Sabtu, 13 Februari 2016

V. BAHASA ROH

Istilah "Gereja" saya ganti dengan "jemaat" supaya pikiran anda tidak dikacaukan dengan gedung gereja. Sebab gedung gereja itu bukan sesuatu yang penting di Alkitab. Di Alkitab tidak ada usaha membangun gedung gereja yang megah dan mewah seperti saat ini, tapi membangun manusianya. Manusia lebih penting dari batu bata, semen Cibinong dan pasir. Harusnya jemaat itu memberikan sumbangan terbesarnya untuk fakir miskin, bukannya disumbangkan untuk pembangunan gedung gereja. Sumbangan anda yang bermilyar-milyar itu akhirnya hangus tak berbekas pahala sama sekali karena telah salah sasaran. Sialnya malah menambah dosa jika fakir miskin anda terlantarkan.

ALLAH, dalam rangka menumbuhkan kerohanian jemaat memberikan ROH KUDUS, supaya ROH KUDUS itu mengaruniakan berbagai-bagai pengetahuan, keahlian dan hikmat sehingga jemaat bisa mencapai harapan ALLAH untuk menjadi garam dan terang dunia. Nah, apa saja karunia-karunia ROH KUDUS itu?

1. Mendorong dan menginspirasi orang agar menuliskan pengalaman rohaninya ke dalam sebuah buku atau kitab, supaya kitab itu terbaca banyak orang dan memberikan pengetahuan. Alkitab yang terdiri dari 66 kitab itulah salah satu karya ROH KUDUS.

2Tim. 3:16Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

2. Ketika nabi Musa diperintahkan untuk membuat Kemah Suci dengan segala perabotannya, ALLAH memberikan ROH KUDUS kepada masing-masing orang suatu keahlian pertukangan.

Kel. 31:3dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan,

Jika kita mendapati suatu kepintaran atau keahlian seseorang atau anak kita, yang tidak ada seorangpun yang mengajarinya, maka itulah kepintaran yang diberikan oleh ROH KUDUS. Suatu kepintaran yang timbul dengan sendirinya dari dalam diri seseorang.

3. Seorang nabi sebagai utusan TUHAN sudah pasti dipenuhi dengan ROH KUDUS, sehingga seorang nabi memiliki kemampuan untuk memecahkan berbagai permasalahan hidup umat manusia, memiliki kemampuan berbicara yang fasih, memiliki kuasa ILAHI untuk melakukan berbagai mukjizat, memiliki kemampuan menasehati dan memiliki visi ke depan. Semua perkataan nabi itulah yang disebut dengan nubuat.

Seorang nabi sesungguhnya memiliki kemampuan menjadi raja, karena ia diperlengkapi dengan pengetahuan yang komplit, termasuk dalam strategi peperangan. Semua raja-raja Israel sebelum melakukan peperangan pasti meminta restu nabi. Sebab nabi adalah "imamat yang rajani." Nabi memiliki kuasa untuk menegur baik imam maupun raja. Nabi itu jabatan tertinggi di antara manusia, seperti ALLAH.

4. Sebagai Pemimpin pada seluruh kebenaran, ROH KUDUS itulah yang mempertemukan seorang penginjil dengan seseorang yang dipanggil dan dipilih ALLAH. Contohnya: Nikodemus dipertemukan dengan Petrus, sida-sida dari Etiopia dipertemukan dengan Filipus.

Takkan ada seorangpun yang bisa datang pada ALLAH dan menemukan kebenaran, jika dia tidak dipimpin ROH KUDUS.

Matius 7:20Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.

Kalau anda ketemu dengan orang Batak, yakinilah bahwa orang itu orangtuanya pasti orang Batak. Begitu pula kalau ketemu orang Jawa, pasti orangtuanya orang Jawa. Maksudnya, setiap orang yang dilahirkan oleh ROH KUDUS tidak mungkin dia berada dalam kesalahan. 

Siapakah orang itu, lihat pada hari yang mana yang dibesarkannya: Hari Sabtu atau hari non Sabtu. Sebab dari antara 7 hari dalam seminggu ada 1 hari milik TUHAN, yakni: Sabtu, dan ada 6 hari yang diberikan untuk manusia. Hari-hari manusia adalah: Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Jum'at. 

>> Minggu - Kristen.

>> Jum'at - Muslim.

Itu harus menjadi tanda pengenal yang pertama, semacam KTP yang ditanyakan pertama oleh Satpam. Satpam belum meneliti tabiat orang itu, apakah maling, apakah teroris atau apakah orang baik-baik. Tapi apakah orang itu bisa menunjukkan KTP-nya?! Demikian halnya dengan saya jika ketemu anda, maka "hari apa?" akan menjadi pertanyaan saya yang pertama. Jika anda orang Minggu, maka bagi saya segala kebaikan anda bukanlah sesuatu. Tak berarti apa-apa. Segala kesalehan anda tak berarti sama sekali. Jika anda memberi saya duit, duitnya pasti saya terima. Tapi jika anda berbicara pasti takkan saya dengarkan. Apa sebab? Sebab bicaranya pasti salah semuanya.

Saya bukan menolak pertanyaan atau diskusi anda, lho. Yang saya tolak adalah pikiran atau nasehat anda. Bagaimana anda yang terang-terangan "bersalah" hendak menggurui saya?!

Matius
7:3Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
7:4Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.
7:5Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."

Kalau soal yang lain-lain, saya wajib melayani anda.

>> Saya tidak membicarakan tabiat atau perbuatan, lho, tapi soal ketaatan anda pada hukum-hukum ALLAH, untuk mengenali apakah kawan ataukah lawan.

Ef. 6:12karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

Pekerjaan saya bukanlah melawan pribadi tapi melawan ajaran-ajaran, melawan system.

5. Apakah ROH KUDUS juga mengaruniakan bahasa ROH? Iya! Bahasa ROH itu memang ada. Bahasa ROH adalah bahasa kalangan makhluk sorgawi dalam penyembahan kepada ALLAH di sorga. Tentu saja bahasa ini tak mungkin bisa dimengerti oleh kalangan manusia manapun. Itu adalah bahasa berkelas tertinggi yang dikhususkan untuk penyembahan kepada ALLAH YAHWEH saja. Sebagaimana tingkatan-tingkatan bahasa dalam bahasa Jawa; Ngoko, Kromo dan Kromo Inggil.

1Korintus 14:2Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

>> Tingkat "ngoko" adalah bahasa paling kasar, bahasa untuk kalangan teman.

>> Tingkat "kromo" adalah bahasa untuk orang yang kita hormati.

>> Tingkat "kromo inggil" adalah bahasa untuk berbicara dengan raja atau bangsawan.

Tapi ketika ROH KUDUS mengaruniakan bahasa ROH ke seseorang atau suatu kumpulan jemaat, ROH KUDUS itu juga mengaruniakan pengertiannya sehingga orang yang mendengar mengerti dan akan mengaminkannya. Jemaat pasti akan dibawa untuk memuliakan ALLAH;

1Samuel 19:20maka Saul mengirim orang-orang suruhan untuk mengambil Daud. Tetapi orang-orang ini melihat sekumpulan nabi kepenuhan, dengan dikepalai oleh Samuel. Dan Roh Allah hinggap pada orang-orang suruhan Saul, sehingga merekapun kepenuhan seperti nabi.

Kepenuhan seperti nabi maksudnya berkata-kata nubuat.

1Sa. 10:11Dan semua orang yang mengenalnya dari dahulu melihat dengan heran, bahwa ia bernubuat bersama-sama dengan nabi-nabi itu; lalu berkatalah orang banyak yang satu kepada yang lain: "Apakah gerangan yang terjadi dengan anak Kish itu? Apa Saul juga termasuk golongan nabi?"

Kisah
10:44Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.
10:45Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga,
10:46sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. Lalu kata Petrus:


Kata YESUS:

Mrk. 16:17Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,

Orang-orang Kristen akan berbahasa yang baru, bahasa yang asing bagi mereka. Tapi masakan itu bahasa "sewelewelewele" seperti yang ada di gereja Pantekosta? Masakan itu diberikan kepada gereja yang sesat, gereja Minggu, gereja yang mempercayai ALLAH Trinitas dan yang menggambar YESUS dengan rambut panjang? Dan masakan bahasa ROH itu terjadi setiap Minggu dan tak ada seorangpun yang mengerti artinya? Masing-masing orang berbahasa roh sendiri-sendiri dan tak ada yang mengaminkannya.

Rasul Paulus kaget ketika masuk ke gereja di Korintus yang seperti gereja Pantekosta. "Sewelewelewelewelewele......." Apa-apaan ini? Pikir rasul Paulus. Orang-orang di Korintus ini apakah sudah gila semuanya?

1Korintus
14:9Demikianlah juga kamu yang berkata-kata dengan bahasa roh: jika kamu tidak mempergunakan kata-kata yang jelas, bagaimanakah orang dapat mengerti apa yang kamu katakan? Kata-katamu sia-sia saja kamu ucapkan di udara!
14:10Ada banyak--entah berapa banyak--macam bahasa di dunia; sekalipun demikian tidak ada satupun di antaranya yang mempunyai bunyi yang tidak berarti.


Tak ada bahasa yang tak ada artinya.

1Korintus 14:20Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!

Orang-orang itu pikirannya seperti kanak-kanak.

1Korintus 14:23Jadi, kalau seluruh Jemaat berkumpul bersama-sama dan tiap-tiap orang berkata-kata dengan bahasa roh, lalu masuklah orang-orang luar atau orang-orang yang tidak beriman, tidakkah akan mereka katakan, bahwa kamu gila?

Kayak orang gila!

1Korintus
14:27Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya.
14:28Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah.


Akhirnya rasul Paulus menetapkan aturan jika tidak ada yang menafsirkannya, maka tak usah berbahasa roh.

Tidak ada komentar: