Senin, 11 April 2016

IMANI SAJA - HAH?!

Ketika saya menyatakan bahwa nama asli YESUS itu YESHUA, ada yang berkomentar: "Pakai nama YESUS juga tak apa, imani saja." - "Yang penting iman" - "Yang penting hatimu."

Dada saya langsung sesak, saya prihatin sekali dengan kondisi saudara-saudara saya tersebut. Kenapa selalu awur-awuran begitu bicaranya, ya?! Mengapa mereka seperti orang-orang Sodom-Gomora yang mengepung rumah Lot hendak memperkosa tamu-tamu Lot, yang oleh YAHWEH dibutakan mata mereka sehingga mereka hanya berputar-putar mengelilingi rumah Lot tak berhasil menemukan pintunya;

Kejadian
19:10Tetapi kedua orang itu mengulurkan tangannya, menarik Lot masuk ke dalam rumah, lalu menutup pintu.
19:11Dan mereka membutakan mata orang-orang yang di depan pintu rumah itu, dari yang kecil sampai yang besar, sehingga percumalah orang-orang itu mencari-cari pintu.

Adakah YAHWEH itu mengajarkan kekonyolan? Adakah iman itu konyol seperti permainan sihir yang merubah barang palsu menjadi asli, oli palsu menjadi oli asli? YESUS yang bukan YESHUA menjadi YESHUA?

Mungkin mereka tak pernah membaca Alkitab, sehingga mereka kurang mengerti apa itu iman?!

Ibr. 11:1Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Keselamatan yang kita harapkan dari YESHUA itu diberikan berdasarkan iman kita. Kita mempercayai segala yang YESHUA kerjakan adalah untuk menyelamatkan kita dan kita mempercayai bahwa YESHUA itu adalah JURUSELAMAT, sehingga kita datang kepadaNYA untuk mendapatkan keselamatan.

Tapi atas dasar apa kita mempercayai semua itu? Atas dasar bukti. Karena kita tidak melihat secara langsung kehidupan YESHUA pada 2000 tahun yang lalu, kita harus bisa membuktikan bahwa semua yang Alkitab informasikan itu akurat, benar-benar suatu peristiwa sejarah.

Jadi, iman itu kepercayaan yang berdasarkan bukti dari sesuatu yang tak kita lihat. Bukan berdasarkan mata, tapi berdasarkan bukti, sebagaimana pekerjaan polisi di dalam mengungkapkan suatu kasus yang berdasarkan bukti bukan berdasarkan melihat.

Ketika peristiwa pembunuhan terjadi, polisi tak menyaksikan. Tapi berdasarkan bukti yang ditemukan, polisi bisa menyusun kronologis peristiwa pembunuhan tersebut seolah-olah polisi itu melihat secara langsung. Polisi mempercayai bukti untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka. Seperti itulah yang disebut iman.

Karena itu jika berdasarkan bukti nama YESUS itu bukan nama asli, kita harus mengimani bahwa YESUS itu nama palsu. Bukannya nama palsu diimani sebagai nama asli.  Bukan YESHUA diimani sebagai YESHUA. Bukan dompetnya diimani sebagai dompetnya, itu mental copet. Bukan istrinya diimani sebagai istrinya, itu mental pezinah.

Siapakah YESUS? Jika kita bertanya pada orang Hindu, Buddha, Khong Hu Chu, Islam dan lain-lainnya, maka mereka akan menunjuk pada gambar seorang laki-laki berambut panjang. Kenapa bisa begitu? Sebab gereja Kristen sendirilah yang telah mengumumkan bahwa YESUS itu seperti itu. Jadi, yang menyatakan YESUS itu laki-laki yang berambut panjang itu adalah gereja sendiri.

Tapi manakala kita melihat dari Alkitab, ternyata rambut YESHUA itu tak mungkin panjang. Nama Ibrani YESUS adalah YESHUA, sedangkan YESUS itu dari bahasa Yunani. Kita mendapati ada 2 nama dengan ciri yang berbeda. Yang satu bernama YESHUA dengan tanda rambut pendek, yang satunya bernama YESUS dengan tanda rambut panjang.

>> YESHUA nama Yahudi, YESUS nama Yunani.

>> YESHUA berambut pendek, YESUS berambut panjang.

>> YESHUA berhari Sabat, YESUS berhari Minggu.

>> YESHUA tidak berhari Natal, YESUS bernatal pada tanggal 25 Desember.

>> YESHUA itu ANAK YAHWEH, YESUS itu ALLAH.

>> YESHUA berdoanya menadahkan tangan dan mendongak ke langit, YESUS berdoanya lipat tangan dan tutup mata.

>> YESHUA dibaptis selam, YESUS dibaptis percik.

>> YESHUA tak pernah menampakkan diri, YESUS berkali-kali menampakkan diri.

>> YESHUA satu nama saja, YESUS mempunyai banyak nama alias.

>> YESHUA Paskahnya dengan roti dan anggur, YESUS Paskahnya dengan telor ayam.

>> YESHUA artinya YAHWEH yang menyelamatkan, YESUS tak ada artinya apa-apa.

>> YESHUA bukan ROH KUDUS, YESUS itu ROH KUDUS.

>> YESHUA memberikan berkat rohani, YESUS memberikan berkat harta duniawi.

Tidak ada komentar: