Senin, 11 April 2016

MEMBACA KITAB IBRANI 5

Ibrani 4:14 - 5:10 berjudul: "YESHUA sebagai Imam Besar."

YESHUA adalah Imam Besar yang terbesar;

Ibrani
4:14Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.

YESHUA adalah Imam Besar yang sudah pernah menikmati pencobaan-pencobaan seperti kita.

Ibrani
4:15Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

Karena Imam Besar YESHUA itu pernah menjadi kita, maka janganlah takut dan ragu-ragu untuk datang kepadaNYA, supaya kita menerima rahmat, kasih karunia dan pertolongan pada waktunya. DIA tidak mungkin menolak kita, namun sayangnya kita yang sering menyia-nyiakan segala kemurahan itu.

Ibrani
4:16Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

YAHWEH menetapkan setiap anak sulung orang Israel harus diserahkan kepada TUHAN untuk pelayanan Bait Suci. Namun kemudian TUHAN berkebijaksanaan untuk menggantikannya dengan suku Lewi. Suku Lewi dikhususkan untuk tugas pelayanan Bait Suci pengganti anak sulung Israel. Musa dan Harun dari suku Lewi. Namun TUHAN menetapkan keturunan Harun akan memegang jabatan imam besar, sedangkan suku Lewi lainnya imam biasa. Jika ada beberapa orang yang layak menjadi imam besar, maka akan dilakukan undian dan selanjutnya dibuat bergiliran.

Tugas seorang imam besar adalah mengantarai manusia dengan YAHWEH, mempersembahkan persembahan dan korban penghapus dosa.

Ibrani
5:1Sebab setiap imam besar, yang dipilih dari antara manusia, ditetapkan bagi manusia dalam hubungan mereka dengan Allah, supaya ia mempersembahkan persembahan dan korban karena dosa.

Seorang imam besar harus bisa memahami orang jahat dan orang sesat, sebab dia sendiri penuh dengan kelemahan;

Ibrani
5:2Ia harus dapat mengerti orang-orang yang jahil dan orang-orang yang sesat, karena ia sendiri penuh dengan kelemahan,

Karena imam besar itu orang berdosa juga, maka ia harus mempersembahkan korban penghapus dosa bagi orang lain dan bagi dirinya sendiri;

Ibrani
5:3yang mengharuskannya untuk mempersembahkan korban karena dosa, bukan saja bagi umat, tetapi juga bagi dirinya sendiri.

Jabatan imam besar itu adalah untuk pelayanan bukan untuk kemuliaan dirinya;

Ibrani
5:4Dan tidak seorangpun yang mengambil kehormatan itu bagi dirinya sendiri, tetapi dipanggil untuk itu oleh Allah, seperti yang telah terjadi dengan Harun.

Demikian juga YESHUA ha MASHIA menjadi Imam Besar bukan untuk memuliakan DiriNYA sendiri, tetapi YAHWEH yang memuliakanNYA, bahwa YESHUA bukan saja Imam Besar namun juga diangkat sebagai ANAK YAHWEH;

Ibrani
5:5Demikian pula Kristus tidak memuliakan diri-Nya sendiri dengan menjadi Imam Besar, tetapi dimuliakan oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini",

YESHUA dijadikan Imam menurut peraturan Melkisedek. Melkisedek adalah Raja Damai, seorang Imam YAHWEH, menjumpai Abraham dengan membawa roti dan anggur.

Keimaman Melkisedek sebelum ada seorang manusiapun yang menjadi imam. Suku Lewi masih belum lahir, masih ada di dalam diri Abraham. Jika umumnya imam Lewi itu membawa darah dan daging hewan korban, Melkisedek membawa roti dan anggur. Itu menyatakan bahwa Melkisedek memagari keimaman Lewi. Keimaman Lewi ada awal dan ada akhirnya, bukan selama-lamanya. Demikian halnya dengan persembahan hewan korban itu ada awal dan akhirnya.

Sebelum Lewi ada, Melkisedek yang menjadi pembuka dengan roti dan anggur. Di kemudian hari YESHUA yang disamakan dengan Melkisedek, datang untuk mengakhiri keimaman Lewi, juga dengan roti dan anggur. Jika Lewi mempersembahkan korban hewan, YESHUA mempersembahkan tubuh dan darahNYA di atas salib. Tubuh YESHUA dilambangkan dengan roti, darah YESHUA dilambangkan dengan anggur;

Lukas
22:19Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku."
22:20Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.

Ibrani
5:6sebagaimana firman-Nya dalam suatu nas lain: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek." - Mazmur 110:4

YESHUA memperjuangkan keselamatan kita dengan doa, ratap tangis dan keluhan kepada YAHWEH, dan oleh kesalehanNYA, YAHWEH mendengarkannya;

Ibrani
5:7Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.

Sekalipun YESHUA juga ANAK YAHWEH, namun DIA telah menunjukkan ketaatan dalam penderitaanNYA;

Ibrani
5:8Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,

Sesudah YESHUA mencapai kesempurnaan, DIA menjadi pokok keselamatan atau JURUSELAMAT bagi semua orang yang taat kepadaNYA;

Ibrani
5:9dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,

Dan YESHUA dijadikan Imam Besar menurut keimaman Melkisedek;

Ibrani
5:10dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.

Tidak ada komentar: