Senin, 18 Januari 2016

TENTANG KASIH AGAPE

Ketika saya menuliskan “SATU ADALAH KASIH” dengan mengatakan kasih ALLAH itu kasih yang egois, yaitu yang terpusat ke Diri ALLAH, ada yang protes bahwa kasih ALLAH itu Agape, yang diartikan oleh kebanyakan orang Kristen sebagai kasih yang tidak mementingan dirinya sendiri. Benarkah kasih Agape ALLAH itu tidak mementingkan Diri ALLAH? Kayaknya ini ajaran yang konyol sekali, yang bertentangan dengan Alkitab.

Dari sejak semula ALLAH menciptakan dan menempatkan Adam dan Hawa di Taman Eden, dalam hukumNYA: “Jika kamu makan buah terlarang itu kamu akan mati”, bukankah seolah-olah ALLAH berkata: “ Hai Adam dan Hawa, kalian AKU ciptakan dan AKU tempatkan di Taman Eden ini adalah supaya mengasihi dan menurut padaKU. Jika kalian tidak patuh padaKU, maka kalian akan AKU hukum mati.”

Yes. 43:7         semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan!"

TUHAN YESUS sendiri mengajarkan supaya yang pertama-tama dalam hidup kita adalah mengasihi TUHAN dengan segenap hati kita;

Matius 22:37   Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
22:38   Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.


Mungkinkah orang bisa tetap hidup tanpa mengasihi ALLAH? Mungkinkah orang-orang yang tidak percaya YESUS bisa selamat? Mungkinkah orang-orang jahat, penyesat, pembuat dosa bisa selamat? – Ajaran dari mana itu?!

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Dari Wikipedia bahasa Indonesia,


Agape adalah istilah Yunani yang berarti 'cinta yang tidak mementingkan diri sendiri, atau cinta tanpa batas, atau cinta tanpa syarat (Inggris: unconditional love).[1] Cinta agape tidak pernah egois.[2][3][4] Dalam tradisi Kristen, agape berarti cinta yang bersifat total, kerap identik dengan cinta Tuhan terhadap ciptaan-Nya.[1] Bentuk jamak dari agape adalah agapai, artinya perjamuan cinta.[1][2]

Tidak ada komentar: