Minggu, 08 November 2015

SUKU KRISTEN

Ada pertanyaan: sejak kapan YESUS menjadi TUHAN? Sejak saya melihat DIA layak dijadikan Pemimpin hidup saya, maka DIA saya jadikan TUHAN dan JURUSELAMAT saya. Sejak lahir saya Kristen, tapi belum jaminan saya telah menjadikanNYA TUHAN. Mata rohani saya perlu dicelikkan oleh ROH KUDUS untuk melihat kebesaranNYA di dunia dan di akherat. Pada saat itulah saya seperti dilahirkan kembali dalam roh dan kebenaran. Yang pertama adalah dilahirkan dari rahim ibu saya, tapi yang kedua dilahirkan dari roh dan kebenaran. Fisik saya adalah anak ibu-bapak saya, tapi secara rohani saya adalah anak BAPA di sorga.

Semula saya harus taat pada bapak-ibu saya, tapi setelah menemukan BAPA sejati saya, maka DIA-lah yang lebih saya turuti. Segala budaya kesukuan, segala adat-istiadat yang tadinya saya ikuti dari bapak-ibu saya, saya lepaskan, saya buang ke tong sampah. Sebab mengagung-agungkan suku dan adat istiadat nenek moyang bukanlah kebenaran. Mengapa bukan kebenaran? Sebab di Indonesia ini dihuni oleh ratusan suku yang masing-masingnya merasa sebagai suku yang terbaik. Karena itu tidaklah benar jika suku saya yang terbaik.

Yang terbaik adalah menjadi suku Kristen, bukan suku Jawa atau suku Batak atau suku Manado. Kita harus menjadi suku Kristen. Dan budaya kita adalah budaya kasih, budaya saling tolong-menolong, budaya suka mengampuni.

KAPAN ALLAH MULAI ADA?

Kapan tukang lemari mulai ada? Pada saat sebuah lemari yang bagus ada. Jika lemarinya jelek, maka itu bukanlah buatan tukang lemari.

Kapan anda disebut dokter? Pada saat seorang pasien anda sembuhkan. Sebab sekalipun anda sudah lulus kedokteran sejak zaman Majapahit, jika belum ada pasien yang berhasil anda sembuhkan, maka siapakah yang mau menyebut anda dokter, kecuali dokter gadungan?!

Kapan anda disebut guru? Pada saat ada murid. Sebab kalau tak ada murid anda ngomong sendiri, orang akan menyebut anda orang gila, bukan guru.

Kapan anda disebut suami? Pada saat ada istri. Sebelum ada istri maka anda adalah laki-laki yang nggak jelas.

Kapan anda disebut bapak? Pada saat ada anak. Sebelum ada anak, ya anda masih belum menjadi bapak.

Sekarang, kapan ALLAH mulai ada? Pada saat ada benda-benda ciptaan, seperti langit dan bumi. Sebelumnya? Sebelum ada benda-benda ciptaan jangan sekali-sekali mengaku ALLAH. ALLAH gadungan itu! Jadi, ALLAH ada bersamaan dengan adanya ciptaan.

Kapan ALLAH BAPA ada? Pada saat YESUS ada. Sebelum YESUS ada jangan sekali-sekali mengaku sebagai ALLAH BAPA.

Kapan ALLAH menjadi ALLAH saya? Pada saat saya mengakui DIA adalah ALLAH. Sebelum saya akui, maka DIA bukanlah ALLAH bagi saya. Jadi, ALLAH saya bergantung dari pengakuan saya. Kelak kalau saya jadi masuk Islam, maka ALLAH itu akan saya PHK. Saya akan mulai membuat ALLAH yang mahaesa. Jadi, siapakah yang membuat ALLAH? Yang membuat ALLAH adalah kita!

Kata Alkitab: Iman itu timbul dari pendengaran.

Roma 10:17    Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Kalau kita lahir dari keluarga Hindu, maka allah kita adalah dewa Brahman. Sebab itulah yang kita dengar sejak kecil. Kalau lahir dari keluarga Islam, maka allah kita adalah allah yang mahaesa. Dan itu tidak selamanya menjadi allah kita. Sebab manakala kita membaca Alkitab, maka kita akan mengenal ALLAH YAHWEH. Pada saat itulah kita akan PHK allah yang mahaesa, kita ganti dengan ALLAH YAHWEH. Jadi, kita adalah allahnya ALLAH. Sebab kitalah yang menjadikan dan meniadakannya.

Ketika saya berkata: ALLAH ada, seorang Atheis bertanya: "Mana? Di sebelahmu itu Siti, bukan ALLAH." Kenapa bisa begitu? Sebab apa yang dipelajarinya berbeda; "iman timbul dari pendengaran."

Jika demikian, adakah kebenaran? Tergantung dari sumber informasinya, tergantung dari kitab suci yang anda baca. Jika kitab suci yang salah yang kita baca, maka kita akan ketemu dengan allah yang salah. Sama halnya jika kita membaca peta yang salah, maka jalan yang kita lalui juga pasti salah. Jika seumur hidup kita tahunya kitab Hindu, maka seumur hidup itu pula kita akan menjadi umat Hindu. Kita nggak tahu apa-apa tentang adanya ALLAH yang lain selain Brahman. Sama halnya kaum Muslim yang hanya tahunya ALLAH. Kaum Muslim belum tahu adanya TUHAN selain ALLAH. Sebab prinsip yang mereka pegang: Tidak ada TUHAN selain ALLAH. Tapi umat Kristen sudah lebih maju. Mereka lebih kuat lagi karena selain punya ALLAH juga punya TUHAN.

Hua..ha..ha........

Tidak ada komentar: