Minggu, 24 April 2016

MASAK MEMUJI TUHAN TIDAK BOLEH?

Menyanyi, menari, membuat sajak, membuat puisi, ataupun hendak berjungkir-balik di hadapan TUHAN bukannya dilarang, tapi lakukan secara pribadi, secara sendiri menurut gerakan atau dorongan dari pribadi, jangan mengajak orang lain. Sebab mengajak orang lain berarti masuk pada pengajaran. Jika pengajaran, harus diuji berdasarkan perintah TUHAN. Apakah memang TUHAN memerintahkan begitu?

Sebab di zaman Perjanjian Baru TUHAN maunya disuguhi jiwa yang asli, bukan sesuatu yang dibuat-buat atau dipaksakan. Sebab dalam setiap kumpulan kondisi jiwa orang itu berbeda-beda. Ada yang sedang gembira, juga ada yang sedang susah. Ada orang gembira yang ingin mengekspresikan kegembiraannya dengan meneteskan air mata, ada yang hendak menari, ada yang hendak menyanyi, ada yang hendak membuat sajak, dan lain-lainnya. Sementara yang sedang sedih tentunya masih enggan jika diajak menari-menari. Mengapa seluruh jemaat harus berada dalam satu atraksi saja? Suka atau tidak suka harus menyanyi. Jika ada yang tidak ikut menyanyi disindir, dibilang tidak ada ROH KUDUS-nya.

Memang kita diajar untuk mengucap syukur dalam segala keadaan, entah baik maupun tidak baik. Tapi biarlah itu merupakan proses akal pikirannya. Orang itu harus diberikan kesempatan untuk menikmati kesusahan hatinya. TUHAN YESHUA sendiri juga sering sedih hatiNYA ketika menghadapi masalah; ancaman kematianNYA. Mengapa saya tidak boleh menangis ketika masalah demi masalah menyerang saya? Nah, dengan modal nasehat-nasehat Alkitab yang bisa saya ingat serta hiburan-hiburan dari anda, maka sayapun berangsur-angsur disegarkan dari kesedihan, hingga kekuatan iman saya dipulihkan kembali, bukan oleh anda, tapi oleh kesadaran saya sendiri.

Mat. 26:38lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."

Luk. 22:43Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.
22:44Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

Sekarang kekuatan YESHUA sudah pulih, DIA sudah siap menghadapi salibNYA;

Matius
26:45Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka:"Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.
26:46Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."

Itu namanya asli, tidak dibuat-buat.

Jadi, kalau dalam suatu kumpulan ada yang digerakkan untuk menyanyi, biarlah dia menyanyi sendiri. Sebab thema nyanyian itu macam-macam. Ada thema sedih ada thema gembira juga ada thema ucapan syukur dan lain-lainnya. Biarlah masing-masing orang menyanyi menurut thema yang sesuai dengan kondisi jiwanya. Begitu pula kalau ada yang mau menari, biarlah dia menari sendiri. Dan kalau ada yang hendak bergabung menari, ya biarlah, sebab mungkin kegerakannya kebetulan sama. Tapi jangan melakukan sesuatu berdasarkan ajakan orang, sehingga membuat suguhan yang tidak murni di hadapan TUHAN, yang malah membuat TUHAN mual-mual karena menyaksikan pertunjukan yang memuakkan dan menjijikkan.

1Korintus
14:26Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.

14:31Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang, sehingga kamu semua dapat belajar dan beroleh kekuatan.

"Seorang demi seorang!"

Tidak ada komentar: