Minggu, 06 Maret 2016

XXV. BERPAKAIAN NECIS KE GEREJA

Kaum Muslim berkata: "Alangkah sempurnanya jika perempuan cantik atau laki-laki yang ganteng jika soleh." Jadi, kalau tidak cantik atau tidak ganteng sekalipun soleh tidak ada gunanya, tidak sempurna. Dan gereja, dengan alasan yang serupa berkata: "Kita harus mengenakan pakaian yang terbaik sebagai tanda menghormati TUHAN." Mereka memberikan contoh jika mereka kedatangan tamu akan kelihatan sopan jika mengenakan pakaian yang rapi.

Tapi siapakah tamu itu? Pasti orang asing, bukan sahabat dan bukan sanak keluarga, sehingga harus diperlakukan secara resmi dengan upacara kesopan-santunan. Coba seandainya tamu itu sanak keluarga atau sahabat, apakah berpakaian acak-acakan akan dianggap tidak sopan?! Apakah ada sanak keluarga atau sahabat yang melihat kita dari penampilan kita?

Jadi, siapakah orang-orang yang ada di gereja anda, dan siapakah TUHAN anda? Orang asing dan tuhan asingkah?! Tapi kebenaran menyatakan bahwa orang-orang yang ada di gereja itu adalah SAUDARA seiman, bukan orang asing, sedangkan TUHAN itu BAPA dan SAHABAT kita, bukan allah asing. Sedangkan TUHAN itu melihat hati dan perbuatan kita, bukan melihat penampilan kita.

Apa gunanya anda berpakaian necis kalau anda menginjak-injak hari Sabat atau hukum TUHAN yang lainnya?! Masyarakat saja akan mencibirkan bibirnya dan mencemoohkan orang-orang yang berpakaian necis tapi menjadi tersangka korupsi. Dan pakaian necis sekarang ini telah disalahgunakan oleh para penjahat. Copet-copet modern itu perempuan cantik-cantik dan laki-laki yang ganteng, yang menyaru seperti mahasiswa. Para penipu dan koruptor juga berjas dan berdasi seperti pendeta atau majelis gereja. Pelacur-pelacur dan gigolo-gigolo atau kaum homoseks kebanyakan juga cantik dan ganteng-ganteng.

Ketika saya diajar memberitakan Injil oleh gereja Advent, pendeta pengajar saya mengajarkan bahwa 70% khotbah yang bagus itu diawali dari penampilan. Hah?! Saya kaget sekali waktu itu. Tapi karena saya masih bodoh maka saya menyimpan saja perkataan itu dalam hati kecil saya. Kini pikiran saya telah terbuka bahwa itu adalah teori hipnotis sebagaimana konsepnya cinta: dari mata turun ke hati. Pantas saja pendeta laki-laki sekarang ini merias dirinya seperti perempuan, rajin ke salon, memakai minyak wangi, bedak dan lipstik.

Padahal orang datang ke gereja katanya untuk mendengarkan khotbah pendeta. Tapi nyatanya nilai khotbah yang disampaikan para pendeta cuma 30% sedangkan yang 70% adalah melihat tampangnya. Dan ajaran pendeta demikian itu telah menyebar luas ke kalangan umat, sehingga orang-orang di Facebook ini lebih mengutamakan melihat photo profile saya dari pada menyimak tulisan saya. Karena tampang saya tidak jelas maka tulisan sayapun mereka campakkan ke tong sampah. Kasihan jiwa-jiwa yang telah keracunan ajaran-ajaran menyesatkan itu.

Bukankah Yusuf juga berjubah indah?

Kej. 37:3Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia.

Yusuf berjubah indah adalah dari pemberian ayahnya, Yakub atau Israel, bukan hasil membeli untuk penampilan dirinya sendiri. Dan merupakan skenario ALLAH untuk memakai Yusuf sebagai lambang dari YESUS, sedangkan jubah indah adalah untuk menandai keistimewaan Yusuf dari antara saudara-saudaranya.

Bukahkah TUHAN YESUS juga berjubah indah?

Why. 19:14Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih.

Apa artinya lenan halus?

Why. 19:8Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

Bukahkah TUHAN YESUS mengenakan mahkota emas?

Why. 14:14Dan aku melihat: sesungguhnya, ada suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia dengan sebuah mahkota emas di atas kepala-Nya dan sebilah sabit tajam di tangan-Nya.

Benar! Tapi di sorga emas itu benda biasa, bukan benda mahal. Benda-benda di sorga tidak masuk dalam nilai ekonomi, tidak diperjualbelikan, sehingga tidak ada penilaian murah atau mahal atau mewah. Semua ciptaan ALLAH adalah terbaik, tidak ada yang buruk! Justru durhakalah manusia di dunia ini yang membeda-bedakan ciptaan ALLAH, membuat nilai ekonomi sehingga ada barang murahan dan mahal.

Udara atau oksigen yang membuat kita bisa hidup, sama sekali tak ada nilai ekonominya. Udara bagi kita seperti barang obralan, barang yang digratiskan. Tapi batu akik yang tidak menunjang kehidupan kita dihargai mahal. Tidakkah logika kita ini logika sinting?!

Ayb. 40:10(40-5) Hiasilah dirimu dengan kemegahan dan keluhuran, kenakanlah keagungan dan semarak!

Jadi, pakaian dan perhiasan menurut Alkitab adalah tentang tabiat atau perbuatan kita, bukan tentang penampilan kita. Alkitab mengajarkan kita pola hidup yang sederhana sekali;

Mat. 8:20Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."

Untuk memberitakan Injil dari desa ke desa dan dari kota ke kota, TUHAN YESUS meninggalkan rumahNYA, meninggalkan bapak-ibuNYA dan saudara-saudaraNYA, yang di Nazaret, dan hidup di jalanan.

Mat. 21:17Lalu Ia meninggalkan mereka dan pergi ke luar kota ke Betania dan bermalam di situ.

Luk. 21:37Pada siang hari Yesus mengajar di Bait Allah dan pada malam hari Ia keluar dan bermalam di gunung yang bernama Bukit Zaitun.

TUHAN YESUS tak punya kartu ATM, tak punya kartu kredit, tak punya kartu pintar atau kartu sehat maupun kartu ucapan selamat hari Natal. Bahkan uang tunaipun tak ada. TUHAN YESUS menempatkan DiriNYA sebagai Orang miskin. Kecewakah anda?

Mat. 11:6Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."

Jika semiskin itu, seperti apakah kira-kira pakaianNYA?

Yoh. 19:23Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.

Pakaian TUHAN YESUS tidak berjahitan dan hanya satu tenunan saja. Saking miskinnya sampai tak sanggup membayar tukang jahit. Jadi, bagaimana umatNYA sampai berlomba-lomba kemewahan?

Gedung gerejanya mewah, halaman parkirnya diisi mobil-mobil mewah, sementara di dalamnya juga isinya orang-orang berpenampilan mewah; Ini istana atau gedung fashion show?

Matius
11:7Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: "Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari?
11:8Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja.
11:9Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.

Bagaimana dengan penampilan perempuan-perempuan gereja?

Yes. 3:16TUHAN berfirman: Oleh karena wanita Sion telah menjadi sombong dan telah berjalan dengan jenjang leher dan dengan main mata, berjalan dengan dibuat-buat langkahnya dan gemerencing dengan giring-giring kakinya,

Wanita menurut Alkitab adalah jemaat, sedangkan Sion adalah Israel. Wanita Sion tidak lain adalah gereja-gereja sekarang ini yang berlomba kemewahan. Dandanan perempuannya kayak artis, pakaiannya tak beda jauh dari perempuan pelacur, antara istri pendeta dengan istri jemaatnya berlomba kemewahan. Kesombongan begitu suburnya menguasai gereja, bagai jamur di musim hujan. Hubungan antara jemaatnya menjadi hubungan formalisme, hubungan yang dingin dan kaku karena perlombaan gengsi.

Bagi kaum muda gereja adalah tempat mencari jodoh, sedangkan bagi orang lainnya gereja adalah tempat untuk mencuci mata. Tapi semuanya dikemas seolah-olah suatu peribadatan dan kesalehan.

1Tim. 2:9Demikian juga hendaknya perempuan. Hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana, rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas atau mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal,

1Ptr. 3:3Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,

Jika mengepang-ngepang rambut dilarang, bagaimana dengan mengecat rambut atau men-tato tubuhnya?

Rm. 12:2Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Pakaian kuntilanak masih lebih sopan dari pakaian perempuan gereja, ya?!


Tidak ada komentar: