Jumat, 27 Mei 2016

APAKAH TANDUK SETAN?

YESHUA menggambarkan orang baik dengan domba sedangkan orang jahat dengan kambing;

Matius
Mat. 25:32Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
25:33dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.

Yang domba di posisikan di sebelah kananNYA, sedangkan kambing di sebelah kiriNYA. Dan TUHAN menyatukan yang di sebelah kiriNYA dengan setan-setan;

Matius 25:41Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

TUHAN memposisikan setan sebagai musuh kita;

1Ptr. 5:8Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.


Para tukang sihir yang mendapatkan ilmunya dari setan-setan itulah yang pada mulanya mendirikan lembaga atau perkumpulan penyembahan pada setan-setan, sebagai tandingan dari kelembagaan gereja. Mereka memakai lambang kambing sebagai lawan dari Kekristenan yang memakai lambang domba.

Bafomet (pengucapan bahasa Inggris: [ˈbæfɵmɛt], dari Bahasa Latin Abad Pertengahan Baphometh, baffometi, Bafometz) adalah suatu sosok imajinasi dewa pagan (yaitu sebuah produk cerita rakyat Kristen mengenai kaum pagan) yang dihidupkan kembali pada abad ke-19 sebagai figur okultisme dan setanisme. Nama ini pertama kali muncul di dalam Bahasa Latin dan Bahasa Provençal (sebuah dialek dari Perancis Selatan) abad ke-11 dan 12 sebagai bentuk manipulasi dari kata "Mahomet", yaitu kata Bahasa Latin untuk "Muhammad",[1] namun kemudian muncul sebagai sebuah kata yang merujuk pada dewa pafan dalam dokumen-dokumen Inkuisisi terhadap para Ordo Bait Allah (Ksatria Templar) di awal abad ke-14. Nama ini muncul pertama kali dalam pengertian bahasa percakapan Inggris popular pada abad ke-19 dalam perdebatan dan spekulasi mengenai alasan-alasan penindasan terhadap Ksatria Templar.[2] Semenjak tahun 1855, nama Bafomet telah dihubungkan dengan gambar "Kambing Duduk Bersila" karya Éliphas Lévi.



Kayak Muhammad yang sedang bermeditasi di gua Hira, ya?!

Baphomet itulah lambang pemujaan setan yang pertama, yang bergambar manusia berwajah kambing yang sedang bermeditasi dengan bayang-bayang bulan sabit. Sedangkan lambang yang kedua adalah pentagram yaitu bintang bersegi lima, sebagaimana Islam dikenal dari sholat 5 waktunya;



Pada mulanya adalah perkumpulan Ksatria Biara Yerusalem[Knight Templars]. Perkumpulan ini dibubarkan oleh Vatikan pada tahun 1311, namun muncul lagi dengan nama Freemansory, yang menjadi salah-satu ordo pendukung Kepausan Vatikan terpenting, yang anggotanya menyebar ke seluruh dunia dan berhasil menduduki posisi-posisi penting, seperti presiden Amerika Serikat, Iran dan termasuk presiden-presiden Indonesia. Apa maksud dan tujuannya? Tidak lain adalah untuk persiapan memasuki program TATA DUNIA BARU, yaitu menata dunia dalam satu system keagamaan Roma Katolik dalam rangka mengembalikan supremasi kepausan yang luka parah di tahun 1798 Tarikh Masehi. Roma Katolik ingin menjangkau kembali anak-anaknya yang hilang, yakni gereja-gereja Minggu.



Apa Itu Freemason Dan Illuminati? Penjelasan Detail




ILUMINATI BUNDARAN HOTEL INDONESIA

PRESIDEN AMERIKA SERIKAT – ILLUMINATI



Wawancara Eksklusif Dengan Seorang Mantan Programer/Pembimbing Illuminati



MELACAK GERAKAN PEMUJA SETAN DARI MASA KE MASA



SIMBOL-SIMBOL PADA MATA UANG DOLAR DAN RUPIAH



GIBRANPUN ANGGOTA FREEMASONRY



Jokowi ‘Pion’ Freemason??



Tidak ada komentar: