Minggu, 15 November 2015

SIAPA YANG MENCABUT NYAWA YESUS

Sebuah pertanyaan tradisional yang lugu banget: siapakah yang mencabut nyawa orang? Kaum Muslim pasti akan berkata: "ALLAH!" Kalau yang mencabut nyawa orang itu ALLAH, maka pembunuh tidak berdosa, sebab pembunuhnya ALLAH sendiri. Ya, namanya juga bukan ajaran yang benar, ngawur masih terhitung benar.

Bagaimana Alkitab selaku induknya Al Qur'an berkata tentang pembunuhan?

Keluaran 20:13Jangan membunuh.

Firman larangan itu ditujukan kepada siapa? Kalau Firman itu ditujukan kepada kita, itu artinya yang mencabut nyawa orang adalah pembunuhnya, bukan ALLAH. Kalau mati ditabrak mobil, maka pencabut nyawanya adalah sopir mobil itu, bukan ALLAH. Kalau mati karena penyakit, maka penyakit itulah yang mencabut nyawa, bukan ALLAH. Kalau mati karena usia tua, maka usia itulah yang mencabut nyawanya, bukan ALLAH. ALLAH hanya mengetahui segala perkara dan tidak pada setiap perkara IA campur tangan. Sebab ALLAH sudah memberikan petunjuk, sudah memberikan ajaran, supaya melalui ajaran itu manusia tahu bagaimana harus hidup yang benar. Kalau semua urusan diurus oleh ALLAH, manusia tidak terdidik dan seperti robot. Tapi ALLAH menciptakan manusia yang hidup bukan robot.

Kasihan ALLAH difitnah terus-menerus oleh kaum Muslim. UmatNYA dibilang kafir, dibilang kayak babi. Alkitabnya dibilang dipalsukan. ANAKNYA dibilang orang biasa yang sama seperti Muhammad. Ayat-ayat Alkitab dicuri untuk kepentingan Muhammad. Kini DIA dituduh sebagai pencabut nyawa orang.

Tidak ada komentar: