Kamis, 07 Januari 2016

ANTARA FUNGSI DENGAN PIKIRAN

Antara fungsi dengan pikiran itu berbeda. Kalau fungsi boleh, bahkan harus berbeda. Yang seorang mengerjakan ini, yang seorang mengerjakan itu, itu akan menghasilkan karya yang bagus. TUHAN YESUS mengajarkan begitu, yaitu dalam perbedaan karunia. Apa jadinya kalau semua guru, siapa yang menjadi muridnya. Kalau semua dokter siapa pasiennya? Tapi perbedaan pikiran tidak boleh terjadi. Dalam sebuah kumpulan harus ada kesepemahaman, harus ada seia-sekata baru bisa bekerja sama. Itulah sebabnya disebut saudara seiman. Apa jadinya jika antara suami-istri terjadi perbedaan pandangan? Pasti terjadi cekcok!

Apa jadinya kalau saya Kristen, anda Islam? Jika sorga ada di kaki Kristen, bukankah saudara-saudara kita yang Islam akan masuk neraka? Tidak kasihankah anda jika mereka tidak mendapatkan bidadari? Karena itu mereka harus kita masukkan Kristen supaya bisa sama-sama menikmati hidup kekal sekalipun di Kristen tidak ada bidadarinya. Kalau mereka Kristen, yakinlah takkan ada lagi pembakaran gereja-gereja.

Itu tentang Islam dengan Kristen. Sekarang bagaimana dengan di antara Kristen sendiri; ada Kristen Alkitabiah dan ada Kristen Natalia Santa Klausisme. Apa mungkin Kristen Santa Klausisme itu bisa masuk sorga jika mereka kedapatan selalu melawan Firman TUHAN? Tidakkah mereka ini perlu disadarkan dari kesesatannya supaya bisa disebut saudara seiman?

Jadi, fungsi boleh berbeda tapi pikiran harus sama, baru terciptalah damai sejahtera yang sejati! Setuju?!

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Rosita Kumala Satu tubuh, tentu saja ada perbedaan. Tangan berbeda dg kaki, mulut berbeda dg telinga, dll. Secara fisik ataupun fungsi. Satu tubuh saling melengkapi, saling bekerja sama...berbeda itu adalah wajar. Hargailah perbedaan2 yg ada dlm Tubuh Kristus.
Saya setuju dgn anda.....Gbu.

Tidak ada komentar: