Rabu, 04 Mei 2016

XXXIX. TERTENDANG AYATNYA SENDIRI

Mari kita pikirkan baik-baik kalimat di bawah ini:

QS. 5:117  “dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan Aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. dan Engkau adalah Maha menyaksikan atas segala sesuatu.”

Itu adalah perkataan ISA al MASIH berbicara pada ALLAH, bahwa selama ISA ada di dunia DIA-lah yang mengawasi umat-umatNYA. Tapi setelah ALLAH mewafatkan ISA, ISA menyerahkan pengawasan kepada ALLAH. ISA tidak menyerahkan kepada Muhammad, sebagaimana doa syafaat ISA;

Yohanes
17:11Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
17:12Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.

Jadi, dari mana pasalnya Muhammad muncul sebagai nabi pengganti ISA, jika ISA tak pernah menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Muhammad? Adakah Muhammad nabi yang nyelonong sendiri?

Tidak ada komentar: