Rabu, 23 Desember 2015

CARA MIKIRNYA GIMANA, YA?!

Suatu kali saya menuliskan tulisan rasul Paulus yang seperti ini bunyinya:

QS. 3:45 “namanya Muhammad putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).” 

Seorang Muslim protes: "Itu bukan tulisan rasul Paulus, tapi Al Qur'an yang nulis. Dan itu juga bukan tentang Muhammad, melainkan tentang ISA al MASIH."

Hah?! Saya salah nuliskah? Jadi, kaum Muslim sudah tahu kalau itu tulisan Al Qur'an, bukan rasul Paulus yang nulis, ya?! Kaum Muslim juga sudah tahu kalau yang terkemuka di dunia dan di akherat itu ISA al MASIH, bukan Muhammad, tapi kenapa mereka masih mempertahankan Keislaman mereka?! 

Kata pak Komar: "Kami tidak pernah menghebohkan kedudukan ISA al MASIH. Dari pada membicarakan kedudukan lebih baik membicarakan hubungan kemasyarakatan.............."

Padahal oleh kedudukannya sebagai seorang yang terkemuka di Sabang dan di Merauke, Jokowi bisa membuat keputusan mencabut subsidi BBM, listrik, gas LPG, dan lain-lain, yang bikin kalang kabut 250 juta penduduk Indonesia. Sesuatu yang tidak mungkin dilakukan oleh penjual tahu bulat: "Tahu ...... bulat ......... digoreng .......... dadakan...........limaratusan........ hangat!"

Apakah masih belum masuk akal jika YESUS dengan kedudukannya yang setinggi itu bisa menyelamatkan anda? Beri tahu donk, caranya mikir gimana?! - Hua..ha..ha......

Tidak ada komentar: