Sabtu, 28 November 2015

YESUS TIDAK MUNGKIN DIJUNGKIRKAN

Alkitab, lebih tepatnya saya khususkan kitab Perjanjian Lama itu ditulis oleh puluhan orang dari berbagai zaman dalam kurun 1500 tahun sebelum kelahiran YESUS. Dan semua kitab itu berbicara atau bernubuat tentang YESUS secara sepotong-sepotong sehingga tak mungkin bisa dimengerti oleh orang-orang yang hidup di zaman Perjanjian Lama. Baru setelah YESUS lahir, jika potongan-potongan perkataan itu dikumpulkan akan memberikan kecocokan pada sosok YESUS.

Ada yang menyumbangkan informasi mengenai ibunya yang perawan, ada yang menyumbangkan informasi mengenai desa tempat IA dilahirkan, ada yang menyumbangkan informasi mengenai tahun kelahiranNYA, ada yang menyumbangkan informasi tentang misiNYA, ada yang menyumbangkan informasi tentang jalan hidupNYA, ada yang menyumbangkan informasi mengenai caranya mengajar, dan lain-lain. Sehingga ke-39 kitab Perjanjian Lama itu bisa diidentikkan sebagai sosok YESUS.

Perjanjian Lama adalah ALLAH yang berbicara. Tapi yang ALLAH bicarakan adalah tentang ANAKNYA. ALLAH memberikan kesaksian tentang ANAKNYA.

Lukas
24:27Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.

Yoh. 5:37Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,

Kitab Perjanjian Lama dipegang oleh bangsa Yahudi. Dan kebetulan bangsa Yahudi saat ini adalah bangsa yang murtad dari ALLAH serta menolak YESUS. Tentu saja itu merupakan suatu keuntungan yang besar bagi Kristen, sebab kebenarannya disimpan oleh kitabnya orang Yahudi. Dan itu berlaku di Al Qur'an juga. Jadi, sekalipun Yahudi berdiri sendiri dan Islam berdiri sendiri, namun ke-2 kitab itu isinya adalah tentang YESUS.

Yesaya
53:12Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.

"Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan." Tidakkah itu tentang Muhammad dan Al Qur'an yang berbicara memuliakan YESUS?

Tadi malam saya menuliskan dakwah: "Muhammad SAW adalah seorang yang terkemuka di dunia dan di akherat." Tapi tulisan itu digugat oleh pak Komar. Kata beliau: "Hey, itu bukan Muhammad, tapi ISA. ISA-lah seorang yang terkemuka di dunia dan di akherat." Pak Komar marah pada saya. Malah saya dibilang gila. Jadi, orang gila adalah orang yang memuliakan Muhammad, sedangkan orang waras adalah orang yang memuliakan YESUS. Begitulah kata pak Komar. 

Tidak ada komentar: