Minggu, 17 April 2016

MEMBACA KITAB IBRANI 9

Ibrani 7:11-28 berjudul: "YESHUA adalah IMAM yang lebih tinggi dari Harun."

YESHUA sejajar dengan Melkisedek, tapi lebih tinggi dari imam besar Harun. Harun adalah kakaknya Musa, sama-sama dari keturunan Lewi. Tapi TUHAN menetapkan yang dari jalur keturunan Harun di posisi imam besar, sedangkan Lewi lainnya imam biasa.

Ibrani
7:11Karena itu, andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan--sebab karena imamat itu umat Israel telah menerima Taurat--apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang dia tidak dikatakan menurut peraturan Harun?

Rasul Paulus membuat pertanyaan: jika keimamatan Lewi itu sempurna, mengapa harus ada imam lain yang tidak menunjuk ke Harun, tapi ke Melkisedek sebagaimana ELOHIM YESHUA bukan keturunan Lewi, melainkan keturunan Yehuda. Mengapa YESHUA tidak dilahirkan di suku Lewi atau di kaum Harun?

Sebagaimana kita tahu oleh keimamatan Lewi lahirlah Hukum Taurat, sehingga Lewi identik dengan Hukum Taurat. Tapi ketika Melkisedek menjumpai Abraham, Hukum Taurat atau agama Yahudi belum ada. Abraham bukanlah beragama Taurat, juga bukan Yahudi, sama seperti ajaran yang disampaikan oleh YESHUA adalah JALAN TUHAN atau Kristen, bukan ajaran Taurat ataupun agama Yahudi.

Kedatangan YESHUA telah mengakhiri keimamatan Lewi, Hukum Taurat sekaligus Keyahudian, menjadi suatu Perjanjian Baru, hal mana secara berkali-kali telah digaungkan oleh para nabi Perjanjian Lama;

Nabi Musa menunjuk jika YESHUA datang kita supaya mendengarkan DIA;

Ulangan
18:15Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

Nabi Yesaya menubuatkan YESHUA akan memaklumkan hukum-hukum yang baru; dan itu bukan untuk bangsa Israel melainkan untuk bangsa-bangsa;

Yes. 42:1Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.

Nabi Yeremia menubuatkan YESHUA akan membuat suatu Perjanjian Baru;

Yeremia
31:31Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,
31:32bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
31:33Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Dan inilah perkataan YESHUA menggenapi nubuatan-nubuatan itu;

Luk. 24:27Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.
Luk. 24:44Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."

Luk. 22:20Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata:"Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.

Orang-orang Yahudi harus menyadari bahwa peralihan Hukum Taurat ke ajaran YESHUA merupakan suatu ketentuan YAHWEH. Bahwa MESIAS yang mereka tunggu-tunggu itu sesungguhnya sudah datang, yaitu YESHUA ha MASHIA;

Lukas
24:21Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.

Bangsa Yahudi mengharapkan kedatangan MESIAS yang akan membebaskan mereka dari penjajahan Romawi. Namun nyatanya ELOHIM YESHUA sudah 3 hari ini mati disalibkan dan tak terdengar kabar beritanya apa-apa - mereka belum mendengar kebangkitan YESHUA.

Ibrani
7:12Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu.
7:13Sebab Ia, yang dimaksudkan di sini, termasuk suku lain; dari suku ini tidak ada seorangpun yang pernah melayani di mezbah.
7:14Sebab telah diketahui semua orang, bahwa Tuhan kita berasal dari suku Yehuda dan mengenai suku itu Musa tidak pernah mengatakan suatu apapun tentang imam-imam.

Yehuda tidak pernah dinubuatkan tentang keimamatan, tapi dinubuatkan sebagai yang berhak atas Israel;

Kej. 49:10Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.

Itu adalah nubuatan Yakub, nenek-moyang Israel, bahwa bukan raja Daud yang berhak untuk memimpin kerajaan Israel, tapi YESHUA-lah yang akan mendirikan kerajaan kekal untuk Israel. "Kepadanya akan takluk bangsa-bangsa" menerangkan bahwa ajaran Kristen itu untuk bangsa-bangsa seluruh dunia;

Daniel
2:44Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya,

"Pada zaman raja-raja" menunjuk ke zaman ini pada keberadaan lembaga resmi bangsa-bangsa, yakni PBB - Perserikatan Bangsa Bangsa. Di zaman inilah dunia akan diakhiri.

Ibrani
7:15Dan hal itu jauh lebih nyata lagi, jikalau ditetapkan seorang imam lain menurut cara Melkisedek,
7:16yang menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa.
7:17Sebab tentang Dia diberi kesaksian: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek."

Ayat 16 menerangkan jika ajaran Taurat itu bersifat duniawi, ajaran YESHUA itu bersifat rohani. Segala hal yang ada dalam ajaran Taurat harus ditafsirkan secara rohani;

1Kor. 2:13Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh.

Selanjutnya rasul Paulus katakan;

Ibrani
7:18Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu dibatalkan, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dan karena itu tidak berguna,

Karena YAHWEH menunjuk pada Melkisedek, bukan pada Harun, maka ajaran-ajaran Taurat harus diakhiri dan beralih pada ajaran YESHUA. Segala pikiran dan segala kenang-kenangan tentang Taurat harus dikuburkan.

Ibrani
7:19--sebab hukum Taurat sama sekali tidak membawa kesempurnaan--tetapi sekarang ditimbulkan pengharapan yang lebih baik, yang mendekatkan kita kepada Allah.

Hukum Taurat hanya disampaikan oleh seorang nabi, yang hanya sebagai hamba YAHWEH, tapi ajaran YESHUA adalah ajaran ANAK YAHWEH, sehingga kitapun disebut sebagai anak-anak YAHWEH.

Yoh. 1:12Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Rm. 8:16Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Ibrani
7:20Dan sama seperti hal ini tidak terjadi tanpa sumpah--memang mereka telah menjadi imam tanpa sumpah,
7:21tetapi Ia dengan sumpah, diucapkan oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: "Tuhan telah bersumpah dan Ia tidak akan menyesal: Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya" --

Keimamatan Lewi terjadi tanpa sumpah YAHWEH, tapi YAHWEH bersumpah untuk Keimaman YESHUA. Itu dinubuatkan melalui syair raja Daud;

Mzm. 110:4TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek."

Ibrani
7:22demikian pula Yesus adalah jaminan dari suatu perjanjian yang lebih kuat.

Karena YESHUA disamakan dengan Melkisedek.

Ibrani
7:23Dan dalam jumlah yang besar mereka telah menjadi imam, karena mereka dicegah oleh maut untuk tetap menjabat imam.

Orang Lewi menjadi imam sampai batas kematiannya saja, menyatakan keimamannya tidak bisa dilanjutkan. Keimaman ayah akan digantikan dengan keimaman anaknya.

Ibrani
7:24Tetapi, karena Ia tetap selama-lamanya, imamat-Nya tidak dapat beralih kepada orang lain.

Tapi YESHUA menjadi IMAM untuk selama-lamanya sehingga tak tergantikan ke orang lain. YESHUA tak mungkin digantikan nabi Muhammad, Kristen tak mungkin digantikan Islam. YESHUA adalah sekarang dan selama-lamanya! Amien!

Ibrani
7:25Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.

"Orang yang oleh YESHUA datang kepada YAHWEH." Sebuah kalimat yang menghancurkan ajaran Trinitas, sebab kalimat itu memberikan kekuatan pada Yohanes 14:6;

Yohanes
14:6Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Tujuan penyembahan? YAHWEH. Untuk menyembah YAHWEH harus melalui? YESHUA!

Jika YESHUA adalah IMAM kita, maka kita tak perlu kuatir, sebab DIA akan berdiri sebagai PEMBELA kita. DIA adalah Advokat kita, JURUSELAMAT kita. Dan YAHWEH-lah yang menetapkan YESHUA sebagai PEMBELA kita, bukan kita yang mengangkat YESHUA menjadi PEMBELA kita. Kalau kita yang mengangkat YESHUA sebagai Advokat kita, maka perkataan YESHUA belum tentu dipertimbangkan oleh YAHWEH. Tapi karena yang mengangkatnya adalah YAHWEH, maka Keimaman YESHUA adalah sah!

Betapa bodohnya jika ada orang Kristen yang meragukan keselamatannya, selama ia berbaik-baik dengan YESHUA; jangan menggambarkan rambut YESHUA gondrong, jangan mengubah Sabat menjadi Minggu, jangan membuat gaya berdoa sendiri lipat tangan tutup mata, dan lain-lainnya. Tapi turutilah segala ajaran YESHUA;

Yoh. 8:51Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."

Yoh. 14:15"Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

Selanjutnya kata rasul Paulus;

Ibrani
7:26Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,
7:27yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya, sebab hal itu telah dilakukan-Nya satu kali untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai korban.
7:28Sebab hukum Taurat menetapkan orang-orang yang diliputi kelemahan menjadi Imam Besar, tetapi sumpah, yang diucapkan kemudian dari pada hukum Taurat, menetapkan Anak, yang telah menjadi sempurna sampai selama-lamanya.

Hukum Taurat mengangkat Lewi, orang-orang berdosa sebagai imam, tapi YAHWEH mengangkat ANAKNYA sebagai IMAM yang sempurna.

Tidak ada komentar: