Jumat, 08 April 2016

MEMBACA KITAB IBRANI 2

Ibrani 2:1-4 berjudul: "Keselamatan yang besar."

Rasul Paulus mengajak kita berpikir dan merenungkan: cobalah kamu periksa, bangsa besar manakah yang dipanggil YAHWEH untuk diselamatkan? Mesir? Bukan Mesir yang dipanggil YAHWEH tapi budak-budak Mesir, yakni orang-orang Israel yang dipanggil untuk di tempatkan di negeri susu dan madu Palestina. Dan panggilan YAHWEH yang disampaikan oleh para nabi maupun oleh TUHAN YESHUA sendiri itu diteguhkan dengan tanda-tanda ajaib yang dahsyat, yang menyatakan bahwa YAHWEH tidak main-main dengan acara penyelamatannya.

Jika keselamatan itu tidak ditawarkan ke semua orang, betapa bodohnya jika kamu yang mendapat kesempatan untuk menerima keselamatan itu menyia-nyiakannya;

Ibrani
2:1Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.
2:2Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal,
2:3bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan
2:4Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karena Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya.

Perikop berikutnya; Ibrani 2:5-18 berjudul: "YESHUA seketika lebih rendah dari pada malaikat-malaikat."

YESHUA turun menaklukkan dunia bukanlah untuk para malaikat, tapi untuk manusia yang hanyalah debu yang tidak seharusnya mendapatkan perhatian YAHWEH;

Ibrani
2:5Sebab bukan kepada malaikat-malaikat telah Ia taklukkan dunia yang akan datang, yang kita bicarakan ini.
2:6Ada orang yang pernah memberi kesaksian di dalam suatu nas, katanya: "Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya, atau anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

Tapi untuk manusia debu itu YAHWEH telah membuat YESHUA menjadi Manusia yang hina sekalipun kemudian dimuliakan dan ditinggikan kembali;

Ibrani
2:7Namun Engkau telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat,

Dan YESHUA telah menaklukkan segala kuasa dunia sekalipun sekarang ini masih belum kelihatan penaklukannya. Dunia yang kita lihat sekarang ini memang masih galak dan ganas seolah-olah masih belum terkalahkan. Padahal dunia ini sesungguhnya sudah seperti macan ompong. Hanya bisa menggertak sambal dan mengaum-aum, tapi tak lagi bisa menerkam.

Jika kita memiliki iman kita pasti memiliki keberanian untuk mendekati macan ompong dan menjitak kepalanya. Tapi jika kita tak memiliki iman untuk melihat itu macan ompong, maka mendengar suara aumnya saja kita sudah lari terbirit-birit. Harusnya kita bisa mengalahkan dosa. Tapi karena tak punya iman maka selalu dikalahkan oleh dosa.

Misalnya hawa nafsu seksual. Jika kita berpikir kita tak sanggup mengalahkan hawa nafsu itu maka kita akan selalu kalah. Di sini diperlukan iman untuk melihat bahwa hawa nafsu itu bukanlah apa-apa lagi. Jika iblis saja bisa kita usir, apa lagi hanya tipu muslihatnya.

Ibrani
2:8segala sesuatu telah Engkau taklukkan di bawah kaki-Nya." Sebab dalam menaklukkan segala sesuatu kepada-Nya, tidak ada suatupun yang Ia kecualikan, yang tidak takluk kepada-Nya. Tetapi sekarang ini belum kita lihat, bahwa segala sesuatu telah ditaklukkan kepada-Nya.
2:9Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.

YAHWEH membuat suatu hukum obat penyembuh itu pahit, keselamatan melalui penderitaan, kemenangan melalui peperangan, ya kita harus mengikuti pola itu.

Ibrani
2:10Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah--yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan--,yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan.

YESHUA yang menguduskan dan kita yang dikuduskan, semuanya berasal dari satu, yaitu berasal dari YAHWEH. YESHUA itu juga ciptaan YAHWEH. Karena itu YESHUA tidak malu mengakui kita sebagai saudaraNYA;

Ibrani
2:11Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara,
2:12kata-Nya: "Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat,"

Kita adalah anak-anak yang diberikan kepada YESHUA;

Ibrani
2:13dan lagi: "Aku akan menaruh kepercayaan kepada-Nya," dan lagi: "Sesungguhnya, inilah Aku dan anak-anak yang telah diberikan Allah kepada-Ku."

Karena kita yang hendak diselamatkan adalah manusia darah dan daging, maka YESHUA menyerupakan diriNYA seperti kita yakni bisa mati, supaya melalui kematianNYA DIA bertemu maut dan mengalahkannya;

Ibrani
2:14Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;
2:15dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.

YESHUA sudah mendatangi maut dan nyatanya bangkit dari alam maut. Itu harusnya membuat kita tidak takut mati dan mengharapkan pada kehidupan selanjutnya.

Keselamatan itu bukan untuk malaikat tapi untuk keturunan Abraham sebagaimana perjanjian yang YAHWEH adakan dengan Abraham. Karena itu jika kita merasa sebagai keturunan Abraham, baik secara lahiriah maupun secara rohaniah, mengapakah kita harus menyia-nyiakannya? Harusnya kita menaruh harapan yang lebih besar, oleh sebab kita adalah anak-anak Abraham.

Ibrani
2:16Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.

Dengan menjadi Manusia seperti kita, YESHUA bisa merupakan Imam Besar yang mengantarai kita dengan YAHWEH, dan mengadakan perdamaian;

Ibrani
2:17Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.
2:18Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

Jangan remehkan pekerjaan keselamatan YESHUA. Sebab itu merupakan pekerjaan terbesar di dunia ini yang tidak ada tandingannya. Pekerjaan besar yang tak sempat diketahui oleh orang-orang Hindu, Buddha, Khong Hu Chu, Islam dan lain-lainnya. Bersyukurlah jika kamu mendengarnya dan mengetahui bahwa itu pekerjaan dahsyat yang pernah ada.

Tidak ada komentar: