Selasa, 26 April 2016

MEMBACA KITAB IBRANI 17

Ibrani 12:1-17 berjudul: "Nasehat supaya bertekun dalam iman."

Ibrani 12:1Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

Karena kita memiliki banyak saksi orang-orang beriman yang tertulis dalam Alkitab, maka tak ada alasan bagi kita untuk bersantai-santai dalam urusan keduniawian. Harusnya kita memperjuangkan keselamatan yang diberikan kepada kita agar tak lepas dari kita dengan jalan meninggalkan keduniawian. Jangan sampai kita yang menerima berita keselamatan Kristen mempunyai nasib yang sama dengan mereka yang tak mendengar tentang Injil. Itulah sebabnya orang-orang Kristen perlu cerdik supaya pandai memilih mana jalan yang menguntungkannya. Sebab sekalipun jalan Kristen itu diliputi penderitaan, namun itu hanyalah penderitaan kecil yang tak sebanding dengan upah yang TUHAN janjikan.

Ibrani 12:2Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

YESHUA yang pernah menderita sebagai manusia biasa itulah yang memimpin kita dalam iman dan kepada kesempurnaan. DIA telah mengukur daya kemampuan kita, bahwa kita pasti sanggup menanggung semua hal yang harus kita tanggung sebagai orang Kristen. Karena itu tak ada alasan bagi kita untuk tak sanggup menjalaninya.

Ibrani 12:3Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

Ingatlah bagaimana YESHUA menghadapi tantangan keras dari orang-orang Farisi, Saduki dan ahli-ahli Taurat.

Ibrani 12:4Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.

Yang dimaksud dengan pergumulan adalah perang bathin, perang dalam pikiran kita. Belum ada seorang manusiapun yang sampai mencucurkan darah dalam pergumulannya. Tapi YESHUA pernah menghadapi pergumulan hebat yang membuat pembuluh darahNYA pecah dan meneteskan keringat darah.

Luk. 22:44Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

Kira-kira apa yang YESHUA pikirkan sehingga DIA sampai seperti itu? Sebab YESHUA sendiri masih belum pernah menghadapi kematian. Itulah pengalaman pertamaNYA. YESHUA pasti menghitung nilai pengorbananNYA yang benar-benar teramat besar untuk manusia berdosa, manusia jahat, manusia sampah seperti kita ini. Kalau manusia seperti kita ini mati, bukankah itu memang sudah harganya, bahwa kita memang harus dihukum?!

Coba bayangkan kebobrokan kita; dilahirkan ke dunia oleh YAHWEH, berterimakasih saja, tidak. Sudah tidak berterimakasih masih melupakan YAHWEH. Semakin durhakanya, kita malah berkata: "Tidak ada YAHWEH." Betapa sakitnya hati YAHWEH diperlakukan seperti itu?! Sudah begitu, kita malah menimbulkan kecemburuan YAHWEH dengan pergi ke dukun-dukun dan menjadi penyembah patung. Patung yang mati disembah-sembah, sedangkan YAHWEH yang hidup dianggap angin.

Kalau anda punya pacar yang selingkuh di depan mata anda, seperti apa rasanya hati anda?! Tidak di depan mata saja jika ketahuan bisa dibunuhnya. Lebih-lebih manusia mempunyai utang dosa di Taman Eden yang belum dibayar: "Pada hari engkau memakannya, engkau akan mati." Dikasih hidup, dikasih kemurahan malah perilakunya semakin kurangajar.

Bukan saja terhadap YAHWEH, terhadap sesamanya saling bunuh-membunuh. Setiap hari diberitakan kasus pencurian, perkosaan, pembunuhan dan lain-lainnya. Suatu kejahatan yang bertimbun-timbun membuat manusia seperti mobil rongsokan. Mobil rongsokan harus dibeli oleh YESHUA seharga mobil Lamborghini?! Harusnya dijual kiloan di pedagang rongsokan. Pantasnya itu dimasukkan neraka. Mengapa harus diselamatkan?!

YESHUA bukan saja tidak lagi ANAK YAHWEH yang tinggal di sorga, tidak lagi menikmati kenikmatan sorgawi, melainkan harus rela direndahkan derajatNYA sebagai ANAK MANUSIA. Seperti apa rasanya jika seorang direktur harus memasuki masa pensiun? Dari dihormati banyak orang menjadi orang yang kesepian. Kemarin masih dihormati banyak orang, tapi hari ini mendadak sepi karena pensiun. Sudah kehilangan kedudukan, masih harus kehilangan tempat tinggal yang nyaman. Dari istana raja harus tinggal di gubug derita planet bumi. Dari lingkungan malaikat kudus, kini harus tinggal di lingkungan pemabuk.

Ketika di sorga setiap hari yang didengarNYA adalah kata-kata: "Haleluyah", di Bumi setiap hari yang didengarNYA kata-kata: "Anjing, loe!", "Bangsat, loe!", "Fuck you!", "Pukimak!"

Di Bumi ketemu orang-orang Farisi, hendak dilemparkan ke jurang, hendak dilempari batu, dan yang paling sial: "Masakan AKU harus mati disalibkan?" Setetes kesalahan saja tak pernah diperbuatNYA, masakan DIA harus dibebani hukuman orang-orang najis seperti kita? Tentu saja semua itu sangat mengganggu pikiran YESHUA, sekalipun kedatanganNYA ke dunia sudah merupakan rencana yang dipersiapkan jauh-jauh hari, yakni selama 4000 ribu tahun sejak kejatuhan Adam dan Hawa.

Tapi teori dengan praktek itu memang beda. Sama halnya seperti kita. Kita semua pasti tahu kalau mencuri akibatnya bisa dihajar massa. Namun demikian ketika kita tiba saatnya dihajar massa, bukankah kita juga dihantui ketakutan yang hebat?!

Akhirnya YESHUA-pun berusaha menawar ke YAHWEH: "Ya, BAPA, kalau bisa tidak usahlah AKU disalibkan. Tapi jika memang kehendakMU seperti itu, apa boleh buat."

Mat. 26:39Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Dan ketika di atas salib, meluaplah keluhan keberatanNYA; "Ya, BAPA, mengapa ENGKAU biarkan ANAKMU seperti ini?"

Matius 27:46Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?"* Artinya: /Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Puji YAHWEH, YESHUA berhasil melalui semuanya itu;

Yoh. 19:30Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Kalau YESHUA tidak sampai seperti itu, yakni meneteskan keringat darah, maka harga salib itu murahan, salib itu sesuatu yang enteng, semua orang juga bisa. Tapi pergumulan berat yang dialami YESHUA yang harus mempertahankan kekudusanNYA, maka siapakah yang bisa selain dari ANAK YAHWEH? Itulah sebabnya pekerjaan itu tidak diserahkan kepada malaikat atau nabi-nabi, melainkan harus YESHUA sendiri, sebab YAHWEH sudah mengukur kesanggupan ANAKNYA itu.

Harimau tak mungkin dihadapkan dengan orang biasa, tapi harus pawangnya. Dosa tak mungkin ditaklukkan oleh orang biasa, melainkan harus ANAK YAHWEH.

Maka melambunglah puji-pujian semua Makhluk di sorga;

Wahyu 5:12katanya dengan suara nyaring: "Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!"

Ada 7 hadiah yang diberikan kepada YESHUA, yakni: kuasa, kekayaan, hikmat, kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Ibrani 12:5Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya;

Syukurilah Alkitab yang anda miliki, sebab di sana memuat ajaran-ajaran ELOHIM SEMESTA ALAM, dan berterimakasihlah jika ada orang yang mau mengingatkan jalanmu. Sebab orang yang kamu sebut sebagai ayah atau ibu atau kakak atau om atau tante atau teman atau sahabatmu, siapakah yang mau mengingatkan tentang hidup kerohanian kamu?

Ibrani 12:6karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak."
12:7Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?
12:8Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.

Ayah hanya menghajar anak kandungnya sendiri. Anak tetangga mana mau ayahmu mengurusinya?

Ibrani 12:9Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup?

Jika ayah yang menghajar kita masih tetap kita hormati sebagai ayah, bukankah kita harus lebih taat pada YAHWEH?

Ibrani
12:10Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.

Ayah mendidik kita hanya dalam hal ketertiban duniawi, tapi YAHWEH mendidik kita supaya kita tertib di lingkungan sorgawi. Kita diajari YAHWEH tentang pola hidup di Kerajaan YAHWEH. Bukankah kita ini sudah diperlakukan seperti para malaikat?

Ibrani 12:11Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.
12:12Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah;

Kita yang memiliki kebenaran harus membagikan kepada yang belum memilikinya, sama seperti orang menolong orang dengan uang. Justru kebenaran itu lebih dari uang nilainya.

Ibrani 12:13dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh.

Kalau kita hendak menegor kesalahan orang, kita sendiri harus benar. Itulah sebabnya YESHUA mengajari kita supaya jangan gampangan menerima sebutan sebagai bapak, sebagai guru dan sebagai pemimpin. Sebab jika kamu bapak maka kamu harus seperti bapak, jangan seperti anak-anak. Jika guru harus seperti guru, jangan seperti murid. Jika pemimpin harus seperti pemimpin, jangan seperti anak buah.

Matius
23:8Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.
23:9Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
23:10Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.

Ibrani 12:14Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

Hidup damai bukan berarti berdamai dengan kesalahan. Kesalahan tetap merupakan musuh orang-orang kudus. Yang kita lawan adalah pikiran orang, bukan orangnya. Yang kita musuhi adalah pikirannya, bukan orangnya. Itulah sebabnya kita membawa Alkitab, bukan membawa pedang. Sebab pedang untuk melawan orang, tapi Alkitab untuk melawan pikirannya.

Jika saya membenci kamu, maka pedanglah yang saya bawa, bukan Alkitab.

Ibrani 12:15Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

Itulah sebabnya saya tidak mengurusi urusan pribadi kamu. Entah kamu maling atau copet, pezinah atau pembunuh, bukan itu yang saya urusi. Tapi yang saya urusi hanya ajaran-ajaran yang dikeluarkan oleh guru-guru palsu atau oleh lembaga-lembaga keagamaan. Kalau saya urusi pribadi kamu, bisa timbul akar pahit dalam hatimu, sebab kamu akan berpikir saya memusuhi kamu secara pribadi. Di sini saya bukannya menyelamatkan kamu, malah bisa membuatmu semakin jauh dari keselamatan. Tapi yang saya lawan adalah system;

Ef. 6:12karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

Perjuangan kita bukan melawan darah dan daging, bukan melawan pribadi-pribadi. Saya tak pernah menyebut Tono atau Tini, tapi Islam, Hindu, Buddha, Khong Hu Chu, Katolik dan Kristen. Ajaran-ajaran itulah yang harus saya tentang sebab tidak ada faedahnya dan menyesatkan banyak orang.

TUHAN YESHUA sendiri yang dilawan adalah ajaran-ajaran Farisi, Saduki dan ahli-ahli Taurat. Justru terhadap pribadi-pribadi berdosa, seperti pelacur, pemungut cukai dan lain-lainnya, YESHUA sangat lemah lembut dan penuh belas kasihan.

Ibrani 12:16Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.

Jagalah nilai-nilai kekudusan di atas apapun, jangan gadaikan nilai-nilai kekudusan hanya demi menjaga persatuan dan kesatuan, demi menjaga kerukunan beragama dan demi-demi yang lainnya. Tapi biarlah lebih baik terjadi pertentangan bahkan peperangan dari pada harus menguburkan kebenaran.

Ibrani 12:17Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.

Hati-hati terhadap kesalahan langkah, sebab tidak semua kesalahan langkah mempunyai kesempatan untuk pertobatan. Ada kesalahan langkah yang bisa diperbaiki, tapi ada pula kesalahan langkah yang tidak bisa diperbaiki. Contohnya Esau, kehilangan berkat setelah berkat kesulungannya dia jual ke Yakub dengan semangkuk kacang merah.

1Yoh. 5:16Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.
1Yoh. 5:17Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.

Luk. 12:10Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni.

Dosa menghujat ROH KUDUS adalah jenis dosa yang takkan diampuni. Apakah itu? Yaitu jika saya berbicara dalam kuasa ROH KUDUS, lalu anda memaki-maki saya, bukankah sama dengan anda memaki-maki ROH KUDUS? Yang demikian jangan harap anda akan masuk Kristen dan diselamatkan. Justru secara grafis akan terjadi peningkatan dalam kejahatan. Semakin hari anda akan menjadi orang yang semakin jahat. Itulah tandanya anda masuk dalam kutuk.

Tidak ada komentar: