Senin, 30 November 2015

TEMUAN NASKAH ESSENES

Dalam temuan Laut Mati, selain diketemukannya naskah-naskah Alkitab kuno juga diketemukan naskah-naskah sebuah sekte Yahudi: sekte Essenes yang tinggal di tepi Laut Mati antara tahun 65 - 70-an Tarikh Masehi.


Komunitas Essenes ini adalah sebuah komunitas yang kecil, yang tidak terkenal, yang terpinggirkan oleh pertentangan agama dan politik di Yerusalem. Mungkin semacam sekte Lia Eden atau Ahmadiyah. Dengan menganggap dirinya lebih benar mereka mengasingkan diri di tepi Laut Mati tersebut. Dari cara hidup mereka yang menutup diri dari masyarakat saja sudah bertentangan dengan ajaran YESUS, yang justru menerjunkan orang Kristen ke tengah-tengah masyarakat, bukannya menjauhi masyarakat. Sebab keselamatan yang dari ALLAH itu harus disampaikan ke seluruh dunia. Keselamatan itu bukan dikhususkan untuk sekelompok kecil orang saja, melainkan untuk seluas-luasnya orang.

Nah, mereka itulah yang meninggalkan tulisan tentang kehidupan YESUS, bahwa YESUS itu kawin dan mempunyai banyak istri. Di zaman kerasulan Paulus, antara tahun 35 - 70-an, ada seorang nabi palsu yang disebut menyesatkan Jalan TUHAN - menyesatkan ajaran Kristen, yaitu: Baryesus atau Elimas. Apakah bukan orang tersebut yang menulis atau mengilhami tulisan tentang perkawinan YESUS?

Kisah
13:5Setiba di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi. Dan Yohanes menyertai mereka sebagai pembantu mereka.
13:6Mereka mengelilingi seluruh pulau itu sampai ke Pafos. Di situ mereka bertemu dengan seorang Yahudi bernama Baryesus. Ia seorang tukang sihir dan nabi palsu.
13:7Ia adalah kawan gubernur pulau itu, Sergius Paulus, yang adalah orang cerdas. Gubernur itu memanggil Barnabas dan Saulus, karena ia ingin mendengar firman Allah.
13:8Tetapi Elimas--demikianlah namanya dalam bahasa Yunani--,tukang sihir itu, menghalang-halangi mereka dan berusaha membelokkan gubernur itu dari imannya.
13:9Tetapi Saulus, juga disebut Paulus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap dia,
13:10dan berkata: "Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?
13:11Sekarang, lihatlah, tangan Tuhan datang menimpa engkau, dan engkau menjadi buta, beberapa hari lamanya engkau tidak dapat melihat matahari." Dan seketika itu juga orang itu merasa diliputi kabut dan gelap, dan sambil meraba-raba ia harus mencari orang untuk menuntun dia.
13:12Melihat apa yang telah terjadi itu, percayalah gubernur itu; ia takjub oleh ajaran Tuhan.

Eseni

Tidak ada komentar: