Sabtu, 07 November 2015

PIKIRAN YANG TERSELUBUNG

Hukum keselamatan di zaman sebelum Taurat Musa adalah hukum akal budi yang menekankan hubungan baik antara sesama manusia dan dengan TUHAN. Tokoh-tokoh kebenaran di zaman ini, setidaknya adalah Habel yang disebut orang benar, Henokh yang disebut bergaul dengan ALLAH, Ayub, Nuh, dan lain-lainnya.

Kej. 4:4Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

Kej. 5:24Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.

Ayb. 1:1Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.

Kej. 6:9Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.

Hukum akal budi adalah hukum tidak tertulis yang ditanamkan ALLAH ke dalam diri kita sehingga kita bisa mengerti mana yang baik dengan mana yang tidak baik dengan sendirinya, tanpa diajarkan. Contohnya: kita tahu batu bukan makanan sehingga tanpa hukum halal/harampun kita takkan memakannya. Ketika sedih kita menangis walaupun tak diperintahkan, kalau senang kita tertawa, kalau jengkel kita marah, dan lain-lainnya.

Dari tuntunan akal budi pula orang mencari tuhan, yaitu suatu kuasa yang melebihi manusia. Ada yang menemukan tuhan dalam pepohonan, dalam bangunan-bangunan, dalam kuburan-kuburan, dalam filosofi-filosofi seperti ajaran Buddha. Dari tingkatan hikmat masing-masing itulah Habel, Henokh, Ayub dan Nuh menemukan ALLAH dan kebenarannya sekalipun ALLAH belum menyatakan diri kepada mereka.

Roma
2:14Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.
2:15Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.

Habel mempersembahkan korban domba tanpa petunjuk dari Taurat, namun klop dengan Taurat, menyatakan bahwa manusia sebenarnya memiliki kesanggupan untuk melakukan kebenaran tanpa hukum Taurat. Namun hukum Taurat ditambahkan dengan maksud untuk memperjelas kehendak ALLAH, supaya fungsinya seperti kacamata yang menambah jelas penglihatan, menambah jelas suatu kebenaran, menambah jelas garis pemisah antara yang jahat dengan yang baik.

Jadi, hukum Taurat adalah hukum akal budi yang dibuat tertulis. Karena pada dasarnya hukum kebenaran itu sudah ada dalam diri kita, maka hukum Taurat itu takkan selama-lamanya dikenakan. Dan ALLAH memberlakukan hukum Taurat itu sampai pada kedatangan YESUS KRISTUS, supaya melalui pertolongan ROH KUDUS orang dituntun pada kebenaran seluruhnya.

Keberadaan hukum Taurat menimbulkan murka ALLAH. Sebab itu merupakan penghinaan bagi ALLAH, jika manusia harus terpaksa dipimpin oleh huruf-huruf mati, bukan oleh roh yang hidup. Hukum itu terpaksa sekali dibuat oleh sebab semua manusia telah kehilangan kemuliaan ALLAH, tak ada yang benar, semuanya telah menyeleweng.

Yoh. 5:39Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,

Karena itu setelah jiwa kita diperbarui oleh ROH KUDUS dalam YESUS KRISTUS, artinya, ketika kita menerima YESUS KRISTUS, kita dikaruniai ROH KUDUS, maka hukum Taurat menjadi basi, menjadi sampah yang tak ada gunanya.

Flp. 3:8Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

Jadi, tanpa ROH KUDUS kaum Muslim akan seperti orang buta yang meraba-raba. Sekalipun mendengar namun tak mengerti dengan apa yang ia dengar. Ada selubung yang menutupi akal budi mereka;

2Korintus
3:14Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.
3:15Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka.
3:16Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.
3:17Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.

Karena itu terimalah YESUS supaya pikiran anda diterangi. Sebab tentang anak-anak YESUS disebut sebagai anak-anak terang;

Yoh. 12:36Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang." Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka.

Tidak ada komentar: