Selasa, 24 Mei 2016

LX. ISRAEL - KRISTEN - ARAB - ISLAM

Berbicara tentang Israel, kita berbicara tentang "lobi Yahudi" yang sukses mempengaruhi opini publik Amerika Serikat maupun dunia sekalipun jumlah mereka hanya 2,6% dari 250 juta penduduk Amerika Serikat. "Lobi Yahudi" berhasil membuat Amerika Serikat bertekuk lutut untuk selalu membela kepentingan Israel di Palestina. "Lobi Yahudi" berhasil menyedot 16% dari seluruh bantuan Amerika untuk dunia.

Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Andro Chapiro menegaskan bahwa pihak pemerintah Obama akan memberikan bantuan militer keamanan kepada Israel. Yang menyedihkan, bantuan kali ini akan menjadi terbesar sepanjang sejarah hubungan Israel – Amerika.

Chapiro menegaskan, bantuan Amerika selama 10 tahun terakhir bernilai sebesar 30 milyar dolar. Ini belum termasuk bantuan kerjasama pembuatan system keamanan Kubah Baja Anti Roket jarak dekat senilai 2,5 juta dolar untuk melindungi permukiman Israel.

Kita juga berbicara tentang kecanggihan peralatan militer Israel yang masuk dalam peringkat 10 besar kekuatan militer tercanggih di dunia, sekalipun itu adalah negara seluas provinsi Jawa Timur dan penduduknya hanya sebanyak penduduk DKI Jakarta saja. Belum lagi tentang perdagangan dan teknologinya yang diakui telah menguasai dunia.

Berbicara tentang dunia Kristen, kita berbicara tentang 3 benua dari 5 benua, yaitu: Eropa, Amerika Serikat dan Australia, sekalipun itu beragama Roma Katolik. Dan kita semua setuju bahwa mereka itu termasuk negara-negara termaju, terbesar, terkaya dan termakmur di dunia. Menyedihkannya adalah mereka itu adalah negara-negara yang pro Yahudi dan anti Islam, sebagaimana kitab suci mereka disatukan dalam Alkitab[Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru]. Dan sebagaimana YAHWEH berbicara tentang Kedar - Arab/Islam;

Yes. 21:16Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: "Dalam setahun lagi, menurut masa kerja prajurit upahan, maka segala kemuliaan Kedar akan habis.

YAHWEH bukan menghabisi kebangsaannya tapi kemuliaan atau keagungan atau kebesaran Arab/Islam-lah yang akan dihabisi. Islam hanya diberi masa kejayaan di zaman Ottoman Turki saja. Setelah itu tenggelam. Hal yang paling mudah kita ingat adalah tentang kebejatan moral para pangeran Arab Saudi, Tsunami Aceh, Indonesia yang setiap hari diberondong bencana alam dan rusaknya "kesucian" Islam oleh enzim babi.

Yes. 21:17Dan dari pemanah-pemanah yang gagah perkasa dari bani Kedar, akan tinggal sejumlah kecil saja, sebab TUHAN, Allah Israel, telah mengatakannya."

Ayat itu berbicara tentang kekuatan militernya yang amat lemah. Jika Islam berperang melawan Kristen, Kristen mainnya di atas langit dengan pesawat tempur, sedangkan Muslim harus bergerilya di hutan-hutan. Sorry, ini fakta bukan fitnah! Ini bukan provokasi tapi bagian dari pencerahan Injil supaya kaum Muslim tersadar dari kesesatannya.

Indonesia pertama kalinya dijajah oleh Portugis. Portugis diusir oleh Belanda, Belanda diusir Inggris. Ketika Jepang berhasil mengalahkan pasukan sekutu dengan mengebom Pearl Harbor, mulailah Jepang menjajah Indonesia. Dan Jepang meninggalkan Indonesia setelah Amerika Serikat berhasil membalas dengan mengebom Nagasaki dan Hirosima. Begitulah ceritanya sehingga Indonesia yang mayoritas Muslim ini bisa menikmati kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Bukan oleh sebab kekuatan bambu runcingnya, tapi oleh sebab nasib baiknya sebagaimana diakui oleh proklamatornya dalam pembukaan UUD 1945;

1. Bahwa kemerdekaan itu merupakan hak segala bangsa.

2. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah pada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan......

3.  Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Atas berkat rahmat ALLAH sehingga perjuangan rakyat melawan penjajah itu bisa berhasil. Bukan oleh kekuatan senjata tapi oleh kekuatan rahmat ALLAH.

Jepang itu bukan apa-apa bila dibandingkan dengan Amerika Serikat. Jepang hanya berhasil menggertak sambal pasukan sekutu[Inggris, Amerika, Rusia, China, Perancis dan Belanda] oleh pemboman Pearl Harbor, sehingga Inggris terbirit-birit meninggalkan Indonesia. Pasukan sekutu memikirkan kekuatan Jepang; apa benar Jepang sehebat itu? Ternyata Jepang hanyalah tong kosong yang nyaring bunyinya, seperti perjuangan Osama bin Laden yang berhasil mengebom gedung WTC, membuat dunia terkejut: sehebat itulah Islam?! Dan benar, setelah Amerika Serikat mengebom Nagasaki dan Hiroshima, Jepang langsung loyo.

Sepeninggal Jepang, Indonesia memiliki peluang untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Jadi, fakta sejarah tidak membenarkan kita terlalu mengagung-agungkan persenjataan tradisional kita. Senjata tradisional kita untuk bergerilya saja. Setelah itu kita merampasi persenjataan modern milik para penjajah, sehingga peperangan kita melawan penjajah ada keseimbangannya, yakni sama-sama bersenjata modern. Jika senjata modern tidak lebih baik, mengapa TNI tidak memakai senjata tradisional, melainkan selalu memburu persenjataan yang termodern?! Ini fakta, lho! Mari kita berpikir sejernih-jernihnya.

>> Jumlah penganut Kristen: 2,1 milyar.

>> Jumlah penganut Islam: 1,5 milyar.



PERANG 6 HARI DAN PERANG YOM KIPPUR
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2015/08/perang-6-hari-dan-perang-yom-kippur.html
 Perang Kemerdekaan Israel



Masihkah anda mempertahankan rumah keong/siput?

Hasil gambar untuk gambar siput

Tidak ada komentar: