Kamis, 07 April 2016

KATOLIK - 95 DALIL = KRISTEN

Kristen adalah sebutan orang-orang luar, sedangkan orang-orang yang mengikut YESHUA ha MASHIA menyebut ajarannya sebagai JALAN TUHAN. Sama seperti kondisi sekarang ini orang-orang Kristen menyebut dirinya Kristen, tapi kaum Muslim menyebutnya Nasrani.

>> JALAN TUHAN disebut orang luar: Kristen.

>> Kristen disebut kaum Muslim: Nasrani.

Jadi, ada sebutan dari dalam[internal] dan sebutan dari luar[eksternal].

Di zaman Alkitab tidak ada gereja yang berdiri sebagai gereja Kristen, tapi gereja JALAN TUHAN. Itupun bukan gereja formal, bukan gereja yang didaftarkan ke pemerintahan. Bahkan gereja JALAN TUHAN tak pernah menikmati keamanan dan kenyamanan beribadah. Sejak YESHUA masih hidup, mereka sudah dimusuhi oleh orang-orang Yahudi. Para rasul ditangkap dan dipenjarakan, dilarang mengajarkan JALAN TUHAN.

Kis. 5:28katanya: "Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Namun ternyata, kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu dan kamu hendak menanggungkan darah Orang itu kepada kami."

Kis. 8:1Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh. (8-1b) Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria.

Bahkan Alkitab menyebut gereja JALAN TUHAN sebagai gereja hutan, sebab gerejanya harus berpindah-pindah dan sembunyi-sembunyi;

Ibrani
11:36Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan.
11:37Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.
11:38Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.


Setelah orang-orang Yahudi yang memusuhi mereka, ganti pemerintahan Romawi yang memaksa mereka menjadi umat Katolik yang ibadahnya hari Minggu. Pemerintahan Romawi yang anti Yahudi itu tidak mau hal-hal yang berbau Yahudi. Karena itu orang-orang JALAN TUHAN yang ibadahnya hari Sabat itu diburu dan dianiaya oleh Roma Katolik yang menurut Alkitab berkuasa selama 1260 tahun: 538 - 1798 Tarikh Masehi;

Daniel 7:25Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

>> Katolik menganiaya orang-orang kudus selama 3,5 masa = 42 bulan = 1260 hari/tahun.

>> Katolik mengubah waktu Sabat ke Minggu dan mengubah hukum YAHWEH ke-4.

Dari Daniel 7:25 ini dengan jelas dinyatakan bahwa mengubah Sabat ke Minggu itu tidak boleh! Kepausan yang sombong yang melawan YAHWEH itulah yang berani melakukannya.

Paus Fransiskus meminta maaf kepada kaum Protestan dan Gereja Kristen lainnya atas penganiayaan yang dilakukan kaum Katolik, dalam upaya terbarunya untuk membina kesatuan umat Kristen.
Vatikan mengumumkan, pada 31 Oktober Paus Fransiskus akan pergi ke kota Lund di Swedia, tempat Federasi Dunia Lutheran (LWF) didirikan pada 1947, untuk kebaktian bersama kaum Lutheran dalam peringatan Reformasi Protestan yang akan berlangsung di seluruh dunia tahun depan.
Martin Luther, pria berkebangsaan Jerman, diakui sebagai perintis Reformasi Protestan pada tahun 1517 dengan menulis 95 tesis yang mengkritik Gereja Katolik karena menjual pengampunan dosa dengan uang.
Langkah itu berujung pada perpecahan politik di seluruh Eropa dan dalam agama Kristen, memicu diantaranya Perang 30 Tahun di Eropa, penghancuran biara di Inggris, dan pembakaran sejumlah 'orang sesat' di kedua pihak.

Tahun 1517 Martin Luther melakukan reformasi gereja Roma Katolik dan memisahkan diri dari Roma Katolik, sehingga berdirilah gereja Kristen yang disebut oleh Roma Katolik sebagai Protestan karena suka melakukan protes. Dari sini kita melihat bahwa orang-orang Kristen itu bukanlah orang-orang JALAN TUHAN yang hidup di hutan-hutan, tapi orang-orang Roma Katolik yang mengikuti Martin Luther. Jadi, pada waktu itu ada 2 macam gereja: gereja hutan dan gereja bentukan Martin Luther. Gereja hutan adalah gereja sejati yang berasal dari jemaat mula-mula, sedangkan gereja Kristen bentukan Martin Luther adalah orang-orang Katolik yang memisahkan diri dari Roma Katolik.

Perbedaan 2 gereja itu ada pada hari ibadahnya; gereja hutan ibadahnya hari Sabat, gereja Kristen ibadahnya hari Minggu. Gereja Kristen adalah gereja Roma Katolik dikurangi 95 dalil Martin Luther.

>> Katolik - 95 dalil Luther = Kristen.

Martin Luther hanya menolak 95 ajaran Roma Katolik saja. Martin Luther tidak menolak ALLAH Trinitas, tidak menolak ibadah Minggu, tidak menolak Natal, tidak menolak Paskah dengan telor ayam, tidak menolak liturki ibadah Katolik, tidak menolak doa lipat tangan tutup mata, tidak menolak gambar YESUS rambut panjang, tidak menolak baptis percik, dan lain-lainnya. Itulah sebabnya Paus Vatikan mengejek reformasi Martin Luther itu sebagai reformasi setengah hati karena tidak betul-betul berbeda dari Roma Katolik. Istilah mereka: "Anak durhaka yang lari dari rumah tapi masih membawa seikat rambut ibunya."

Dari gereja-gereja yang memisahkan diri itu, salah satunya bernama gereja Baptis. Inilah gerejanya Ny. Ellen G. White yang mendirikan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang membawa perubahan hari ibadah dari Minggu ke hari Sabat Alkitab. Jadi, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh adalah gereja Baptis yang berganti hari ibadahnya, sementara orang-orangnya adalah orang-orang lama. Sementara itu gereja hutannya masih tetap ada sebagai gereja atau jemaat atau kumpulan yang tidak resmi.

Namun demikian Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh adalah gereja kebenaran YAHWEH, sebab ada pertobatan untuk kembali ke ajaran Alkitab. Gereja ini mau menyesuaikan diri kepada Alkitab, tidak memelihara kemurtadannya sebagaimana Kristen-kristen Minggu. Di sinilah gereja hutan dipersatukan ke dalam satu kandang yang berdiri resmi/formal, tidak lagi hidup secara sembunyi-sembunyi sebagai jemaat yang ibadahnya hari Sabtu. Gereja Sabtu sudah memiliki wadah yang berkekuatan hukum;

Ibrani 4:9   Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.

Sekalipun zaman edan, namun masih tersedia satu gereja yang berdiri benar di hadapan YAHWEH, yakni Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Satu-satunya gereja yang tidak ikut mabuk!

Tidak ada komentar: