Rabu, 25 November 2015

TUBUH - ROH - JIWA = UMAR

Tubuh + Roh + Jiwa = Umar.

Itu salah;

Kej. 2:7ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

>> Tubuh + roh = jiwa.

>> Tubuh + roh = Umar.

Roh yang menghidupkan tubuh. Ketika tubuh dikasih roh, jantung bekerja memompa darah, dan ketika darah mencapai otak, timbullah kesadaran. Kesadaran berpikir itulah jiwa. Suatu karakter yang terbentuk dari kerja akal pikiran. "Anda adalah apa yang anda pikirkan."

Roh adalah napas. Bahasa ilmiahnya oksigen, bukan roh-roh gentayangan macam setan. Kalau roh setan itu roh ujud/bentuk. Bahwa bentuknya setan itu roh, tidak berbentuk fisik. Sama seperti bentuk ALLAH adalah ROH. Jadi, roh manusia berbeda dengan roh setan.

Bukti bahwa roh itu oksigen adalah jika orang sesak nafas dibantu dengan oksigen tabung.

Tapi karena topiknya membahas trinitas, maka saya ikuti saja nalar anda: tubuh + roh + jiwa = Umar.
Tubuh, tubuhnya Umar, roh, rohnya Umar, jiwa, jiwanya Umar. Itu betul. Tapi jika dibalik: apakah Umar itu tubuh? Bukan! Apakah Umar itu roh? Bukan! Apakah Umar itu jiwa? Bukan! Umar adalah unsur ke-4 dari perpaduan tubuh, roh dan jiwa.

Contoh lain: daun teh + gula + air panas = teh manis panas. Teh manis panas adalah unsur ke-4.

Contoh lain: planetnya + panasnya + sinarnya = matahari. Matahari adalah unsur ke-4.

Jadi, tidak bisa ketiganya menjadi 1[trinitas/tritunggal], kecuali "kesatuan", bukan keesaan. Yang disebut kesatuan itu grup. Ketiganya tertuang ke dalam 1 grup. BAPA, ANAK dan ROH KUDUS itu berada dalam satu grup Kerajaan ALLAH.

Tidak ada komentar: