Selasa, 31 Mei 2016

ALKITAB TERJEMAHAN LAMA DENGAN ILT

>> LAI = Lembaga Alkitab Indonesia

>> ILT = Indonesia Literatur Terjemahan[Alkitab yang menggunakan nama YAHWEH, membuang "ALLAH"].

>> Sabdaweb = Penyedia layanan Alkitab berbagai versi secara on line.

>> Alkitab LAI Terjemahan Lama = Terbit tahun 1958

Ejaan lama: >> "J" - Dj, [Jawa - Djawa]

                   >> "C" - Tj [Cina - Tjina]

                   >> "Y" - j   [Yohanes - Johanes]


>> Alkitab LAI Terjemahan Baru = Terbit tahun 1974

Anda bisa download Alkitab ILT di sini:



 ILT PERJANJIAN LAMA

ILT PERJANJIAN BARU
https://www.dropbox.com/s/c5nk1kxujn6zm59/ILT%20PERJANJIAN%20BARU.rar?dl=0


Di bawah ini adalah link Sabdaweb yang menyajikan 303 kata-kata: "HUA" di Alkitab LAI Terjemahan Lama;



http://sabdaweb.sabda.org/search/?version=tl&p[]=hua&b1=1&c1=1&v1=1&b2=66&c2=22&v2=21&d=20&lang=indonesia&theme=clearsky


Alkitab LAI Terjemahan Lama sudah menggunakan gelar ALLAH sekalipun juga menyebut namaNYA: HUA. Kita melihat pada Kejadian 1:1

Terjemahan Lama:   Bahwa pada mula pertama dijadikan Allah akan langit dan bumi.

Terjemahan Baru:    Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

Alkitab ILT        :    Pada awalnya ELOHIM menciptakan langit dan bumi.

Kita melihat di sini bahwa ELOHIM sama dengan ALLAH. Okey?!

Sekarang kita melihat nama TUHAN pada Keluaran 15:3;

Terjemahan Lama:     TUHAN itu pahlawan perang; TUHAN, itulah nama-Nya.

Terjemahan Baru:      TUHAN itu pahlawan perang; TUHAN, itulah nama-Nya.

Alkitab ILT        :      YAHWEH adalah pahlawan perang; YAHWEH namaNYA.

NamaNYA adalah YAHWEH. YAHWEH itu nama. Diganti oleh LAI menjadi: TUHAN. Jadi, ELOHIM adalah gelar yang artinya ALLAH, sedangkan YAHWEH adalah nama. Nama "YAHWEH" ini oleh LAI diganti menjadi TUHAN. Padahal TUHAN itu juga termasuk gelar, dari kata: tuan, yang artinya majikan.

Karena itu jika anda membaca kata-kata: "TUHAN" di Alkitab LAI, bacalah: "YAHWEH", sedangkan kata-kata: "ALLAH" bacalah sebagai TUHAN atau ELOHIM.

>> TUHAN = YAHWEH

>> ALLAH = ELOHIM = TUHAN.

Sekarang tentang kata-kata: "HUA" pada Alkitab LAI Terjemahan Lama;

Kel. 34:6Maka Tuhanpun berjalan lalu dari pada matanya sambil Ia berseru: Hua, Hua, Allah, arrahmani arrahimi, yang panjang sabar lagi besar kemurahan-Nya dan kebenaran-Nya!

>> HUA = YAHWEH > nama.

>> ALLAH > gelar.

>> arrahmani arrahimi, artinya Mahapengasih dan Mahapenyayang.

Jadi, maksud ayat di atas adalah: "YAHWEH adalah yang bergelar ALLAH/ELOHIM/TUHAN yang sifatnya Mahapengasih dan Mahapenyayang."

Bagaimana dengan Alkitab LAI Terjemahan Baru?

Keluaran 34:6   Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,

Bagaimana dengan Alkitab ILT?

Keluaran 34:6    Dan lewatlah YAHWEH di depannya dan berseru: "YAHWEH, YAHWEH, ELOHIM yang berbelaskasihan dan murah hati, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setianya.

Kita melihat di sini bahwa "HUA" dalam Alkitab LAI Terjemahan Lama menunjuk pada YAHWEH di Alkitab ILT. Sehingga seperti yang saya katakan bahwa "HU" - "HUA" - "YA HUWA" - "YAHWEH" - "YHWH" adalah nama TUHAN semesta alam.

Sekali lagi kita melihat ke Alkitab ILT untuk Yesaya 48:17;

"AKU-lah YAHWEH, ELOHIM-mu". YAHWEH itu TUHANmu. Alkitab LAI Terjemahan Baru menuliskan: "AKU-lah TUHAN, ALLAHmu."

Bagaimana YESHUA menyebut nama BAPANYA? Alkitab ILT; Matius 4:10;



Kemudian YESUS berkata kepadanya, “Enyahlah hai Satan! Sebab telah tertulis: Engkau harus menyembah
YAHWEH Elohimmu dan kepada-Nya sajalah engkau harus beribadah!”   


Nah, setelah wawasan kita berkembang untuk mengetahui nama ELOHIM kita: YAHWEH, masakan kita yang mengaku mengasihi TUHAN itu tega meniadakan namaNYA? Misalnya; nama anda: Anton. Anton adalah seorang pemuda. Maukah anda dipanggil: "Hai, orang muda!"

Apakah nama yang anda tuliskan dalam KTP atau surat-surat penting anda: "Anton" atau "orang muda?" Jawab, donk! Jika anda yang manusia saja menuntut nama anda dihargai dan dihormati, masakan nama KHALIQ semesta alam tega anda campakkan ke tong sampah?! Kalau saya lebih baik "ALLAH" yang dibuang ke tong sampah dari pada "YAHWEH."

Bagaimana? Apa masih kurang jelas juga?!

Tidak ada komentar: