Jumat, 11 Maret 2016

XXVII. AJARAN VEGETARIAN

Ajaran vegetarian atau memakan sayur-sayuran saja selain merupakan ajaran Buddha juga merupakan ajaran dari Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang sama sekali tidak didukung Alkitab. Justru 1Timotius 4 menyatakan ajaran melarang orang memakan sesuatu, seperti babi atau daging-dagingan merupakan ajaran dari setan-setan. Maka jika Alkitab benar, jelas ajaran itu yang salah. Atau jika ajaran itu yang benar, maka Alkitab yang salah.

1Timotius
4:1Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan
4:2oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.
4:3Mereka itu melarang orang kawin, melarang orang makan makanan yang diciptakan Allah supaya dengan pengucapan syukur dimakan oleh orang yang percaya dan yang telah mengenal kebenaran.
4:4Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur,
4:5sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.

1. Di Taman Eden ketika manusia masih belum berdosa, makanan orang adalah buah-buahan, bukan sayur-sayuran. Kalau pemakan sayur disebut vegetarian, sedangkan kalau pemakan buah disebut codot atau kelelawar - Hua..ha..ha.....

Padahal ajaran Advent adalah memakan sayur dan buah-buahan. Karena itu tidak cocok jika disebut vegetarian. Yang cocok adalah codot vegetarian.

2. Setelah Adam dan Hawa berdosa barulah ALLAH mengajarkan manusia memakan daging, karena upah dosa adalah maut atau kematian. Manusia perlu diajar tentang kematian dari kematian hewan yang disembelih. Hewan yang seharusnya masih hidup dimatikan, seperti manusia yang seharusnya hidup kekal harus mengalami kematian. Seperti manusia menyembelih hewan, seperti itulah ALLAH memperlakukan manusia karena dosanya.

Mengapa hewan? Sebab hewan makhluk bernyawa seperti manusia, dan nyawa itu ada dalam darahnya. Karena itu sebagai tanda kematian, darah harus dicurahkan atau dikeluarkan dari tubuhnya. Tubuh itu tidak boleh ada nyawanya lagi.

Kej. 9:4Hanya daging yang masih ada nyawanya, yakni darahnya, janganlah kamu makan.

Im. 17:11Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa.

Dan karena penyembelihan hewan itu menggambarkan kematian YESUS sebagai Penebus dosa, maka persembahan Kain yang berupa hasil pertanian tidak diindahkan oleh ALLAH, sedangkan persembahan Habel yang berupa hewan ternak diindahkan ALLAH.

Sebenarnya tidak diindahkannya persembahan Kain bukan suatu dosa Kain, sebab di zaman itu belum ada perintah supaya menyembelih hewan. Tapi dari antara 2 jenis persembahan itu ALLAH memilih yang persembahan Habel, sama seperti kalau ada warung soto dan warung bakso, lalu kita memilih yang bakso bukan berarti yang soto itu tidak enak, bukan?!

Kej. 4:4Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

Kata-kata yang digunakan: "mengindahkan" dan "tidak mengindahkan", bukan dosa atau tidak berdosanya.

Sebelum manusia mulai menyembelih hewan, ALLAH yang pertama-tama melakukan penyembelihan hewan yang kulitnya untuk pakaian Adam dan Hawa;

Kej. 3:21Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.

3. Nuh, dalam hikmatnya berdasarkan kisah Kain dan Habel, mempersembahkan hewan korban untuk ALLAH;

Kej. 8:20Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.

Karena ALLAH merasa cocok dengan hidangan Nuh, ALLAH mengikrarkan kasih karunia terhadap bumi untuk tidak mengutuk dengan air bah lagi.

Kejadian
8:21Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.
8:22Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam."

Dari kisah Habel dan Nuh ini kita mendapatkan pengetahuan bahwa perkenan ALLAH pada hewan bukan pada codot vegetarian. Sebab ALLAH bukan beragama Buddha.

4. Setelah air bah, kepada Nuh difirmankan bahwa manusia boleh memakan binatang;

Kej. 9:3Segala yang bergerak, yang hidup, akan menjadi makananmu. Aku telah memberikan semuanya itu kepadamu seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau.

Dan firman itu tak pernah dicabut hingga ke kitab terakhir: kitab Wahyu. Tapi tentang binatang-binatang yang diharamkan Imamat 11, larangannya telah dicabut di Kisah 10.

5. Di zaman Taurat memakan daging hewan korban justru diharuskan sebagai ritual keselamatan bangsa Israel. Dan ternyata itu melambangkan penyaliban TUHAN YESUS. Jadi, memakan daging itu ajaran ALLAH! Bagaimana manusia mengharamkan yang dihalalkan ALLAH?

Sekalipun kematian TUHAN YESUS mengakhiri ritual penyembelihan hewan korban, namun tidak ada larangan untuk memakan daging. Malah setelah kebangkitanNYA dengan tubuh yang siap diangkat ke sorga untuk duduk di sebelah kanan ALLAH, TUHAN YESUS masih memakan daging ikan;

Lukas
24:42Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.
24:43Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.


6. Di Perjanjian Lama, ada 4 orang muda Israel yang mengambil keputusan untuk vegetarian. Mereka adalah Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Tapi ada alasannya kenapa mereka memilih vegetarian, yakni karena mereka takut tercemar makanan haram raja Nebukadnezar, raja Babel.

Dan. 1:12"Adakanlah percobaan dengan hamba-hambamu ini selama sepuluh hari dan biarlah kami diberikan sayur untuk dimakan dan air untuk diminum;

Jadi, selama di pembuangan Babilon mereka mengambil sikap vegetarian, karena mereka berada di lingkungan bangsa kafir. Bukan jaminan mereka akan terus vegetarian setelah kembali ke Yerusalem di zaman kerajaan Persia. Sedangkan yang disebut vegetarian adalah yang selamanya vegetarian.

Lalu ALLAH mengaruniakan kecerdasan 10 kali lipat kepada ke-4 pemuda itu. Apakah karena mereka vegetarian? Jelas bukan, tapi karena kesalehan dan kesetiaan mereka terhadap ALLAH Israel.

7. Di Perjanjian Baru, rasul Paulus juga mengambil sikap vegetarian. Apa alasannya? Supaya tidak menjadi sandungan bagi bangsa Yahudi maupun non Yahudi. Sebab bangsa Yahudi melarang orang memakan babi, sedangkan bangsa non Yahudi memakan babi, sementara rasul Paulus mengajarkan segala sesuatunya halal. Jika rasul Paulus memakan babi akan dikira dia mengajarkan segalanya halal oleh sebab seleranya doyan babi. Sebaliknya jika tidak memakan babi akan dikira masih merasa haram dengan babi. Karena itu rasul Paulus memutuskan untuk tidak memakan daging apapun;

1Kor. 8:13Karena itu apabila makanan menjadi batu sandungan bagi saudaraku, aku untuk selama-lamanya tidak akan mau makan daging lagi, supaya aku jangan menjadi batu sandungan bagi saudaraku.

8. Baik Daniel maupun rasul Paulus bukanlah kiblat kita. Tapi kiblat kita adalah YESUS, sehingga jika TUHAN YESUS memakan daging, maka memakan daging bukanlah dosa.


9. Alasan vegetarian Advent adalah untuk kesehatan. Tapi benarkah vegetarian itu menyehatkan? Tidak benar sama sekali! Gereja Advent mengajarkan selengkapnya adalah NEWSTART, bukan vegetarian melulu;

N = Nutrition - nutrisi.
E = Exercise - olahraga.
W = Water - air putih 2 liter perhari.
S = Sunshine - matahari.
T = Temperance - bertarak.
A = Air - udara.
R = Rest - istirahat.
T = Trust - iman.

Jadi, vegetarian saja masih belum menyehatkan!

Makanan yang paling bergizi adalah makanan dari daging hewan. Itulah gizi kwalitas nomor satu, sedangkan gizi alternatifnya adalah dari buah dan sayur-sayuran. Misalnya: sekalipun sama-sama vitamin C-nya, namun yang berasal dari hewan adalah aslinya, sedangkan yang dari buah atau sayuran adalah palsunya. Daging dengan daging. Kita manusia adalah daging, sedangkan hewan juga daging.

Kalau kita tidak melakukan pekerjaan yang menguras energi, seperti Adam dan Hawa di Taman Eden yang tidak perlu bercocok tanam, maka vegetarian sudah cukup. Tapi jika kita beraktifitas yang menguras energi, jika kita vegetarian, maka tubuh kita akan lemas dan suka merasa malas beraktifitas. Vegetarian membuat kita loyo. Tapi daging membuat tubuh kita segar, bergairah! Cocok untuk pekerjaan berat.

Jika daging menjadi jahat, yakni menyebabkan kolesterol adalah karena keserakahan kita. Makan daging berlebih-lebihan jelas tidaklah bijaksana. Firman TUHAN kepada Nuh mengatakan selain hewan juga tumbuhan hijau;

Kej. 9:3Segala yang bergerak, yang hidup, akan menjadi makananmu. Aku telah memberikan semuanya itu kepadamu seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau.

Jadi, harus ada keseimbangan antara daging dengan sayuran. Kecuali kita dalam kondisi sakit dan dokter melarang kita makan daging, ya jangan kita makan. Keadaan tidak normal ya wajar jika diperlakukan tidak normal.

10. Ilmu kesehatan sangat tidak menganjurkan bayi, anak-anak muda dan wanita hamil vegetarian. Wanita hamil vegetarian bisa-bisa tidak kuat melahirkan bayinya.

11. Pemakan sayuran menurut rasul Paulus adalah orang yang lemah imannya;

Rm. 14:2Yang seorang yakin, bahwa ia boleh makan segala jenis makanan, tetapi orang yang lemah imannya hanya makan sayur-sayuran saja.

Orang yang lemah imannya akan diafkir oleh TUHAN YESUS.


Jadi, sekalipun vegetarian merupakan ajaran Ny. Ellen G. White, jika tidak benar, tidak sesuai dengan Alkitab, ya harus kita tolak. Jangankan Ny. Ellen G. White, malaikatpun kalau mengajarkan Injil yang lain dari Alkitab harus kita tolak;

Galatia
1:6Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,
1:7yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.
1:8Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
1:9Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.

Dan kutuk itu terbukti terjadi pada Ny. Ellen G. White di masa tuanya, setelah kematian suaminya, dia yang pendiri Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, akhirnya bisa menjadi pegawai gereja, menjadi begitu rendah kedudukannya, dan oleh General Conference dibuang atau disingkirkan ke Australia. Itu adalah suatu kehinaan bagi seorang nabi TUHAN.

Tidak ada komentar: