Selasa, 23 Februari 2016

SEPERTI APAKAH IMAN?

Ibr. 11:1Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Apakah YESUS, ANAK ALLAH boleh kita imani sebagai ALLAH Trinitas? Jelas tidak boleh dan bukan termasuk iman, sebab tidak ada yang bisa kita jadikan harapan maupun bukti bahwa YESUS itu ALLAH. Yang termasuk iman adalah apabila kita meyakini sebagaimana yang Alkitab nyatakan. Alkitab menyatakan YESUS itu ANAK ALLAH, maka kita yakini bahwa YESUS itu ANAK ALLAH. Kita percaya sebelum kita melihat keadaan YESUS secara muka dengan muka.

Jadi, jika ada orang yang berkata: "saya mengimani YESUS itu ALLAH", maka itu tanda bahwa bukan termasuk dalam kategori iman. Omongan orang itu ngawur sekali.

Apakah hari Minggu bisa kita imani sebagai hari Sabtu? Apakah ada yang bisa kita jadikan harapan dan bukti bahwa hari Minggu itu hari Sabtu? Jika tidak ada harapan dan buktinya bahwa Minggu itu Sabtu, maka itu bukan termasuk iman. Konyol sekali jika ada orang yang mengimani hari Minggu sebagai hari Sabat. Tapi imanilah bahwa hari Sabtu saat ini adalah Sabtu Alkitabiah. Kenapa? Sebab tidak ada hari lainnya yang dianggap orang sebagai hari Sabtu. Karena hanya tunggal hari Sabtunya, maka kita imani itu sebagai kebenaran.

Apakah gambar YESUS rambut panjang bisa kita imani sebagai YESUS? Apakah ada harapan dan buktinya bahwa itu YESUS?

Jadi, perkataan orang "yang penting iman" atau "yang penting hatinya" adalah perkataan orang ngawur, orang yang sedang tidur dan bermimpi atau sedang mabuk. Sebab yang penting dari iman adalah adanya harapan dan bukti.

Tidak ada komentar: