Rabu, 04 Mei 2016

XL. ALLAH - ARAB - ISRAEL

Konon ALLAH itu mempunyai 2 bangsa yang dikasihiNYA, yaitu Arab dan Israel. Itu menurut klaim Muslim, sedangkan menurut Alkitab dan Kristen, kekasih YAHWEH itu hanya Israel saja. Sebab Ismael telah diusir dari keluarga Abraham semenjak kelahiran Ishak. Untuk itu marilah kita mencoba melihat seperti apakah ALLAH memperlakukan Arab dan seperti apakah ALLAH memperlakukan Israel, bukan berdasarkan Alkitab tapi berdasarkan Al Qur'an sendiri.

Adam ke Ismail berjarak sekitar 2.100 tahun. Hingga matinya Ismael di Al Qur'an tidak ada kisah percakapan antara ALLAH dengan Ismael. Hanya Alkitab yang memuat percakapan YAHWEH dengan Hagar, ibunya Ismael. Bukan dengan Ismael-nya. Sekali lagi: bukan dengan Ismael-nya.

YAHWEH yang memberi nama:

Kejadian 16:11Selanjutnya kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: "Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN telah mendengar tentang penindasan atasmu itu.

YAHWEH menubuatkan sifatnya:

Kejadian 16:12Seorang laki-laki yang lakunya seperti keledai liar, demikianlah nanti anak itu; tangannya akan melawan tiap-tiap orang dan tangan tiap-tiap orang akan melawan dia, dan di tempat kediamannya ia akan menentang semua saudaranya."

Siapa saja yang disebutnya "saudara" dimusuhinya. Sesama bangsa Arabnya saling berperang, sesama Islamnya saling bermusuhan, dan terhadap Kristen yang disebutnya saudara, mereka tak segan-segan melemparkan bom.

Hagar menamai YAHWEH sebagai: EL ROI, bukan ALLAH! Artinya: "Bukankah di sini kulihat Dia yang telah melihat aku?" - Aku tidak bisa melihat DIA tapi DIA bisa melihat aku.

Kejadian
16:13Kemudian Hagar menamakan TUHAN yang telah berfirman kepadanya itu dengan sebutan: "Engkaulah El-Roi." Sebab katanya: "Bukankah di sini kulihat Dia yang telah melihat aku?"
16:14Sebab itu sumur tadi disebutkan orang: sumur Lahai-Roi; letaknya antara Kadesh dan Bered.

YAHWEH menjanjikan berkat;

Kejadian 17:20Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.

Di zaman itu Ismael masih tinggal di padang gurun Paran, perjalanan Palestina - Mesir. Pegunungan Paran itu sebagian masuk wilayah Palestina, sebagian Mesir dan sebagian Arab Saudi. Nah, karena Hagar asalnya Mesir, maka ketika diusir Abraham dia larinya ke arah Mesir, ke padang gurun Bersyeba, tak mungkin keliaran ke tanah Arab.

Arab itu nama tempat, bukan nama bangsa. Di zaman itu masih merupakan tanah kosong, disebut Tanah Arab. Keturunan Ismael menyebarnya di sekitar pegunungan Paran Barat, arah ke Tanah Arab, dikenal sebagai suku Nabath, cikal-bakal bangsa Arab sekarang ini. Harusnya bangsa Arab itu termasuk bangsa Mesir karena Hagar itu orang Mesir. Mungkin karena tidak mau disebut bangsa Mesir, sehingga mereka menyebut sebagai bangsa Arab.

Tapi Arab ini memang bangsa yang unik. Ada campuran darah Mesopotamia[Irak] dari Abraham, orang Mesopotamia. Ada darah Mesir dari Hagar, dan ada darah Ishak sebab YAHWEH mencampurkan Ismael dengan Esau, saudara kembar Yakub, sehingga Arab adalah bangsa gado-gado.

Jadi, menurut Al Qur'an, ALLAH baru berbicara kepada bangsa Arab, ya di tahun 611 hingga 632 atau 21 tahun kerasulan Muhammad. Sebelum itu tak pernah dan setelah itu juga tak ada kabar beritanya lagi.

>> Dari Adam ke tahun 611 Tarikh Masehi - permulaan firman = 4.611 tahun.

>> Dari 632 hingga sekarang ini; 2016 - akhir firman =  1.384 tahun.

Jadi, dari umur dunia yang 6.016 tahun, ALLAH baru menampakkan diri kepada bangsa Arab selama 21 tahun saja.

1. Alkitab menceritakan YAHWEH yang berkali-kali muncul dan berfirman mulai dari zaman penciptaan hingga Firman terakhirnya di kitab Wahyu, tahun 100 Tarikh Masehi, sehingga mengisi waktu selama 4.100 tahun. Tapi terhadap bangsa Arab bukan YAHWEH yang muncul dan berbicara, melainkan malaikat Jibril. Muhammad tak pernah ketemu YAHWEH!

2. Pelayanan YAHWEH terhadap bangsa Israel melibatkan seluruh makhluk sorgawi; YAHWEH sendiri, para malaikat, ROH KUDUS hingga YESHUA ha MASHIA. Tak ada makhluk sorgawi yang tak dilibatkan dalam melayani bangsa Israel. Tapi bangsa Arab hanya dilayani oleh Jibril seorang. Itupun hanya diketahui oleh Muhammad dan istrinya; Khadijjah. Para tetangganya tak ada yang tahu perihal hubungan Muhammad dengan malaikat Jibril di gua Hira. Misterius sekali!

3. Segala harta benda sorgawi diberikan kepada Israel; segala kemampuan YAHWEH membuat mukjizat diperlihatkan kepada bangsa Israel; mengendalikan alam semesta, menyembuhkan penyakit, membangkitkan orang mati, menghapuskan dosa, dan memberikan roti "manna" - roti sorga ketika Israel di padang gurun. Tapi Muhammad tak dikasih apapun.

4. Setelah pengutusan nabi Musa, YAHWEH sepanjang 1.500 tahun tak henti-hentinya mengutus dan mengerahkan nabi-nabi supaya bangsa Israel tergembalakan pada jalan yang benar.

5. YAHWEH menyiapkan sebuah kota baru: Yerusalem baru. Dan untuk orang-orang yang diselamatkan itu, YAHWEH korbankan langit dan bumi yang sekarang ini, kemudian diganti dengan langit dan bumi yang baru.

6. YAHWEH bertanya kepada Israel; "Apakah lagi yang harus AKU perbuat yang masih belum AKU perbuat untukmu, Israel?" Itu artinya YAHWEH sudah tidak mempunyai apa-apa lagi untuk diberikan kepada Israel. Sebab semua sudah diberikan kepada Israel;

Yesaya
5:1Aku hendak menyanyikan nyanyian tentang kekasihku, nyanyian kekasihku tentang kebun anggurnya: Kekasihku itu mempunyai kebun anggur di lereng bukit yang subur.
5:2Ia mencangkulnya dan membuang batu-batunya, dan menanaminya dengan pokok anggur pilihan; ia mendirikan sebuah menara jaga di tengah-tengahnya dan menggali lobang tempat memeras anggur; lalu dinantinya supaya kebun itu menghasilkan buah anggur yang baik, tetapi yang dihasilkannya ialah buah anggur yang asam.
5:3Maka sekarang, hai penduduk Yerusalem, dan orang Yehuda, adililah antara Aku dan kebun anggur-Ku itu.
5:4Apatah lagi yang harus diperbuat untuk kebun anggur-Ku itu, yang belum Kuperbuat kepadanya? Aku menanti supaya dihasilkannya buah anggur yang baik, mengapa yang dihasilkannya hanya buah anggur yang asam?

Sekarang, mari kita lihat apa yang dilakukan ALLAH terhadap bangsa Israel dan apa yang dilakukan ALLAH terhadap bangsa Arab berdasarkan Al Qur'an;



QS. 10:93   Dan sesungguhnya Kami telah menempatkan Bani Israel di tempat kediaman yang bagus dan kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik. Maka mereka tidak berselisih, kecuali setelah datang kepada mereka pengetahuan (yang tersebut dalam Taurat). Sesungguhnya Tuhan kamu akan memutuskan antara mereka di hari kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan itu.


"KAMI." Siapakah "KAMI" itu?

QS. 70:40   Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

Jadi, "KAMI" itu adalah ALLAH dengan TUHAN YESHUA, BAPA-ANAK yang benar-benar Mahakuasa. "KAMI" itu menempatkan bangsa Israel di tempat yang bagus dan diberikan rejeki dari yang bagus-bagus. Tapi seperti apakah "bagus"-nya itu? Sebab ada yang terbagus dan ada yang cukup bagus, 'kan?!

QS. 2:122-123   Hai Bani Israil, ingatlah akan ni'mat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. Dan takutlah kamu kepada suatu hari di waktu seseorang tidak dapat menggantikan seseorang lain sedikitpun dan tidak akan diterima suatu tebusan daripadanya dan tidak akan memberi manfaat sesuatu syafa'at kepadanya dan tidak (pula) mereka akan ditolong.

Bangsa Israel dilebihkan dari segala umat. Itu artinya bangsa yang diberikan yang terbagus, bukan yang cukup bagus. Sangat klop dengan berita Alkitab, bukan?!

QS. 5:21    Wahai kaumku masuklah kalian ke negeri suci yang telah ditentukan untuk kamu dan janganlah kamu berbalik ke belakang maka kamu akan menjadi orang yang rugi."

Dari Mesopotamia[Irak], Abraham disuruh YAHWEH melangkahi tanah Palestina. YAHWEH berjanji setiap tanah yang diinjak Abraham kelak akan diberikan kepada keturunannya, yakni bangsa Israel. Tapi di zaman Abraham hidup, dia adalah orang asing di Palestina. Artinya, Abraham adalah seorang yang luntang-lantung yang tak mempunyai tanah sendiri, sebab kampung halamannya sudah dia tinggalkan. Seratus tahun kemudian ketika Yusuf menjadi perdana menteri di Mesir, keluarga Yakub dipindahkan ke Mesir, ke tanah Gosyen. Selama 430 tahun mereka beranak cucu di Mesir, di negeri asing, sampai nabi Musa menjemput mereka untuk dibawa ke tanah Palestina. 

Di Palestina ketika itu didiami berbagai macam suku;

Kel. 34:11Tetapi engkau, berpeganglah pada yang Kuperintahkan kepadamu pada hari ini. Lihat, Aku akan menghalau dari depanmu orang Amori, orang Kanaan, orang Het, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.

Orang-orang yang merupakan penduduk asli negeri Palestina itu diperintahkan oleh YAHWEH supaya dimusnahkan, baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak mereka;

Ulangan
7:1"Apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau ke dalam negeri, ke mana engkau masuk untuk mendudukinya, dan Ia telah menghalau banyak bangsa dari depanmu, yakni orang Het, orang Girgasi, orang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, tujuh bangsa, yang lebih banyak dan lebih kuat dari padamu,
7:2dan TUHAN, Allahmu, telah menyerahkan mereka kepadamu, sehingga engkau memukul mereka kalah, maka haruslah kamu menumpas mereka sama sekali. Janganlah engkau mengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah engkau mengasihani mereka.
7:6Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya.

Orang-orang Palestina yang sekarang ini berperang dengan Israel adalah yang tersebut di Alkitab sebagai suku Filistin - Palestina. Bangsa Kanaan. Kanaan adalah nama lain dari Ham, salah seorang anak Nuh yang dikutuk. Beginilah kutukan Nuh atas kesalahan Ham melihat auratnya;

Kejadian
9:25berkatalah ia: "Terkutuklah Kanaan, hendaklah ia menjadi hamba yang paling hina bagi saudara-saudaranya."

Jadi, bangsa Palestina bukanlah bangsa Semistik atau keturunan Sem - Abraham, seperti Arab dan Yahudi. Bukan bangsa serumpun dengan Arab maupun Yahudi, tetapi bangsa yang dikutuk.

Betapa luar biasanya bangsa Yahudi ini yang oleh YAHWEH ditukarkan dengan nyawa bangsa Palestina. Bangsa Palestina disingkirkan, bangsa Yahudi dimasukkan ke sana. Bangsa yang diberi rejeki dari yang baik-baik, kata Muhammad.

Jika bangsa Yahudi ditempatkan diketinggian yang seperti itu, masakan keagamaan ALLAH atau kebenaran ALLAH diberikan ke bangsa Arab atau ke Islam? Bukankah burung membuat sarang itu untuk tempatnya bertelor? Bukankah kita membuat rumah yang bagus itu untuk tempat kediaman kita?

Yer. 31:23Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah orang Israel: "Orang akan mengucapkan perkataan ini lagi di tanah Yehuda dan di kota-kotanya, apabila Aku telah memulihkan keadaan mereka: TUHAN kiranya memberkati engkau, hai tempat kediaman kebenaran, hai gunung yang kudus!

Jadi, YAHWEH menciptakan bangsa Yahudi adalah untuk wadah kebenaranNYA, supaya melalui bangsa Yahudi, nama YAHWEH dipermuliakan ke seluruh dunia.

Kej. 22:18Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku."

Yes. 54:10Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.

Biarpun ada gunung yang pindah dari tempatnya, tapi YAHWEH tetap bersama bangsa Yahudi.

"Dilebihkan dari segala bangsa." Lalu bangsa Arab di mana letaknya, di atasnya lebih atau termasuk dalam segala bangsa? Jika termasuk dalam segala bangsa, bukankah bangsa Arab itu sama seperti bangsa China, Jepang, India, Korea, Taiwan dan Etiopia?! Coba jawablah, atau saya akan bertanya pada rumput yang bergoyang.


Tidak ada komentar: