Selasa, 09 Februari 2016

ALKITAB – IMAN – KASIH – KRISTEN SEJATI

Gereja biasanya mengajarkan 1Korintus 13 sebagai ajaran kasih. Padahal itu adalah tanda-tanda kasih yang bukan untuk diajarkan. Sebab kasih itu tidak bisa dibentuk dari luar, dari teori-teori, melainkan lahir dari dalam sebagai buah-buah iman. Adapun iman sendiri dikuatkan dari adanya kebutuhan jiwa kita untuk mengenali ALLAH secara lebih mendalam. Iman timbul dari banyaknya kita membaca Alkitab. Semakin banyak membaca Alkitab semakin mengenali karakter ALLAH, semakin mengenali karakter ALLAH semakin jatuh cinta pada ALLAH. Dari jatuh cinta pada ALLAH itulah kasih mengalir dari dalam jiwa kita.

1Korintus 13:4          Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
13:5    Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
13:6    Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
13:7    Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Itu semua adalah tanda kasih yang dibaca oleh orang lain. Itu tidak bisa diajarkan. Yang bisa pendeta ajarkan adalah supaya jemaat didorong atau dimotivasi membaca Alkitab secara rutin. Sama seperti petani yang hanya mengerjakan menanam benih. Petani tidak mengerjakan pertumbuhan maupun pembuahan tanaman. Pertumbuhan dan pembuahan tanaman itu terjadi dari tanaman itu sendiri, bukan hasil pekerjaan siapapun.

Jika ada kasih yang tidak dilahirkan dari iman, maka itu adalah gambar atau lukisan belaka. Pendeta seperti pelukis sedangkan anda adalah hasil lukisannya. Kasih palsu.

TUHAN itu cerdik, bukan bodoh. DIA sudah merancang ajaran sedemikian rupa sehingga tidak mungkin dipalsukan orang. Sama seperti rancangan gedung stadion yang tidak mungkin orang masuk tanpa membeli karcis. Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui, sehingga tidak mungkin orang yang malas membaca Alkitab bisa memiliki kasih. Tak mungkin itu! Orang yang tidak menuruti perintah TUHAN tidak mungkin mengasihi TUHAN.

Yoh. 14:15     "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

Tidak menuruti perintah TUHAN tidak mungkin itu mengasihi TUHAN, kecuali kasih di bibir doank. Kasih lipstik!

Buat apa Alkitab dituliskan oleh 40 orang selama 1600 tahun, jika itu hanya dijadikan hiasan lemari? TUHAN tidak mau Alkitab dianggap enteng. Karena itu TUHAN tidak mau sering-sering menampakkan diri kepada manusia, tetapi supaya manusia itu mencari informasi KETUHANAN dari Alkitab. TUHAN menetapkan Alkitab sebagai pintu masuk supaya manusia bisa meningkatkan imannya;

Rm. 10:17      Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Di Alkitab itulah KETUHANAN dituliskan secara lengkap sehingga dipastikan orang akan dikuatkan imannya. Sama seperti vitamin C yang dititipkan pada buah jeruk, sehingga tanpa memakan jeruk jangan harap mendapatkan vitamin C. Tanpa membaca Alkitab tak mungkin memiliki iman. Tanpa memiliki iman tak mungkin memiliki kasih. Tanpa kasih jangan katakan sebagai orang Kristen!

Jadi, bagaimana orang Kristen tapi tak pernah membaca Alkitab, jika kelulusan sekolah saja didasarkan dari melalap habis semua buku pelajaran?! Semua buku pelajaran harus dipelajari habis, baru anda dinyatakan lulus. Apakah tidak begitu?!

Kata orang Jawa: Trisno jalaran saka nggelibet.- Cinta itu timbul dari seringnya perjumpaan. Sering apel membuat semakin mengenali pacar kita dan semakin kita tergila-gila padanya. Jika cinta yang sudah tergila-gila itu diputuskan, kita bisa gila beneran. Begitu pula jika kita semakin sering membaca Alkitab, kita semakin mengenali karakter ALLAH, semakin kita mengasihiNYA.

Cinta pada pacar membuat kita tunduk dan patuh padanya. Disuruh mengantarkan ke sana, okey, ke sini juga okey. Disuruh berhenti merokok, langsung berhenti merokok. Tak ada perintah pacar yang berat untuk kita lakukan. Bahkan jika disuruh berhenti bekerja pada hari Sabatpun pasti akan kita turuti, bukan?! Yank, kalau hari Sabtu jangan kerja, ya, temani aku saja. Maka kitapun pasti akan mengangguk-angguk. Padahal jika ibu kita yang memerintah, kita masih suka membantah. Ada 2501 alasan akan kita buat untuk menghindarkan perintah ibu. Tapi kalau pacar yang suruh?

Naaman, seorang perwira raja Aram terkena penyakit kusta, mendatangi nabi Elisa. Oleh nabi Elisa disuruh mandi di sungai Yordan sebanyak 7 kali. Naaman gusar karena nabi Elisa itu hanya membuat perintah itu tanpa memeriksa penyakitnya sama sekali. Padahal kalau Naaman periksa ke Puskesmas, pasti oleh dokter akan diperiksa dengan stetoskop, akan dilihat dengan mikroskop dan akan disuntik dengan Entrostop. Tapi nabi Elisa ini menganggap enteng penyakitnya; hanya disuruh mandi 7 kali di sungai Yordan.

Tapi pegawai-pegawainya menasehatinya: Jika disuruh yang berat saja pasti akan dilakukan, mengapa disuruh yang ringan malah gusar?

2Raja-raja 5:13         Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: "Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan menjadi tahir."

Kalau pendeta menyuruh anda tetap bekerja di hari Sabtu saja anda turuti. Tapi mengapa jika disuruh ALLAH yang ringan, hanya disuruh berhenti bekerja di hari Sabtu saja anda gusar?! Oleh menuruti perintah nabi Elisa itu Naaman akhirnya sembuh total dari penyakit kustanya. Nah, bagaimana anda hendak menerima karunia-karunia ALLAH jika perintahNYA tak anda turuti?! Pasti bukan dari ALLAH karunia-karunia yang anda miliki saat ini. Pasti seperti ahli jampi-ahli jampi Mesir yang mengadakan mukjizat tongkat menjadi ular, meniru mukjizat nabi Musa. Mukjizat-mukjizat palsu.

Keluaran 7:11           Kemudian Firaunpun memanggil orang-orang berilmu dan ahli-ahli sihir; dan merekapun, ahli-ahli Mesir itu, membuat yang demikian juga dengan ilmu mantera mereka.
7:12    Masing-masing mereka melemparkan tongkatnya, dan tongkat-tongkat itu menjadi ular; tetapi tongkat Harun menelan tongkat-tongkat mereka.

Serupa tapi tak sama! TUHAN YESUS menyembuhkan orang lumpuh, pendeta-pendeta gereja Minggu juga bisa membuat mukjizat yang sama, bukan?!

Matius 24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
24:25  Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.

Membongkar Tipuan Mujizat Kesembuhan


Tidak ada komentar: