Senin, 29 Februari 2016

TINGKAT DALAM KEKRISTENAN

Ada pertanyaan: apakah tidak boleh keduniawian?

Tingkat dalam Kekristenan: ada Yahudi ada non Yahudi, ada imam ada jemaat, ada guru ada murid, ada yang baik dan ada yang lebih baik.

Alkitab mengenalkan adanya 2 jemaat bentukan para rasul; ke-12 rasul yang dipimpin Petrus mengurusi orang-orang Yahudi, sedangkan rasul Paulus mengurusi orang-orang non Yahudi;

Gal. 2:9Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat;

Dari antara 2 kelompok jemaat tersebut, tampaknya yang lebih siap dikristenkan sejati adalah jemaat bentukan rasul Petrus yang terdiri dari orang-orang Yahudi. Kelompok rasul Petrus berhasil membentuk jemaat yang sempurna sebagaimana yang dikisahkan dalam Kisah pasal 2 dan 4. Sementara jemaat yang berasal dari bangsa-bangsa kafir, bentukan rasul Paulus tampaknya merupakan jemaat yang masih liar, yang masih suka seenaknya sendiri. Mereka masih belum terbiasa dalam peribadatan kepada ALLAH sebagaimana bangsa Yahudi yang sudah dilatih secara turun-temurun. Semua surat rasul Paulus yang ditujukan ke jemaat-jemaat bentukannya isinya adalah teguran-teguran keras. Berbeda dengan jemaat dalam Kisah pasal 2 dan 4.

Permulaan penginjilan rasul Petrus adalah seminggu setelah kenaikan YESUS ke sorga, tahun 31 Tarikh Masehi. Ketika hari Pentakosta seluruh orang-orang Yahudi dari seluruh dunia berkumpul di Yerusalem;

Kisah 2:5Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit.

Di hari itulah ALLAH mencurahkan ROH KUDUS ke atas mereka yang berkumpul itu dengan khotbah dari ke-12 rasul. Melalui khotbah itu orang-orang Yahudi yang percaya langsung dibaptiskan dan mereka langsung meninggalkan keduniawian mereka. Mereka meninggalkan pekerjaan duniawi mereka, menjual seluruh harta mereka dan menyerahkannya ke kaki para rasul;

Kisah
2:41Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
2:42Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.
2:43Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.
2:44Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,
2:45dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.
2:46Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,
2:47sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan. 

4:32Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorangpun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.
4:33Dan dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus dan mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah.
4:34Sebab tidak ada seorangpun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa
4:35dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.

>> Ada persatuan jemaat.

>> Mengabaikan harta benda.

>> Peribadatan yang sangat khusyuk.

>> Disukai semua orang.

>> Ada pertumbuhan jemaat.


Kisah pasal 6-7 berkisah tentang pembunuhan rasul Stefanus yang terjadi tahun 34 Tarikh Masehi. Di zaman itu masih belum ada cerita Kornelius, perwira Romawi, dan rasul Paulus masih bernama Saulus yang masih belum bertobat, yang merupakan penganiaya jemaat Kristen. Jadi, waktu itu Kristen masih diisi oleh orang-orang Yahudi.

Pasal 8-9 berisi pertobatan rasul Paulus karena teguran TUHAN YESUS di tengah perjalanannya ke Damsyik. Pasal 10 barulah Kekristenan berisi orang-orang non Yahudi yang dimulai dari Kristennya keluarga Kornelius.

Kisah
10:28Ia berkata kepada mereka: "Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul dengan orang-orang yang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka. Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis atau tidak tahir.
10:29Itulah sebabnya aku tidak berkeberatan ketika aku dipanggil, lalu datang ke mari. Sekarang aku ingin tahu, apa sebabnya kamu memanggil aku."

10:34Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.
10:35Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.

Setelah Paulus menjadi rasul, terjadilah permufakatan di antara para rasul bahwa rasul Paulus ditugaskan untuk memberitakan Injil ke bangsa-bangsa lain, sedangkan kelompok rasul Petrus khusus melayani orang-orang Yahudi. Dan konflik banyak terjadi di jemaat bentukan rasul Paulus ini;

Di Roma yang menimbulkan masalah adalah orang-orang Yahudi yang kurang bisa menerima kehadiran orang-orang asing. Mereka ini menghendaki orang-orang asing itu disunat seperti mereka. Di sini rasul Paulus mengecam orang-orang Yahudi itu;

Roma 2:17Tetapi, jika kamu menyebut dirimu orang Yahudi dan bersandar kepada hukum Taurat, bermegah dalam Allah,

2:25Sunat memang ada gunanya, jika engkau mentaati hukum Taurat; tetapi jika engkau melanggar hukum Taurat, maka sunatmu tidak ada lagi gunanya.

Sementara di Korintus terjadi perpecahan jemaat, keserakahan ketika acara perjamuan suci, bahasa roh yang kacau, dan lain-lainnya;

1Korintus
1:10Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.
1:11Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga Kloe tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu.
1:12Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.

Di Galatia cepat berubah ke Injil yang lain;3

Gal. 1:6Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,


Di sini, di jemaat-jemaat bentukan rasul Paulus tersebut tampaknya masih belum ada orang-orang yang hidup dengan meninggalkan keduniawiannya, melainkan masih duniawi sekali;

Dengan bekerjanya rasul Paulus sebagai tukang kemah menyatakan kesadaran jemaat dalam memberikan persembahan masih sangat kurang. Mereka masih merupakan jemaat yang pelit.

2Kor.
11:7Apakah aku berbuat salah, jika aku merendahkan diri untuk meninggikan kamu, karena aku memberitakan Injil Allah kepada kamu dengan cuma-cuma?
11:8Jemaat-jemaat lain telah kurampok dengan menerima tunjangan dari mereka, supaya aku dapat melayani kamu!
 11:9Dan ketika aku dalam kekurangan di tengah-tengah kamu, aku tidak menyusahkan seorangpun, sebab apa yang kurang padaku, dicukupkan oleh saudara-saudara yang datang dari Makedonia. Dalam segala hal aku menjaga diriku, supaya jangan menjadi beban bagi kamu, dan aku akan tetap berbuat demikian.


Jemaat pemakan sembarangan;

1Kor. 8:4Tentang hal makan daging persembahan berhala kita tahu: "tidak ada berhala di dunia dan tidak ada Allah lain dari pada Allah yang esa."


Jemaat yang keracunan takhyul;

Galatia
4:8Dahulu, ketika kamu tidak mengenal Allah, kamu memperhambakan diri kepada allah-allah yang pada hakekatnya bukan Allah.
4:9Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Allah, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Allah, bagaimanakah kamu berbalik lagi kepada roh-roh dunia yang lemah dan miskin dan mau mulai memperhambakan diri lagi kepadanya?
4:10Kamu dengan teliti memelihara hari-hari tertentu, bulan-bulan, masa-masa yang tetap dan tahun-tahun.
4:11Aku kuatir kalau-kalau susah payahku untuk kamu telah sia-sia.


Jemaat penggemar cerita dongeng;

2Tim. 4:4Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

Jemaat yang sifatnya masih kekanak-kanakan;

1Kor. 14:20Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!

Ibrani
5:12Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.
5:13Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
5:14Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.



TINGKATAN BAIK DENGAN LEBIH BAIK;

Orang yang menerima pengetahuan sedikit dituntut sedikit, yang menerima banyak dituntut banyak;

Luk. 12:48Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."

Orang non Yahudi menerima kelonggaran-kelonggaran;

 Kisah 15:19Sebab itu aku berpendapat, bahwa kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi mereka dari bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah,

Kis. 15:28Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban dari pada yang perlu ini:

1Kor. 7:6Hal ini kukatakan kepadamu sebagai kelonggaran, bukan sebagai perintah.


Sebagai contoh tingkatan baik dengan yang lebih baik, rasul Paulus mengatakan bahwa orang kawin itu baik, tapi orang yang tidak kawin itu lebih baik;

1Kor. 7:38Jadi orang yang kawin dengan gadisnya berbuat baik, dan orang yang tidak kawin dengan gadisnya berbuat lebih baik.

1Kor. 12:31Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi.

Ada yang utama, ada yang lebih utama lagi. Demikian halnya dengan pekerjaan duniawi. Bukannya dilarang kita bekerja duniawi, bukannya dilarang kita kayaraya. Tapi masalahnya adalah apakah kita mampu bijaksana? Sebab menjadi orang kaya itu lebih gampang dari pada menjadi orang kaya yang Kristen. Orang kaya yang Kristen itu sangat banyak tuntutan kewajibannya.

Mat. 6:24Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

Sanggupkah anda seperti Ayub atau seperti Kornelius yang dermawan? Kalau sanggup, ya silahkan anda kaya. Sebab ALLAH tidak melihat orang dari hartanya tapi dari hatinya. Karena itu kaya atau miskin sama saja di hadapan ALLAH. 


Yoh. 6:27Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."

Tidak ada komentar: