Minggu, 10 April 2016

YESHUA ALFA DAN OMEGA

Ada yang berkata bahwa yang menyatakan Dirinya Alfa dan Omega itu adalah YAHWEH. Jelas itu tidak benar, sebab seluruh isi kitab Wahyu hanya memuat perkataan YESHUA saja. Sama sekali tak ada Firman YAHWEH.

Wahyu
1:1Inilah wahyu YESHUA ha MASHIA, yang dikaruniakan YAHWEH kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes.

YAHWEH mengaruniakan pengetahuan akhir zaman kepada YESHUA, supaya itu disampaikan kepada hamba-hambaNYA. YESHUA memberi kewajiban untuk menyebarluaskan pekabaran kitab Wahyu tersebut;

Wahyu
1:3Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.

Lawan kata dari: "Berbahagialah" adalah: "celakalah." Jadi, celakalah orang yang tidak mengabarkan kitab Wahyu. Siapakah yang tidak mengabarkan kitab Wahyu? Semua orang Kristen Minggu tak ada yang membaca kitab Wahyu, tak ada yang mengerti artinya, apa lagi memberitakannya. Bagi mereka kitab Wahyu adalah kitab yang harus disembunyikan. Nyata bahwa orang-orang Minggu ini adalah orang-orang yang dikucilkan oleh YAHWEH;

Mat. 13:11Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.

Bertobatlah! Jangan sok pinter!

Nah, siapakah yang menyatakan Dirinya sebagai Alfa dan Omega?

Wahyu
1:8"Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."

Firman TUHAN YAHWEH tidak lain adalah YESHUA. Jadi, Alfa dan Omega itu adalah YESHUA ha MASHIA bukan YAHWEH. YAHWEH tak pernah dinyatakan sebagai Alfa dan Omega. Sekarang, apa artinya Alfa dan Omega?

Why. 22:13Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir."

Alfa artinya adalah yang pertama, Omega artinya adalah yang terkemudian atau yang akhir. Jadi, YESHUA itu memiliki awal dan memiliki akhir, menyatakan bahwa DIA itu ciptaan, bukan YAHWEH Pencipta. Hal itu klop dengan keterangan ayat-ayat ini;

Wahyu
3:14"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:

Ams. 8:22TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala.

Kol. 1:15Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,

YESHUA itu lebih unggul dari antara semua ciptaan YAHWEH.

Awalnya YESHUA adalah ketika IA diciptakan YAHWEH. Kapan YESHUA diciptakan YAHWEH? Pertama-tama sebelum segala sesuatunya ada;

Amsal
8:23Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada.

Kapan akhirnya YESHUA? Jika YESHUA kedapatan memberontak melawan YAHWEH, maka YAHWEH pasti akan memusnahkanNYA. Alkitab tidak pernah menerangkan bahwa YESHUA itu robot atau tidak mungkin murtad, tapi YESHUA itu memiliki kemerdekaan untuk memilih.

Filipi
2:8Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Jika Alkitab memuji ketaatan YESHUA, itu artinya YESHUA mempunyai pilihan untuk tidak taat.

Luk. 22:42"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."

YESHUA memiliki kehendak Pribadi, yakni lolos dari penyaliban. Namun kehendak PribadiNYA tak DIA turuti. YESHUA lebih memilih menuruti kehendak YAHWEH.

Wahyu
5:5Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya."


Tua-tua sorgawi menyatakan bahwa YESHUA telah menang. Itu artinya YESHUA bisa kalah. Kemenangan itu adalah merupakan perjuangan YESHUA.

Jadi, YESHUA bisa setia pada YAHWEH, bisa pula tidak setia. Itu adalah kehendak bebas YESHUA. Sama keadaannya dengan kita, ada yang mau menerima YESHUA, ada pula yang menolak, bahkan ada pula yang memusuhi YESHUA. Masing-masing kita bebas untuk memilih maunya seperti apa.

Apa maksud TUHAN YESHUA mengatakan Dirinya Alfa dan Omega? Apa tujuannya? Supaya kita tahu bahwa dunia ini berada dalam genggaman tanganNYA. Segala sesuatu YAHWEH ciptakan untuk YESHUA. Karena itu jika YESHUA murtad, maka seluruh dunia akan ikut binasa. Tak ada gunanya anda menjadi orang baik jika YESHUA murtad dari YAHWEH. Sebab jika YESHUA dimusnahkan maka kita semua pasti akan dimusnahkan. Jika YESHUA dimuliakan maka kita semua akan dimuliakan. Kita semua sangat tergantung pada kesetiaan YESHUA terhadap YAHWEH.

Bukankah YESHUA itu kekal? Betul! Tapi sifat kekekalan YESHUA berbeda dengan sifat kekekalan YAHWEH. Jika YAHWEH itu hidupnya tidak berawal dan tidak mempunyai akhir, kekekalan YESHUA sama dengan kekekalan kita yakni dimulai dari kelahiran kita. Jika anda lahir tahun 1900 maka mulai dari tahun itulah anda akan hidup selama-lamanya. Jika saya lahir tahun 1962 maka mulai dari tahun itulah kekekalan saya.

Alkitab ketika menerangkan tentang Melkisedek, Imam Besar yang berbeda dari imam Lewi. Jika orang Lewi menjadi imam berdasarkan kelahirannya sebagai suku Lewi, Melkisedek menjadi Imam berdasarkan pilihan YAHWEH. Karena bapak ibunya Melkisedek bukan imam, maka Melkisedek dinyatakan tidak berbapak tidak beribu. Karena YAHWEH memilihnya sejak dalam kandungan, maka Melkisedek dinyatakan tidak mempunyai awal dan tidak mempunyai akhir. Tak ada yang tahu di waktu yang mana YAHWEH memilihnya menjadi Imam Besar dan tak ada yang tahu pula kapan keimamannya diakhiri.

Ibr. 7:3Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.

"Tidak berawal" merupakan lawan katanya Alfa yang artinya berawal. "Tidak berkesudahan" merupakan lawan katanya Omega yang artinya yang akhir.

Sekalipun Melkisedek itu menggambarkan YESHUA ha MASHIA, namun Alkitab sangat cermat untuk memberikan perbedaan ketika YESHUA sebagai ANAK YAHWEH dengan ketika YESHUA sebagai Melkisedek.

Orang-orang Yahudi yang meragukan YESHUA karena YESHUA bukan dari suku Lewi, tetapi dari suku Yehuda, perlu dikasih tahu bahwa sebelum suku Lewi ada, ketika suku Lewi masih ada dalam diri Abraham, Abraham sudah dijumpai oleh Imam Besar Melkisedek. Bahwa YAHWEH itu berkuasa untuk mengangkat siapa saja menjadi imam, tidak harus bersuku Lewi. Jangan buru-buru menolak YESHUA oleh sebab bukan dari jalur suku Lewi.

Tidak ada komentar: