Selasa, 03 Mei 2016

XXXVIII. MUKJIZAT MUHAMMAD

Ada perbedaan antara Muhammad dengan kaum Muslim dalam masalah mukjizat. Jika Muhammad secara Al Qur'an mengaku tidak diberi mukjizat, tapi kaum Muslim secara diluar Al Qur'an mengatakan bahwa mukjizat Muhammad adalah Al Qur'an, peristiwa Isra Mi'rat dan terbelahnya bulan.

QS. 29:50   “Dan orang-orang kafir Mekah berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya mukjizat-mukjizat dari Tuhannya?” Katakanlah: “Sesungguhnya mukjizat- mukjizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata.”

QS. 13:7   Orang-orang yang kafir berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Tuhannya?” Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk”.

QS. 10:20   “katakanlah: “Sesungguhnya yang ghaib itu kepunyaan Allah, sebab itu tunggu (sajalah) olehmu, sesungguhnya aku bersama kamu termasuk orang-orang yang menunggu”

Al Qur'an itu sudah digolongkan sebagai kitab suci, sebagai firman ALLAH, itu sudah melebihi dari mukjizat. Bagi orang berhikmat, lebih baik dikasih firman ALLAH daripada dikasih mukjizat. Sebab kitab suci menjanjikan kehidupan di akherat, sedangkan mukjizat hanya untuk duniawi saja. Karena itu jika Al Qur'an dimasukkan sebagai mukjizat, apakah itu tidak merendahkan derajat Al Qur'an? Mohon kaum Muslim memikirkan kembali pernyataannya.

Seorang anak senang sekali dibelikan mainan mobil-mobilan ayahnya. Karena di kampung itu tak ada anak yang punya mainan seperti itu, maka berbanggalah anak itu dengan mainan mobil-mobilannya seolah mainan yang hebat. Tapi setelah anak itu bermain ke rumah temannya yang kaya raya, yang mainannya lebih canggih, barulah anak itu menginsyafi bahwa mainannya bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengan mainan temannya itu.

Jadi, perbandingan itu perlu supaya kita tidak takabur! Kaum Muslim perlu membuka jendela pikirannya untuk mencoba mempelajari Alkitab. Sebab jika buku-buku fisika, kimia dan matematika tidak diharamkan untuk dipelajari, mengapakah yang disebut kitab suci diharamkan membacanya? Sebab pengertian mukjizat kalau di Alkitab adalah perbuatan ajaib TUHAN yang dilakukan di hadapan orang banyak, sehingga banyak yang menyaksikannya seperti orang menyaksikan pertunjukan sirkus. Jika sirkus yang melakukan atraksi manusia, maka mukjizat yang melakukan adalah TUHAN.

Tujuan TUHAN melakukan mukjizat adalah supaya orang diyakinkan tentang keberadaanNYA. Bahwa sekalipun TUHAN tak bisa dilihat namun pekerjaanNYA bisa dilihat.

Kel. 4:8"Jika mereka tidak percaya kepadamu dan tidak mengindahkan tanda mujizat yang pertama, maka mereka akan percaya kepada tanda mujizat yang kedua.

Kel. 10:1Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap Firaun, sebab Aku telah membuat hatinya dan hati para pegawainya berkeras, supaya Aku mengadakan tanda-tanda mujizat yang Kubuat ini di antara mereka,

Mzm. 95:9 pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.

2Kor. 12:12Segala sesuatu yang membuktikan, bahwa aku adalah seorang rasul, telah dilakukan di tengah-tengah kamu dengan segala kesabaran oleh tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa.

Tapi siapakah saksi ketika peristiwa Isra Mi'rat terjadi, selain dari munculnya "firman" di Al Qur'an?

QS. 17:1  Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Tak ada yang tahu kapan persisnya peristiwa Isra Mi'rat itu terjadinya, melainkan dugaan-dugaan belaka;

Kejadian Isra Mikraj

Isra Mikraj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi[4] dan mayoritas ulama,[5] Isra Mi'raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi'raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer. Namun, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri[6] menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah radhiyallahu anha meninggal pada bulan Ramadan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab, dan saat itu belum ada kewajiban salat lima waktu. Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian Isra Mikraj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti. Dengan demikian, tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra Mi'raj.


Bagaimana dengan terbelahnya bulan? Siapa yang melihat di zaman Muhammad bahwa Muhammad membelah bulan? Dan siapakah yang melihat di zaman sekarang bahwa bulan terbelah selain dari lembaga antariksa Amerika Serikat: NASA?! Harus dengan peralatan, tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Nabi-nabi Israel banyak yang mengadakan mukjizat dari langit, namun semua perbuatan mereka itu bisa disaksikan oleh banyak orang.

Yosua menghentikan pergerakan matahari dan bulan:

Yosua
10:12Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: "Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!"
10:13Maka berhentilah matahari dan bulanpun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh.
10:14Belum pernah ada hari seperti itu, baik dahulu maupun kemudian, bahwa TUHAN mendengarkan permohonan seorang manusia secara demikian, sebab yang berperang untuk orang Israel ialah TUHAN.

Yesaya memundurkan pergerakan matahari 10 jam;

Yesaya
20:9Yesaya menjawab: "Inilah yang akan menjadi tanda bagimu dari TUHAN, bahwa TUHAN akan melakukan apa yang telah dijanjikan-Nya: Akan majukah bayang-bayang itu sepuluh tapak atau akan mundur sepuluh tapak?"
20:10Hizkia berkata: "Itu perkara ringan bagi bayang-bayang itu untuk memanjang sepuluh tapak! Sebaliknya, biarlah bayang-bayang itu mundur ke belakang sepuluh tapak."
20:11Lalu berserulah nabi Yesaya kepada TUHAN, maka dibuat-Nyalah bayang-bayang itu mundur ke belakang sepuluh tapak, yang sudah dijalani bayang-bayang itu pada penunjuk matahari buatan Ahas.

Elia menurunkan api dari langit;

1Raja-raja
18:36Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: "Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini.
18:37Jawablah aku, ya TUHAN, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali."
18:38Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya.


Bandingkan dengan mukjizat nabi ISA sebagaimana yang ditulis dalam Al Qur'an;

>> Dari Wikipedia.

Sebagai salah satu nabi yang memiliki julukan Ulul Azmi. Para ahli tafsir mengatakan bahwa Isa menghidupkan empat orang. Pertama, al-Azir yaitu temannya, kemudian dua orang anak laki-laki dari seorang tua dan seorang anak perempuan satu-satunya dari seorang ibu. Mereka adalah tiga orang yang mati di zamannya dan Isa membangkitkan pula Sam bin Nuh atas permintaan orang Yahudi. Mukjizat Isa diantaranya adalah:
  • Lahir tanpa adanya seorang ayah,
  • Dapat berbicara sewaktu masih bayi,[6] untuk menerangkan bahwa ia seorang nabi yang diutus untuk bani Israel
  • Bisa mengetahui Taurat asli Musa, yang disembunyikan dan telah mengalamai banyak perubahan yang dilakukan oleh orang-orang cerdik dari kaum Yahudi
  • Membentuk tanah seperti burung kemudian meniupkan roh, lalu tanah itu menjadi burung,[7]
  • Menyembuhkan orang buta,[7]
  • Menyembuhkan orang yang berpenyakit sopak,[7]
  • Menghidupkan kembali orang yang telah mati,[7]
  • Diberi kemampuan melihat hal-hal yang ghaib melalui panca inderanya meskipun ia tidak menyaksikannya secara langsung,[7]
  • Menurunkan makanan dari langit karena permintaan Hawariyun,[8]

Menurut anda, pantaskah jika nabi ISA itu seorang yang terkemuka di dunia dan di akherat?

Tidak ada komentar: