 16:18, tentang “batu karang” - Petra, yang mereka klaim sebagai menunjukkan tentang kenabian Muhammad. Menurut mereka, Petra adalah Ibukota Arab. Untuk mengetahui argumentasi mereka, silahkan anda membacanya dari bagian bawah tulisan saya ini.
Saya tidak tahu berapa lama waktu yang mereka pergunakan untuk menuliskan dan mencari bahan-bahan tulisan mereka itu. Tapi yang jelas saya hanya membutuhkan waktu yang kurang dari 5 menit saja untuk menangkap kebusukannya. Begitu saya membuka Alkitab, langsung sudah bisa saya ketahui niat maling itu.
>> Matius 16:18         Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu
                                   karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan
                                    menguasainya.
                  16:19         Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia
                                   ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas
                                  di sorga."

Batu Karang dalam ayat 18 adalah Petra, dan itu memang Ibukota Arab. Tapi apakah benar bahwa YESUS sedang menunjukkan kenabian Muhammad, mari kita perhatikan beberapa ayat diatasnya;
>> Matius 16:15         Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"

Jadi, perkataan Petra itu diawali dari pertanyaan YESUS kepada Petrus, tentang siapakah diri YESUS? Suatu usaha YESUS untuk mencari tahu apa pendapat murid-muridNYA tentang diriNYA. Karena itu, pertanyaan ini harus juga kita lemparkan kepada Muslim; siapakah YESUS kalau menurut Muslim? Jelas sekali Muslim akan menjawab bahwa YESUS hanyalah manusia atau nabi biasa. Nah, apakah cocok jawaban Muslim itu dengan jawaban para murid?
>> Matius 16:16         Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
                  16:17         Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan
                                   manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.

Petrus menjawab bahwa YESUS adalah ANAK ALLAH, dan jawaban Petrus ini disambut oleh YESUS dengan kata-kata: “Berbahagialah.” Artinya; “Syukurlah Petrus kalau kamu mengetahui bahwa AKU ini ANAK ALLAH, sebab pengetahuanmu itulah yang menyelamatkanmu.” Benar begitukah arti “berbahagialah” itu? Mari kita uji dengan:
>> Yohanes 17:3         Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-
                                  satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau
                                  utus.

Tetapi, benarkah bahwa pengetahuan demikian itu murni merupakan pengetahuan Petrus sendiri? YESUS katakan: “sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.”
Woih, ini suatu pernyataan yang benar-benar kuat dan kokoh sekali, sebab didukung oleh 4 Orang;
1.      YESUS sendiri yang menginginkan keluarnya pernyataan itu.
2.      ALLAH memberikan pengetahuan kepada Petrus.
3.      Petrus menjadi mengetahui hal yang sebenarnya.
4.      Pihak ke-4 adalah murid-murid lainnya yang mendengarkan percakapan itu. [ayat 13]
            [Matius 16:13 Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid
                                   -Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"]

Jadi, bagaimana hal ini bisa cocok jika diterapkan untuk kenabian Muhammad yang selalu menyatakan bahwa YESUS itu bukan ANAK ALLAH?! Perut Kristen bisa sakit jika dipaksakan menenggak racunnya Muhammad ini.
Diayat 18, TUHAN YESUS KRISTUS meneguhkan bahwa “alam maut” tidak akan menguasainya. Siapakah “alam maut” yang dimaksudkan tidak akan menguasainya? Kalau anda membaca tulisan saya: DANIEL-WAHYU, dibagian nubuatan tentang Arab, Padang Pasir Arab digambarkan sebagai tempat yang tandus, yang dalam bahasa Yunani disebut: “Abyssos” yang artinya: “lobang jurang maut.”
>> Wahyu 9:11           Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya
                                   dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion.
                                   [Apolion = malaikat jurang maut]

Menyatakan suatu usaha-usaha Muslim yang berusaha menghancurkan Kekristenan yang tidak akan pernah menemui hasil. Mulai dari usaha memasukkan Injil Barnabas, memfitnah Alkitab palsu, hingga usaha-usaha liar berupa pengeboman gereja-gereja dan terorismenya, harus kita katakan: GAGAL TOTAL dan MEMALUKAN SEKALI!
Jika demikian, apakah arti Petra yang sebenar-benarnya? Benarkah bahwa TUHAN YESUS meletakkan gerejaNYA ke atas diri Petrus, jika Petrus sendiri menunjukkan bahwa Petra itu adalah YESUS sendiri?
>> 1Petrus 2:4            Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh
                                    manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.
                   2:5            Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk
                                    pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk
                                    mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan
                                    kepada Allah.
                   2:6            Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion
                                   sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang
                                   percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."
                   2:7            Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak
                                   percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah
                                   menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu
                                   sandungan."

Memang Petrus pernah berkeinginan untuk menjadi yang terbesar diantara para murid, bahkan berani menuntut upah kepada YESUS oleh sebab ia telah meninggalkan segala sesuatunya. Itulah sebabnya YESUS menguji Petrus dengan membebankan suatu tanggungjawab atas gerejaNYA ke atas bahu Petrus. Tapi setelah Petrus menyadari segala sesuatunya, bahwa dirinya hanyalah kerikil, yang tidak berkuasa apa-apa, maka Petruspun akhirnya nggak berani menerima tanggungjawab itu dan menyerahkannya kembali kepada YESUS.

Jadi, gereja YESUS KRISTUS didirikan diatas landasan iman bahwa YESUS KRISTUS itu ANAK ALLAH. Bukan diatas landasan Muhammad yang ANTI ANAK ALLAH. Ini adalah tentang dua hal yang saling bertentangan, yang tidak mungkin bisa untuk dipersatukan. Karena itu jangan pernah mencoba-coba untuk mempersatuan Islam-Kristen, atau memasukkan injil yang lain, yaitu injil Barnabas. 

 http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2013/05/petra-mekkah.html

Tidak ada komentar: