Minggu, 06 Desember 2015

ANTARA YESUS DENGAN PAULUS

Tentang hukum Taurat, YESUS berkata:

Matius
5:17"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
5:18Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
5:19Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Sementara kata rasul Paulus;

Roma
4:14Sebab jika mereka yang mengharapkannya dari hukum Taurat, menerima bagian yang dijanjikan Allah, maka sia-sialah iman dan batallah janji itu.
4:15Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.

Galatia
2:16Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat.


Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan dari keselamatan yang akan ALLAH selenggarakan melalui YESUS KRISTUS. Melalui hukum Taurat ALLAH mengikrarkan janji, melalui YESUS ALLAH melunasinya. Karena yang menjadi tuntutan hukum Taurat sudah dipenuhi, maka hukum Taurat sudah selesai.

Yes. 9:8(9-7) Tuhan telah melontarkan firman kepada Yakub, dan firman-Nya itu menimpa Israel.

Dan. 9:27Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu."

Nabi Daniel menubuatkan bahwa YESUS akan menghentikan korban-korban, dan itu digenapi oleh robeknya tirai Bait Suci dari atas ke bawah, artinya dari ALLAH sendiri yang melakukannya;

Matius
27:51Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,

Sekalipun langit dan bumi berlalu, jika janji-janji ALLAH itu belum digenapi, maka hukum Taurat masih berlaku. Tapi kalau sudah digenapi walaupun langit dan bumi masih belum berlalu, ya selesailah hukum Taurat, jika semuanya sudah terjadi. Dan YESUS sudah menyatakan: "selesai."

Yoh. 19:30Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai."Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Kata rasul Paulus hukum Taurat membangkitkan murka ALLAH. Apa maksudnya?

Hukum dibuat karena adanya pelanggaran. Kita diwajibkan memakai helm karena dalam kejadian kecelakaan banyak yang korbannya gegar otak. Nah, untuk meminimalisasikan korban gegar otak itulah polisi mewajibkan kita mengenakan helm. Sebab kalau tidak ada pelanggaran, cukup dibuatkan anjuran saja, tak perlu hukum yang bersanksi. Jadi, hukum dibuat karena adanya pelanggaran sekaligus mengijinkan terjadinya pelanggaran.

ALLAH membuat hukum Taurat menyatakan ALLAH yang mengijinkan terjadinya pelanggaran. Sebab kalau manusia tidak diijinkan berbuat dosa atau melanggar hukum, pasti manusia itu sudah ditiadakan. Nggak ada manusia, nggak ada dosa, nggak perlu hukum Taurat. Tapi hukum Taurat diadakan sebagai pernyataan bahwa ALLAH mengijinkan manusia berbuat dosa.

"Hai manusia, hiduplah, langgarlah hukum Taurat, tak apa-apa!" Jelas ini bertentangan dengan karakter ALLAH yang membenci dosa. Bilangnya membenci dosa, tapi masih memelihara manusia pabrik dosa. Bilangnya tak suka ayam tapi memelihara ayam. Ini kontradiksi. Karena itu sesungguhnya hukum Taurat itu membangkitkan murka ALLAH. Dan hal itu dijalani oleh kesabaran ALLAH adalah karena YESUS bersedia menjadi kutuk hukum Taurat.

"Jika tidak ada hukum Taurat tak ada dosa." Seandainya tidak ada larangan membunuh, maka membunuh bukanlah dosa.

Dalam Galatia 2:16 rasul Paulus menyatakan bahwa hukum Taurat itu tidak bisa menyelamatkan. Benar! Sebab hukum Taurat sifatnya hanya sementara sampai darah YESUS dicurahkan. Sebab darah binatang tak mungkin untuk menyelamatkan manusia.

ALLAH menyuruh Abraham menyembelih Ishak, tapi kemudian diganti dengan domba. Apakah domba itu Ishak? Domba itu bukan Ishak! Apakah ALLAH menyuruh menyembelih domba? Bukan! Yang ALLAH suruhkan adalah menyembelih Ishak. Jadi, selama yang disembelih bangsa Israel domba, maka tuntutan ALLAH supaya menyembelih Ishak, artinya: anak yang dijanjikan, masih belum terselesaikan. YESUS itulah Ishak!

Ibr. 10:4Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa.

Tidak ada komentar: