Minggu, 07 Februari 2016

GEREJA MINGGU PAGAR KEBENARAN


Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu halang-halangi."


Kata TUHAN YESUS, para ahli Taurat, kalau sekarang adalah pendeta atau gereja telah mengambil kunci pengetahuan. Artinya, gereja dan pendeta itulah yang memegang pengetahuan Alkitab. Sekalipun mereka mempunyai pengetahuan Alkitab namun mereka sendiri tidak masuk ke dalam kebenaran Alkitab, sedangkan orang yang mau masuk pada kebenaran telah mereka halang-halangi.

Coba lihat pada faktanya, gereja Minggu berjajar-jajar membentuk pagar keliling: ada HKBP, ada HKI, GKI, GpdI, GPIB, GBI, Bethany, Mawar Sharon, dan lain-lainnya. Setiap orang dari luar Kristen yang hendak masuk pada kebenaran, mau tak mau harus memilih salah-satu dari antara gereja-gereja itu. Yang hobbynya berjoget akan ke gereja “dangdut”, yang hobbynya nangis akan ke gereja “sengsara nasibku”, dan yang hobbynya tidur akan ke gereja “hotel.” Semuanya Minggu! Orang-orang yang baru masuk Kristen itu seperti keluar dari kandang serigala, masuk ke kandang harimau. Mereka hanya berganti nama agamanya saja, dari agama Buddha menjadi agama Kristen, sedangkan nasibnya masih sama saja, yakni neraka!

KODE WARNA:

Apa yang anda pikir kalau ada gedung yang temboknya berwarna hijau? Gedung tentara, biasanya. Kalau berwarna coklat? Kantor polisi, biasanya. Kalau merah? Gedung Brimob, biasanya. Kalau kuning? Kantor partai Golkar, biasanya.

Bagaimana kalau ada orang berkaus warna hijau? Orang itu tentara, biasanya. Kalau coklat? Polisi, biasanya. Kalau merah? Brimob, biasanya. Kalau kuning? Golkar, biasanya.

Jadi, suatu lembaga biasanya menandai lembaganya dengan warna-warna tertentu yang ada maknanya bagi lembaga itu. Sekarang saya ajak anda melihat sederetan hal-hal ditandai dengan warna merah.

>> ALLAH melarang makan darah. Darah warnanya?

Hasil gambar untuk gambar darah

>> Rambu-rambu lalu-lintas yang berarti larangan, apa warnanya?


>> Jika motor dilarang jalan, harus berhenti, lampu warna apa yang menyala?


>> Kita menganut kalender Gregorius – Romawi. Jika kalender itu melarang anda bekerja berdasarkan dekrit Konstantin Agung, maka kalender itu memberikan tanda warna apa?


>> Apa warna klenteng?


>> Apa warna naga China?


>> Apa warna jubah uskup Roma?



>> Apa warna jubah YESUS KRISTUS? Merah! Kalau menurut Alkitab putih;


Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

>> Apa warna pakaian bunda Maria?


>> Apa warna jubah santo Petrus?


>> Apa warna jubah santo Paulus?


>> Apa warna jubah Santo Klaus? - Sinter Klas.


>> Apa warna dasar bendera Takhta Suci Vatikan?


>> Apa warna hiasan pohon Natal?


>> Apa warna kado Natal?


>> Apa warna setan menurut Alkitab?


Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.




Pada Hari Matahari yang dihormati hendaknya para pembesar dan rakyat yang bertempat tinggal di kota berhenti, dan hendaknya semua bengkel ditutup. Namun di pedesaan, orang-orang yang bertani boleh dengan bebas dan sah meneruskan pekerjaan mereka.” (History of the Christisn Church, edisi tahun 1902, jilid 3, hal 380).

Langkah berikutnya dalam menjadikan pemeliharaan hari Minggu lengkap sebagai bagian agama Kristen, diambil oleh gereja di Roma dalam Konsili Laodekia. Konsili itu membuat undang-undang agama pertama mengenai memelihara hari Minggu. “Pada tahun 325, Sylvester, Bishop Roma … secara resmi mengubahsebutan hari pertama, dengan menyebutnya hari Tuhan.” (Historia Ecleslastica, hal 739).
~ Pada Konsili Laodekia lain, tahun 364, dibuat undang-undang berikut:
Orang-orang Kristen bukanlah penganut agama Yahudi dan tidak boleh bermalas-malas pada hari Sabtu …, tetapi harus bekerja pada hari itu; tetapi hari Tuhan khususnya harus mereka hormati, dan sebagai orang-orang Kristen, jika sekiranya mungkin, tidak boleh bekerja pada hari itu. Namun, jika mereka ketahuan sebagai penganut agama Yahudi (memelihara Sabat), mereka akan dikeluarkan … dari Kristus.” (A History of Councils of the Church, jilid 2, hal 316).


Tidak ada komentar: