Minggu, 20 Desember 2015

MENGAPA ALLAH MEMBENCI ESAU?

Maleakhi
1:1Ucapan ilahi. Firman TUHAN kepada Israel dengan perantaraan Maleakhi.
1:2"Aku mengasihi kamu," firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah Engkau mengasihi kami?" "Bukankah Esau itu kakak Yakub?" demikianlah firman TUHAN. "Namun Aku mengasihi Yakub,
1:3tetapi membenci Esau. Sebab itu Aku membuat pegunungannya menjadi sunyi sepi dan tanah pusakanya Kujadikan padang gurun."

Esau adalah kakak kembar Yakub. Mengapa ALLAH membenci Esau? Apa salahnya Esau? Padahal Esau bukanlah jahat. Tidak ada alasan hukum bagi polisi untuk memenjarakan Esau. Secara mata melihat tak ada kesalahan Esau, tapi mengapa TUHAN begitu membencinya? Ya, sebab Esau telah menghina TUHAN, menghina Khalik Pencipta Semesta Alam. Esau telah menukarkan berkat kesulungannya hanya dengan semangkuk bubur kacang hijau. Berkat TUHAN yang diharap-harapkan oleh orang seluruh dunia; rejeki, kelancaran usaha, kesehatan, kesembuhan dari sakit, panjang umur, dan lain-lainnya telah dicampakkan begitu saja oleh Esau. TUHAN jelas sangat tersinggung.

Kejadian
25:32Sahut Esau: "Sebentar lagi aku akan mati; apakah gunanya bagiku hak kesulungan itu?"
25:33Kata Yakub: "Bersumpahlah dahulu kepadaku." Maka bersumpahlah ia kepada Yakub dan dijualnyalah hak kesulungannya kepadanya.

Dan Alkitab dengan teliti mencatat tabiat Esau;

Kejadian 25:34Lalu Yakub memberikan roti dan masakan kacang merah itu kepada Esau; ia makan dan minum, lalu berdiri dan pergi. Demikianlah Esau memandang ringan hak kesulungan itu.

"Ia makan dan minum, lalu berdiri dan pergi." Gambaran dari orang yang seenaknya sendiri, mau makan, makan. Mau minum, minum. Mau berdiri, berdiri. Mau pergi, ya pergi. Kayak hidup sendiri saja bisa seenak-enaknya sendiri. Di dunia ini ada TUHAN yang sangat cemburuan, yang menuntut untuk diperhatikan lebih dari segala yang ada di dunia ini. TUHAN ingin dilebihkan dari suami atau dari istri, bahkan dari orangtua dan anak-anak.

Mat. 10:37Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.

Mat. 22:37Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.


Kel. 34:14Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu.

Tidak ada komentar: