Jumat, 08 April 2016

MEMBACA KITAB IBRANI 3

Judul Ibrani 3:1-6 adalah: "YESHUA lebih tinggi dari Musa."

Di Perjanjian Lama, Musa memang nabi yang paling besar sebab dialah yang menyampaikan ajaran Taurat. Dialah nabi yang pernah berhadapan muka dengan muka dengan YAHWEH. Itulah sebabnya nabi Musa menempati hati bangsa Israel, sama seperti nama presiden pertama kita Soekarno yang melekat di hati seluruh rakyat Indonesia. Jika ada orang yang berani menghina Soekarno maka banyak orang akan marah.

Rasul Paulus mengingatkan bahwa nabi Musa sendiri pernah memberikan petunjuk bahwa YAHWEH akan membangkitkan seorang nabi yang sama seperti dia yang harus didengarkan. Jika nabi yang akan datang itu harus didengarkan, maka segala perkataan Musa menjadi berakhir, menjadi tergantikan oleh perkataan nabi itu;

Ulangan
18:15Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

Konstitusi Indonesiapun mengatur bahwa presiden yang berkuasa memiliki kuasa untuk mengakhiri segala kebijaksanaan presiden yang terdahulu. Presiden Soeharto mengakhiri kebijaksanaan Soekarno, presiden Habibie mengakhiri kebijaksanaan Soeharto, begitu seterusnya. Karena itu kita harus siap ditinggalkan oleh presiden yang kita cintai dan harus belajar mencintai presiden penggantinya.

Jangan sekali-sekali memperbandingkan antara ajaran Musa dengan ajaran YESHUA. Jangan sekali-sekali membandingkan pemerintahan Soekarno dengan Soeharto. Sebab segala sesuatu ada waktunya. Kebenaran masa lalu berbeda dengan kebenaran masa kini. Jika dulu berlaku hukum mata ganti mata, gigi ganti gigi dan nyawa ganti nyawa, kini hukum itu tidak lagi berlaku. Ajaran YESHUA mengatakan: Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

Ibrani
3:1Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus,

Tinggalkan Musa, beralihlah pada YESHUA. Sebab YESHUA juga setia pada YAHWEH, sama seperti Musa. Baik Musa maupun YESHUA sama-sama diperkenan oleh YAHWEH namun tugasnya berbeda-beda.

Ibrani
3:2yang setia kepada Dia yang telah menetapkan-Nya, sebagaimana Musapun setia dalam segenap rumah-Nya.

Berdasarkan nubuatan-nubuatan Alkitab kita melihat bahwa YESHUA itu lebih besar dari pada Musa. Sebab segala yang dikerjakan oleh nabi Musa merupakan lambang-lambang dan bayangan-bayangan dari apa yang akan terjadi di dalam YESHUA ha MASHIA. Misalnya Musa membuat Kemah Suci, ternyata itu adalah tubuh YESHUA. Musa menyembelih domba, ternyata itu adalah penyaliban YESHUA.

Ibrani
3:3Sebab Ia dipandang layak mendapat kemuliaan lebih besar dari pada Musa, sama seperti ahli bangunan lebih dihormati dari pada rumah yang dibangunnya.
3:4Sebab setiap rumah dibangun oleh seorang ahli bangunan, tetapi ahli bangunan segala sesuatu ialah Allah.
3:5Dan Musa memang setia dalam segenap rumah Allah sebagai pelayan untuk memberi kesaksian tentang apa yang akan diberitakan kemudian,
3:6tetapi Kristus setia sebagai Anak yang mengepalai rumah-Nya; dan rumah-Nya ialah kita, jika kita sampai kepada akhirnya teguh berpegang pada kepercayaan dan pengharapan yang kita megahkan.

YESHUA adalah rumah yang dibangun oleh YAHWEH. Kristen adalah jalan yang menyelamatkan, bukan Taurat. Taurat hanya bayangan dari keselamatan yang sesungguhnya yang hanya ada di dalam YESHUA.

Jika YESHUA adalah rumah, kita adalah penghuninya, asal kita setia berpegang pada ajaran YESHUA. Tapi jika kita murtad, maka kita akan ditendang keluar dari rumah itu.

Perikop berikutnya; Ibrani 3:7-19 berjudul: "Binasa karena murtad."

Ibrani
3:7Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya,
3:8janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun,
3:9di mana nenek moyangmu mencobai Aku dengan jalan menguji Aku, sekalipun mereka melihat perbuatan-perbuatan-Ku, empat puluh tahun lamanya.

Jika kamu sudah mendapatkan keterangan-keterangan dan pencerahan, bertobatlah! Berilah dirimu masuk pada kebenaran dan jangan coba-coba murtad. Sebab jika kamu murtad maka kamu takkan mendapatkan janji-janji keselamatan itu;

Ibrani
3:10Itulah sebabnya Aku murka kepada angkatan itu, dan berkata: Selalu mereka sesat hati, dan mereka tidak mengenal jalan-Ku,
3:11sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."
3:12Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup.
3:13Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa.
3:14Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula.

Sebagai orang Kristen kita semua berpedoman pada Alkitab yang sama, Alkitab yang satu. Apa yang saya baca sama seperti apa yang kamu baca. Tapi jika sampai nasib kita berbeda, ada yang diselamatkan dan ada yang tidak diselamatkan, itu menyatakan adanya perbedaan kita melaksanakan ajaran Alkitab;

Ibrani
3:15Tetapi apabila pernah dikatakan: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman",
3:16siapakah mereka yang membangkitkan amarah Allah, sekalipun mereka mendengar suara-Nya? Bukankah mereka semua yang keluar dari Mesir di bawah pimpinan Musa?
3:17Dan siapakah yang Ia murkai empat puluh tahun lamanya? Bukankah mereka yang berbuat dosa dan yang mayatnya bergelimpangan di padang gurun?
3:18Dan siapakah yang telah Ia sumpahi, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Nya? Bukankah mereka yang tidak taat?
3:19Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka.

Membaca Alkitab tapi tak mempercayainya, itulah kamu! Tahu bahwa hari Minggu bukanlah ajaran Kristen namun kamu masih juga bandel. Tahu bahwa YESHUA itu bukan YAHWEH, namun kamu masih menganggap YESHUA itu YAHWEH. Tahu berdoa yang benar itu menadahkan tangan dan menengadah ke langit, tapi kamu masih juga lipat tangan tutup mata. Tahu baptis yang benar itu diselamkan tapi masih juga kamu pertahankan baptisan percik. Tahu rambut laki-laki itu tak pantas panjang tapi masih juga kamu pertahankan rambut YESUS itu panjang. Tahu YESUS itu nama aslinya adalah YESHUA, masih juga kamu sukai nama palsunya. Kamu memang Kristen gila! Bagaimana kamu bermimpi tentang pengangkatan dan kerajaan seribu tahun? Taati dulu ajaran-ajaran kebenaran, itu yang perlu kita pikirkan sekarang ini. Mengapa kamu ribut pengangkatan dan kerajaan seribu tahun, bro?!

Tidak ada komentar: