Kamis, 17 Desember 2015

SUNAT PAULUS

Sunat Paulus;

Filipi
3:4Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi:
3:5disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi,
3:6tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat.

Sunat itu asalnya dari perjanjian Abraham dengan ALLAH. ALLAH menuntut seluruh keturunan Abraham maupun orang-orang asing yang tinggal di rumahnya disunat;

Kejadian
17:10Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;
17:11haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu.
17:12Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu.
17:13Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal.
17:14Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku."

Dan karena Ismael waktu itu masih tinggal di rumah Abraham, maka Ismael disunat. Tapi bukan karena dia nenek moyangnya bangsa Arab, tapi karena dia tinggal di rumah Abraham. Ismael diperlakukan sama dengan bangsa-bangsa asing. Sebab beberapa tahun kemudian, yakni setelah Ishak lahir, Abraham atas persetujuan ALLAH mengusir Hagar dan Ismael dari rumah Abraham;

Kej. 21:10Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak."

Adapun isi perjanjian antara ALLAH dengan Abraham yang diikat dengan tanda sunat itu adalah janji ALLAH untuk memberkati keturunan Abraham, supaya bangsa Israel bisa menjadi berkat bagi seluruh dunia. Dan janji itu sudah tergenapi melalui kedatangan dan penyaliban YESUS, sehingga bangsa-bangsa yang semula disebut bukan umat ALLAH bisa disebut umat ALLAH.

Jadi, karena perjanjian itu sudah tergenapi, maka segala tanda-tandanya juga sudah selesai. Kini sudah tidak ada lagi perbedaan antara Yahudi dengan non Yahudi, sebab siapa saja yang percaya pada YESUS akan diselamatkan. Anda mau sunat boleh, asal bukan sebagai ritual lagi.

Sunat itu maksudnya adalah penyucian diri untuk siap menerima berkat TUHAN. Sebab segala sesuatu menurut hukum Taurat harus disucikan dengan darah. Kalau perempuan itu menstruasi untuk menyucikan rahim untuk siap menerima bayi, supaya bayi yang dilahirkannya suci.

Adapun darah yang dimaksud ALLAH adalah darah YESUS, bukan darah kita, darah kotor, darah dosa. Karena itu setelah darah YESUS dicurahkan melalui salib maka dalam Kekristenan sudah tidak boleh ada lagi pencurahan darah. Darah itu diganti dengan anggur, daging diganti dengan roti, dalam acara perjamuan suci.

Kenapa YESUS disunat? Sebab YESUS belum disalib sehingga IA harus masuk ke dalam hukum Taurat. Kenapa Paulus disunat? Sebab ketika itu dia masih mengikuti agama Taurat.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Setiawand Kevind Galatia 5:2-4 Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu..
.
.
Pertanyaanx?
Apakah paulus juga sunat?
.
Sementara jesus jelas udah disunat pada hari ke8
.
Tapi kenapa paulus berkata jika sunat yesus jadi gag berguna?
.
.
Intinya kek ada kontroversi antara yesus yg dituhankan dg paulus yg mengaku rasul..
.
Silakan

Tidak ada komentar: