Selasa, 08 Desember 2015

YESUS BUKAN ALLAH

1. Yohanes 1:1

"Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah."

Alkitab Terjemahan Lama: "dan Firman itulah juga Allah." YESUS juga ALLAH. Tentu maksudnya adalah ANAK ALLAH. Alkitab versi BIS: "dan Sabda sama dengan Allah." Tentu maksudnya disetarakan sebagai ALLAH, tapi bukan BAPA. Mari lihat Yesaya;

9:6(9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
9:7(9-6) Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

>> Siapakah yang menulis ayat tersebut? Nabi Yesaya!

>> Siapakah yang berfirman? ALLAH!

>> Tentang siapakah firman tersebut? Tentang ANAK!

>> Jadi, siapakah yang disebut ALLAH? YESUS!

>> Adakah contoh selain YESUS yang juga disebut ALLAH? Ada, nabi Musa!

Kel. 7:1Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.

2. Yohanes
8:58Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada."

Lihat juga; Yohanes
17:5Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.

YESUS sudah ada sebelum dunia ada. Tapi sebagai apa?

Why. 3:14"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:

Ams. 8:22TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala.

Amsal
8:30aku ada serta-Nya sebagai anak kesayangan, setiap hari aku menjadi kesenangan-Nya, dan senantiasa bermain-main di hadapan-Nya;
8:31aku bermain-main di atas muka bumi-Nya dan anak-anak manusia menjadi kesenanganku.

3. Wahyu
22:13Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir."

YESUS memiliki awal dan memiliki akhir. Bandingkan dengan gambaran tentang Melkisedek;

Ibr. 7:3Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.

Lawan kata berawal adalah tidak berawal.


4. Matius
1:23"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.

Maria mengandung Imanuel yang artinya ALLAH menyertai kita. YESUS adalah ALLAH yang menyertai kita. Maksudnya adalah YESUS itu mewakili ALLAH, sebagaimana dinyatakan dalam Yesaya 9 bahwa kekuasaanNYA sangat besar;

Kol. 1:19Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia,

5. Filipi
2:6yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

"Dalam rupa ALLAH" artinya adalah diciptakan menurut gambar ALLAH;

Ibrani
1:3Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,

6. Tulis anda: Kesimpulan: Firman Allah yang kekal dan manusia ciptaan yang fana menjadi satu di dalam Yesus Kristus.

Tidak benar! Ketika menjadi Manusia, YESUS telah mengosongkan DiriNYA. Jadi, YESUS sudah bukan FIRMAN lagi ketika dilahirkan Maria. YESUS 100% Manusia. Tidak ada konsep 100% ALLAH 100% Manusia. Sebab lambang kesempurnaan itu 100%, sedangkan sifat ALLAH dengan sifat Manusia itu bertentangan.

7. Matius
17:2Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

YESUS berubah rupa, menampakkan kemuliaan aslinya sebagai FIRMAN ALLAH atau ANAK ALLAH.

YESUS ANAK ALLAH adalah ketika di sorga, sedangkan ketika di bumi adalah ANAK MANUSIA;

Yoh. 1:18Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Ketika di sorga di pangkuan ALLAH, di bumi di pangkuan Maria!


Ayat berikutnya dari penampakan itu adalah;

17:5Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."

Suara BAPA di sorga menyatakan bahwa YESUS itu ANAK!


8. Kata anda: Hanya Allah yang punya kuasa untuk meneduhkah angin dan laut

Betul. Tapi para nabi diberi kuasa juga untuk mengendalikan alam semesta; Musa membuat ular, membelah laut Teberau, Yosua memerintah matahari, nabi Elia mengendalikan hujan, membangkitkan orang mati, dan lain-lain.


9. Perkataan kontradiksi anda: "Kesimpulan: Yesus memiliki kuasa yang sama di bumi seperti Allah. Yesus adalah Allah."

Kalimat pertama anda katakan: "seperti ALLAH" berarti bukan ALLAH. Tapi kalimat berikutnya anda katakan YESUS adalah ALLAH.


10.
Mat. 16:16Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

Petrus menyatakan bahwa YESUS adalah ANAK ALLAH, bukan ALLAH.

11. Yohanes
14:10Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

"BAPA di dalam YESUS, YESUS di dalam BAPA." Itu artinya adalah kemanunggalan pikiran, bukan kemanunggalan Diri.

Yohanes
17:21supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Rusdin Setiawan Apakah ayat-ayat Alkitab sendiri mengatakan bahwa Yesus adalah Allah?
1. Pra-eksistensi sebagai Allah Yohanes 1:1-14 - “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah”.... “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita”. Yohanes 8:58 - . “Kata Yesus kepada mereka: ’’Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada’’’. Yohanes 16:28 – “Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.’’ Wahyu 22:13 - “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.” Kesimpulan: Yesus telah ada sebelum kelahiran-Nya dan berasal dari Allah.
2. Dikandung sebagai Allah Matius 1:23 - “’’Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel’’ -- yang berarti: Allah menyertai kita”. Yohanes 1:1-14 - "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah"..."Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita". Filipi 2:5-7 - “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.” 1 Timotius 3:16 - “Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: ‘Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan.’”. Kesimpulan: Firman Allah yang kekal dan manusia ciptaan yang fana menjadi satu di dalam Yesus Kristus.
3. Memiliki kuasa yang dahsyat sebagai Allah Matius 17 – Di sebuah gunung di Israel, Yesus mengalami transformasi menjadi sosok yang Ilahi: “Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.” (Matius 17:2). Peristiwa itu berlanjut dengan datangnya sebuah awan berkilauan yang melingkupi mereka, lalu sebuah suara dari langit berkata: ’’Inilah Anak yang Kukasihi’’ (Matius 17:5). untuk beberapa saat, Yesus mengesampingkan tubuh fana-Nya dan menyingkapkan hakikat Ilahi diri-Nya. Ia sedang mendemonstrasikan bahwa diri-Nya adalah Allah di dalam sebuah tubuh yang fana selama Ia masih berada di bumi. Sang Bapa memberikan konfirmasi bahwa Dia memang adalah Anak Allah. Markus 4 – Yesus menunjukkan bahwa Ia memiliki segala kuasa, dan kuasa itu adalah milik-Nya sendiri: “Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: ’’Diam! Tenanglah!’’ Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.” (Markus 4:39). Hanya Allah yang punya kuasa untuk meneduhkah angin dan laut (Mazmur 107:26-30). Yesus menggunakan kuasa-Nya sendiri, dengan demikian Yesus adalah Allah: “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?” (Markus 4:41). Kesimpulan: Yesus memiliki kuasa yang sama di bumi seperti Allah. Yesus adalah Allah.
4. Pengajaran bahwa Ia adalah Allah 'Lalu kata Yesus bertanya kepada mereka:'Tetapi apa katamu, Siapakah aku ini?" Maka jawab Simon Petrus: Engkau adalah Mesias anak Allah yang hidup!" Kata Yesus kepadanya:"Berbahagialah Simon bin Yunus sebab bukan manusia menyatakan itu kepadamu, Melainkan Bapa-ku di sorga.(Matius 16: 15-17).Lalu Yesus melarang murid-murid-nya supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun bahwa Ia Mesias(Matius 16:20 Yohanes 8:24 - Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu “” Yohanes 14:10-11 - “Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri”.

Tidak ada komentar: