Rabu, 11 Mei 2016

ALKITAB DENGAN ILMU PENGETAHUAN

Alkitab dengan ilmu pengetahuan jelas saling berlawanan dan saling bermusuhan. YAHWEH menganggap manusia itu hanya debu, sedangkan ilmu pengetahuan menganggap YAHWEH itu angin lewat. YAHWEH memperhitungkan dosa, ilmu pengetahuan melihat orang dari kepintarannya. YAHWEH berbicara tentang masa depan, ilmu pengetahuan hanya berbicara tentang masa kini.

Sebut saja NASA, lembaga luar angkasa Amerika Serikat, seperti apakah karyawan yang direkrutnya?
Maukah NASA merekrut para nelayan sebagaimana YESHUA merekrut murid-muridNYA dari kalangan nelayan? Maukah NASA merekrut orang yang rajin sholat 5 waktu atau rajin ke gereja atau rajin ke kuil? Maukah NASA merekrut kiai atau pendeta?

Sebaliknya, seperti apakah orang-orang yang diselamatkan oleh YESHUA? Apakah YESHUA melihat orang dari pekerjaannya? Apakah melihat dari penampilannya? Apakah melihat dari ijasahnya? Apakah melihat dari ketenarannya?

YESHUA mengajari orang memberi fakir-miskin. Apakah NASA menyelesaikan masalah fakir-miskin? YESHUA mengajari orang menolong orang. Apakah NASA menyelesaikan kesulitan orang? YESHUA mengajari orang bermoral. Apakah NASA menyelesaikan moral orang? YESHUA mengajari keadilan. Apakah NASA menyelesaikan masalah hukum?

NASA hanya mengurusi benda-benda mati, tapi YESHUA mengurusi makhluk hidup.

Semua benda-benda hasil teknologi hanya membawa kehancuran dan malapetaka bagi dunia dan manusia;

>> Sepedamotor, mobil, pesawat terbang berapa banyak yang celaka? Konon angka kematian korban kecelakaan di Indonesia perharinya melebihi korban peperangan.

>> Sebagian besar hasil teknologi adalah persenjataan pembunuh manusia. 

>> Handphone dan internet hanya merusakkan moral dan rumahtangga.

>> Tanah-tanah subur menjadi rusak oleh pupuk kimia.

>> Makanan modern adalah racun semuanya.

>> Lingkungan alam menjadi rusak oleh peradaban teknologi.

>> Sifat keduniawian membuat manusia semakin egois, sombong, takabur dan kehilangan kasih. Dan jika manusia kehilangan kasih, maka yang tersisa adalah kebencian. Oleh kebencian inilah pertengkaran karena kecelakaan di jalan, pertengkaran antar saudara, pertengkaran antar suami-istri, pertengkaran karena uang dan jabatan, tawuran antar kampung, hingga peperangan antar bangsa terjadi.

Tuntutan untuk memperbanyak jumlah polisi menyatakan bahwa semakin hari sudah semakin jahat manusia Indonesia ini.

Jadi, antara Alkitab dengan ilmu pengetahuan itu berbeda jalurnya; jika Alkitab ke utara, ilmu pengetahuan ke selatan. Masakan kedua hal yang berbeda jalur itu hendak diadu atau diselaraskan. Masakan Alkitab membicarakan ilmu pengetahuan yang dibencinya? Masakan ilmu pengetahuan membicarakan TUHAN yang tak diakuinya?

>> Periksalah di buku-buku matematika, kimia atau fisika, adakah nama TUHAN disebutkan di sana?

>> Di Indonesia ini rumahsakit agama banyak; ada rumahsakit milik Islam, ada rumahsakit milik Kristen. Dokter Kristen banyak, dokter Islampun banyak. Tapi cobalah periksa dalam surat keterangan kematian yang mereka buat, adakah mereka menerangkan kematian orang oleh sebab takdir TUHAN? Semua keterangan kematian yang mereka buat hanyalah soal organ tubuh; gagal jantunglah, kena benda tumpullah, akibat kanker ganaslah, dan lain-lain. Tak ada satupun dokter yang menyebut-nyebut nama TUHAN.

Dokter hanya memberikan obat. Pernahkah dokter memberikan TUHAN sebagai Penyembuh, sekalipun dokter itu orang yang beragama?!

Yak. 4:4Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

Mzm. 144:4Manusia sama seperti angin, hari-harinya seperti bayang-bayang yang lewat.

Mzm. 8:4(8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

Dalam pandangan YAHWEH manusia itu kecil tiada artinya sama sekali. Jadi, apa yang hendak disombongkan dari ilmu pengetahuan manusia?

Alkitab menyatakan manusia itu dari debu, tapi ilmu pengetahuan menyatakan manusia itu dari hubungan biologis. Maka pendapat manakah yang anda percayai?

Tidak ada komentar: