Rabu, 02 Desember 2015

DITULISKAN SUPAYA TIDAK HILANG

Kita menulis sesuatu ke secarik kertas itu apa maksudnya? Supaya selalu teringat ketika pikiran kita lupa, kita mempunyai catatannya dan sebagai bukti dalam suatu perjanjian. Itulah sebabnya kita menulis. Dan ALLAH memerintahkan kepada nabi Musa maupun para nabi untuk mencatatkan segala perkataan ALLAH yang ia terima maupun penglihatan-penglihatan serta pengalaman hidupnya bergaul dengan ALLAH;

Kel. 17:14Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Tuliskanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah ke telinga Yosua, bahwa Aku akan menghapuskan sama sekali ingatan kepada Amalek dari kolong langit."
Kel. 34:27Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Tuliskanlah segala firman ini, sebab berdasarkan firman ini telah Kuadakan perjanjian dengan engkau dan dengan Israel."

Karena pentingnya tulisan itulah sehingga ALLAH mengajari manusia untuk memeliharanya. Yang pertama dengan cara menyalin, yang kedua dengan cara penyimpanan. Nabi Musa memerintahkan para raja-raja Israel untuk menyalin, untuk memperbanyak jumlah tulisan, sebab pada waktu itu masih belum ada mesin cetak, masih tulisan tangan;

Ulangan
17:18Apabila ia duduk di atas takhta kerajaan, maka haruslah ia menyuruh menulis baginya salinan hukum ini menurut kitab yang ada pada imam-imam orang Lewi.

Yer. 32:14Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Ambillah surat-surat ini, baik surat pembelian yang dimeteraikan itu maupun salinan yang terbuka ini, taruhlah semuanya itu dalam bejana tanah, supaya dapat tahan lama.

Bangsa Israel dibawah pimpinan ALLAH, oleh ALLAH sudah diajari mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, sama seperti pemerintah mempersiapkan kita dalam menghadapi bahaya bencana alam. Demikianlah ALLAH mengajari bangsa Israel untuk menyelamatkan tulisan-tulisan kudus sehubungan dengan akan datangnya serangan dari raja Babel, Nebukadnezar. Tulisan-tulisan itu harus mereka simpan dalam bejana tanah liat supaya bisa tahan lama. Sebab bangsa Israel akan dibuang ke Babel selama 70 tahun, sedangkan Yerusalem dan Bait Sucinya akan dimusnahkan oleh raja Babel itu.

Bangsa Israel boleh lalai terhadap penjagaan kitab-kitab sucinya, tapi ALLAH tidak mungkin membiarkan kitab-kitab suciNYA itu musnah begitu saja. Ketika bangsa Israel murtad, ALLAH menyingkirkan kitab-kitab suci itu dari hadapan mereka, sebab ALLAH tak membiarkan kitab-kitabNYA dinajiskan. Tapi ketika seorang raja yang baik yang memerintah Israel, maka ALLAH membuat raja itu menemukan kembali kitab-kitab suci itu.

2Raja-raja
22:1Yosia berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga puluh satu tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Yedida binti Adaya, dari Bozkat.
22:2Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan hidup sama seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri.
22:8Berkatalah imam besar Hilkia, kepada Safan, panitera itu: "Telah kutemukan kitab Taurat itu di rumah TUHAN!" Lalu Hilkia memberikan kitab itu kepada Safan, dan Safan terus membacanya.

Perkembangan kemampuan orang menulis, mau tak mau memberikan kesempatan kepada iblis juga untuk menuliskan ajaran-ajaran palsunya, sehingga sebagaimana di zaman ini demikian juga yang terjadi di zaman dahulu. Banyak orang menuliskan buku-buku keagamaan menurut pemikiran masing-masingnya yang merasa diri sebagai orang pintar. Tapi dari pihak TUHAN tidak tinggal diam dalam upaya menyelamatkan kebenaran. Orang-orang kudus diilhamkan untuk meng-kanon kitab suci supaya tidak liar, yaitu memilah-milahkan mana tulisan yang diilhamkan ALLAH dan mana tulisan yang bukan dari ALLAH.

Di antara para rasul Perjanjian Baru saja sudah terjalin tunjang-menunjang: Rasul Paulus mengakui Markus dan Lukas sebagai teman sekerjanya;

Flm. 1:24dan dari Markus, Aristarkhus, Demas dan Lukas, teman-teman sekerjaku.

Rasul Petrus mengakui kerasulan Paulus;

2Ptr. 3:15Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.

Ke-12 murid YESUS yang diakui, dikurangi dengan Yudas Iakariot;

Kis. 1:13Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan MatiusYakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus.

Program penyelamatan manusia itu ALLAH inginkan terjalinnya kerjasama yang baik dengan manusia. ALLAH menempatkan manusia sebagai partner, bukan sebagai budak ataupun robot yang diperintah-perintah saja. Sejak di Taman Eden ALLAH tak pernah melarang Adam dan Hawa untuk menolak FirmanNYA. ALLAH juga tak pernah melarang Kain untuk membunuh Habel, adiknya. ALLAH tak pernah melarang bangsa Israel untuk menyembah berhala. ALLAH tak menghalangi Yudas Iskariot untuk mengkhianati YESUS. ALLAH juga membiarkan rasul Paulus terjatuh ke dalam kemunafikan;

Rasul Paulus yang berkoar-koar menghentikan upacara-upacara hukum Taurat, namun diapun sempat jatuh ke dalam lobang yang dibuatnya sendiri;

Kisah
21:19Paulus memberi salam kepada mereka, lalu menceriterakan dengan terperinci apa yang dilakukan Allah di antara bangsa-bangsa lain oleh pelayanannya.
21:20Mendengar itu mereka memuliakan Allah. Lalu mereka berkata kepada Paulus: "Saudara, lihatlah, beribu-ribu orang Yahudi telah menjadi percaya dan mereka semua rajin memelihara hukum Taurat.
21:21Tetapi mereka mendengar tentang engkau, bahwa engkau mengajar semua orang Yahudi yang tinggal di antara bangsa-bangsa lain untuk melepaskan hukum Musa, sebab engkau mengatakan, supaya mereka jangan menyunatkan anak-anaknya dan jangan hidup menurut adat istiadat kita.
21:22Jadi bagaimana sekarang? Tentu mereka akan mendengar, bahwa engkau telah datang ke mari.
21:23Sebab itu, lakukanlah apa yang kami katakan ini: Di antara kami ada empat orang yang bernazar.
21:24Bawalah mereka bersama-sama dengan engkau, lakukanlah pentahiran dirimu bersama-sama dengan mereka dan tanggunglah biaya mereka, sehingga mereka dapat mencukurkan rambutnya; maka semua orang akan tahu, bahwa segala kabar yang mereka dengar tentang engkau sama sekali tidak benar, melainkan bahwa engkau tetap memelihara hukum Taurat.
21:25Tetapi mengenai bangsa-bangsa lain, yang telah menjadi percaya, sudah kami tuliskan keputusan-keputusan kami, yaitu mereka harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan."
21:26Pada hari berikutnya Paulus membawa orang-orang itu serta dengan dia, dan ia mentahirkan diri bersama-sama dengan mereka, lalu masuk ke Bait Allah untuk memberitahukan, bilamana pentahiran akan selesai dan persembahan akan dipersembahkan untuk mereka masing-masing.

Jadi, sangat tidak logis adanya tudingan Alkitab telah dipalsukan atau telah hilang itu. Motivasi dari tudingan itu sudah jelas terbaca bahwa kaum Muslim hendak mengunggulkan Al Qur'annya.

Tidak ada komentar: