Senin, 09 Mei 2016

XLIV. TUHAN DARI GUNUNG PARAN

Ulangan 33:2: “Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari
                           Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-
                           tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak
                           kepada mereka api yang menyala.”
Ayat di atas suka Muslim klaim sebagai nubuat buat kedatangan Muhammad yang ketika menyerang Mekah diiringi oleh 10.000-an  pasukan.
Ketika membaca tulisan sdr. AE masalah ini, saya grogi sekali. Kebimbangan terhadap Alkitab sempat muncul. Selama beberapa hari tidur saya menjadi terganggu sekali. Tidur sebentar, tiba-tiba terbangun lagi dan terbayang-bayang topik gunung Paran ini. “Jangan-jangan Muhammad itu benar-benar utusan ALLAH, dan saya telah menghinanya sedemikian rupa.” Sekalipun tidak terlalu takut, tapi yang jelas pertahanan iman saya sempat goyah selama beberapa hari ini.
Berulangkali saya berdoa, meminta TUHAN untuk menjawab dan menerangkan masalah ini. Tapi jujur saja, doa saya kurang yakin bahwa tulisan sdr. AE itu akan bisa saya gugurkan. Mungkin oleh sebab doa yang tanpa landasan iman itulah yang membuat TUHAN tidak segera memberikan jawaban kepada saya.
Untung saja topik itu bukan sdr. AE tujukan ke saya secara langsung, sehingga saya bisa berpura-pura nggak mau ikut campur. Tapi bagaimanapun juga saya ikut tertuntut untuk memecahkan masalah itu, baik cepat maupun lambat. Sebab kalau pada waktunya akan dilemparkan ke saya, masakan saya harus menjawab: “Nggak tahu?!” Karena itulah saya terus-menerus berdoa dan menodong ALLAH: “Ya, ALLAH, apakah ENGKAU pikir pekerjaan Penginjilan ini kepentingan saya, sehingga ENGKAU biarkan saya bekerja sendirian tanpa penyertaanMU? Jika saya harus kalah dan mundur untuk memberitakan InjilMU, bukanlah masalah bagi saya. Tapi, namaMU? Tidakkah ENGKAU perlu menjaga namaMU sendiri?” – begitulah doa saya.
Tiba-tiba terbersitlah kata-kata: “Ulangan.” Ulangan; bukankah itu tentang cerita pengulangan? Suatu peristiwa yang sudah terjadi dan sedang dikisahkan kembali? – Waah, ini yang belum pernah terpikirkan selama ini. Sebab saya terpancang bahwa itu nubuatan ke depan,  yang kalau saya terapkan ke YESUS sangat nggak cocok. Cocoknya memang ke Muhammad. Itulah sebabnya saya sangat grogi[nervous].
Maka, pagi-pagi sekali, pukul 05.30, saya mencari warnet yang masih buka. Langsung saya akses ke: “sabda.org.” Nah, saya temukan jawaban itu! Ternyata itu adalah tentang perjalanan bangsa Israel yang dipimpin oleh Musa, dari Mesir ke Palestina, yang melewati gunung Sinai dan mampir di pegunungan Paran. Luar biasa sekali!
Mari kita baca dulu Ulangan 33:1: “Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu, kepada orang Israel sebelum ia mati.”
Jadi,  jelas sekali bahwa Ulangan 33:2 itu bukanlah nubuatan, melainkan suatu ucapan puji-pujian Musa kepada ALLAH, dengan mengingat kembali masa-masa permulaan perjalanan mereka di Padang Gurun. Itulah keberangkatan mereka yang pertamakalinya yang dipimpin ALLAH dalam Tiang AwanNYA.
Catatan:  Perhatikan perkataan yang bergaris bawah[berwarna]
Bilangan 10:1             TUHAN berfirman kepada Musa:
10:2     "Buatlah dua nafiri dari perak. Dari perak tempaan harus kaubuat itu, supaya dipergunakan untuk memanggil umat Israel dan untuk menyuruh laskar-laskarnya berangkat.
10:3     Apabila kedua nafiri itu ditiup, segenap umat itu harus berkumpul kepadamu di depan pintu Kemah Pertemuan.
10:4     Jikalau hanya satu saja ditiup, maka para pemimpin, para kepala pasukan Israel harus berkumpul kepadamu.
10:5     Apabila kamu meniup tanda semboyan, maka haruslah berangkat laskar-laskar yang berkemah di sebelah timur;
10:6     apabila kamu meniup tanda semboyan kedua kalinya, maka haruslah berangkat laskar-laskar yang berkemah di sebelah selatan. Jadi tanda semboyan harus ditiup untuk menyuruh mereka berangkat;
10:7     tetapi untuk menyuruh jemaah itu berkumpul kamu harus meniup saja tanpa memberi tanda semboyan.
10:8     Nafiri-nafiri itu harus ditiup oleh anak-anak imam Harun; itulah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagimu turun-temurun.
10:9     Dan apabila kamu maju berperang di negerimu melawan musuh yang menyesakkan kamu, kamu harus memberi tanda semboyan dengan nafiri, supaya kamu diingat di hadapan TUHAN, Allahmu, dan diselamatkan dari pada musuhmu.
10:10   Juga pada hari-hari kamu bersukaria, pada perayaan-perayaanmu dan pada bulan-bulan barumu haruslah kamu meniup nafiri itu pada waktu mempersembahkan korban-korban bakaranmu dan korban-korban keselamatanmu; maksudnya supaya kamu diingat di hadapan Allahmu; Akulah TUHAN, Allahmu."
10:11   Pada tahun yang kedua, pada bulan yang kedua, pada tanggal dua puluh bulan itu, naiklah awan itu dari atas Kemah Suci, tempat hukum Allah.
10:12   Lalu berangkatlah orang Israel dari padang gurun Sinai menurut aturan keberangkatan mereka, kemudian diamlah awan itu di padang gurun Paran.
10:13   Itulah pertama kali mereka berangkat menurut titah TUHAN dengan perantaraan Musa.
10:14   Terdahulu berangkatlah laskar yang di bawah panji-panji bani Yehuda menurut pasukan mereka; yang mengepalai laskar itu ialah Nahason bin Aminadab;
10:15   yang mengepalai laskar suku bani Isakhar ialah Netaneel bin Zuar;
10:16   yang mengepalai laskar suku bani Zebulon ialah Eliab bin Helon.
10:17   Sesudah itu Kemah Suci dibongkar, dan berangkatlah bani Gerson dan bani Merari yang mengangkat Kemah Suci itu.
10:18   Kemudian berangkatlah laskar yang di bawah panji-panji Ruben menurut pasukan mereka; yang mengepalai laskar itu ialah Elizur bin Syedeur;
10:19   yang mengepalai laskar suku bani Simeon ialah Selumiel bin Zurisyadai;
10:20   yang mengepalai laskar suku bani Gad ialah Elyasaf bin Rehuel.
10:21   Sesudah itu berangkatlah orang Kehat, yang mengangkat barang-barang tempat kudus; Kemah Suci sudah dipasang sebelum mereka datang.
10:22   Kemudian berangkatlah laskar yang di bawah panji-panji bani Efraim menurut pasukan mereka;
10:23   yang mengepalai laskar itu ialah Elisama bin Amihud; yang mengepalai laskar suku bani Manasye ialah Gamaliel bin Pedazur;
10:24   yang mengepalai laskar suku bani Benyamin ialah Abidan bin Gideoni.
10:25   Sebagai barisan penutup semua laskar itu berangkatlah laskar yang di bawah panji-panji bani Dan menurut pasukan mereka; yang mengepalai laskar itu ialah Ahiezer bin Amisyadai;
10:26   yang mengepalai laskar suku bani Asyer ialah Pagiel bin Okhran;
10:27   yang mengepalai laskar suku bani Naftali ialah Ahira bin Enan.
10:28   Itulah aturan keberangkatan orang Israel menurut pasukan mereka, ketika mereka berangkat.
10:29   Lalu berkatalah Musa kepada Hobab anak Rehuel orang Midian, mertua Musa: "Kami berangkat ke tempat yang dimaksud TUHAN ketika Ia berfirman: Aku akan memberikannya kepadamu. Sebab itu ikutlah bersama-sama dengan kami, maka kami akan berbuat baik kepadamu, sebab TUHAN telah menjanjikan yang baik tentang Israel."
10:30   Tetapi jawabnya kepada Musa: "Aku tidak ikut, melainkan aku hendak pergi ke negeriku dan kepada sanak saudaraku."
10:31   Kata Musa: "Janganlah kiranya tinggalkan kami, sebab engkaulah yang tahu, bagaimana kami berkemah di padang gurun, maka engkau dapat menjadi penunjuk jalan bagi kami.
10:32   Jika engkau ikut bersama-sama dengan kami, maka kebaikan yang akan dilakukan TUHAN kepada kami akan kami lakukan juga kepadamu."
10:33   Lalu berangkatlah mereka dari gunung TUHAN dan berjalan tiga hari perjalanan jauhnya, sedang tabut perjanjian TUHAN berangkat di depan mereka dan berjalan tiga hari perjalanan jauhnya untuk mencari tempat perhentian bagi mereka.
10:34   Dan awan TUHAN ada di atas mereka pada siang hari, apabila mereka berangkat dari tempat perkemahan.
10:35   Apabila tabut itu berangkat, berkatalah Musa: "Bangkitlah, TUHAN, supaya musuh-Mu berserak dan orang-orang yang membenci Engkau melarikan diri dari hadapan-Mu."
10:36   Dan apabila tabut itu berhenti, berkatalah ia: "Kembalilah, TUHAN, kepada umat Israel yang beribu-ribu laksa ini."
Sedangkan tentang “api yang menyala”:
>> Bilangan  14:14: “mereka akan berceritera kepada penduduk negeri ini, yang telah mendengar bahwa Engkau, TUHAN, ada di tengah-tengah bangsa ini, dan bahwa Engkau, TUHAN, menampakkan diri-Mu kepada mereka dengan berhadapan muka, waktu awan-Mu berdiri di atas mereka dan waktu Engkau berjalan mendahului mereka di dalam tiang awan pada waktu siang dan di dalam tiang api pada waktu malam.”
Kalau siang hari ALLAH memberikan tanda: “Tiang Awan”, sedangkan kalau malam hari: “Tiang Api”, sebagai petunjuk perjalanan mereka selama di Padang Gurun.
Hua..ha..ha...... nyata sekali bahwa kaum Muslim itu Pendusta. Kita harus berhati-hati!
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
TANGGAPAN SDR. AE[22 JUli 2009]
Baik, smntr saya ikuti dl uraian sdr bhw ayat itu menunjuk pada serombongan Yahudi yang dipimpin Musa.
Pertanyaannya: dr mana mau kmn rombongan itu dan brp jumlahnya?
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA[22 Juli 2009]
Pertanyaan: Dari mana dan mau ke mana serta berapa jumlahnya?
Keluaran 12:37: “Kemudian berangkatlah orang Israel dari Raamses ke Sukot, kira-kira
                              enam ratus ribu orang laki-laki berjalan kaki, tidak termasuk anak-anak.
                12:38: “Juga banyak orang dari berbagai-bagai bangsa turut dengan mereka; lagi
                             sangat banyak ternak kambing domba dan lembu sapi.”
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
TANGGAPAN SDR. AE[23 Juli 2009]   -   GUNUNG PARAN
Sdr tentu sependapat bila saya mengatakan bhw hidup itu penuh dgn ujian dan cobaan, ada yg ringan, ada yg sedang dan ada pula yg berat. Semakin byk ujian dan cobaan yg berhasil kita lalui, maka semkn tinggi pula abilities dan mutu pribadi kita. Bila kita tdk mau menghadapai ujian dan cobaan yg berat dan rumit, tentu kwalitas kita jg hanya segitu2 saja. Tdk bs menjadi pribadi yg hebat dan berkwalitas tinggi.
Saya yahin, sdr bkn tipikal org yg alergi thd hal2 yg berat dan rumit.
Sdr mengatakan bhw nubuatan Alkitab begitu sederhana dan mudah dimengerti, tdk spt Al Qur'an yang penuh mistis kayak orang meramalkan nomor togel. Wajib menghitung jumlah huruf-hurufnya dulu. Wajib ahli bahasa Arab dulu dan ahli matematika dulu.
Intinya: Al-Qur’an begitu rumit, tdk sederhana dan mudah spt Alkitab.
Begini sdr:
Ada 2 buah kitab suci, yg satu isinya sederhana dan mudah dimengerti, smp dianggap bhw utk memahaminya tdk prl ilmu ttt, shg org yg sgt awam-pun boleh mentafsirkannya sesuai dgn kadar ilmunya. Yg satunya lg adalah kitab suci yg selain mudah dimengerti jg mengandung hal2 ajaib yg prl ilmu yg memadai utk mampu memahaminya. Dr 2 jenis kitab suci tsb, kira2 kitab suci mn yg berkwalitas tinggi?
Al-Qur’an adalah sebuah kitab suci yg begitu luar biasa kandungan ilmu dan akhlaknya. Hal itu bs didapatkan dgn bbrp cara: langsung membaca dari apa yg tersurat, membaca yg tersirat, membaca terjemahannya, membaca tafsirnya, membaca hasil2 penelitian para ahli (baik yg muslim maupun yg non muslim), dll. Intinya: iqra atau belajarlah!
Bila ingin lbh hebat pemahaman isi Al-Qur’an, maka siapapun itu hrs menguasai bahasa Arab dan ulummul Qur’an dan menguasai science ttt. Dgn begitu maka keindahan dan keajaiban Al-Qur’an tentu dpt dgn mudah dirasakan. Bila itu blm memungkinkan, maka membaca tafsir2 dan tulisan2 para ahli dlm disiplin ilmu ttt sdh cukup skl utk memahami Al-Qur’an.
Tafsir itu sifatnya utk memudahkan kita dlm memahami isi Al-Qur’an, krn tafsir itu ditulis oleh org2 yg penguasaan bahasa Arab dan ulummul Qur’an-nya jauh di atas kita. Semkn byk tafsir yg dibaca, maka akan semkn luas pengetahuannya, krn skl lg: tafsir Al-Qur’an itu sifatnya relatif, shg semkn byk versi yg dibaca maka akan semkn luas dan dlm pula pemahamannya.
Salah satu contohnya ya tafsiran kata wafat (angkat) itu. Ada yg berpndpt bhw itu artinya Yesus diwafatkan dl kemudian diangkat ke langit. Ada yg berpndpt bhw Yesus diangkat dlm keadaan hidup dan diwafatkan di langit. Ada yg berpndpt bhw Yesus skrg spt mati suri, ada yg tdk. Apapun itu intinya tetap sm, yaitu bhw Yesus telah wafat (= tdk ada di bumi lg) bukan krn sebab disalib, tp diangkat langsung ke langit.
Dlm Injil Barnabas, penjelasannya lbh detail lg.
Jd, apakah sdr msh jg blm bs menangkap arti relatif dlm hal ini?
Bila blm, saya ambil contoh dr Alkitab saja:
Sdr tentu tau bhw byk skl tumbuh aliran2 (bahkan agama baru) dlm tubuh Kristen. Apa sebabnya? Sebabnya adalah bhw dlm agama Kristen tdk mempunyai seorang Role Model dlm menjalankan ibadahnya dan Alkitab ditafsirkan dgn Sangaaat Relatif Skl!!!
Artinya: antara penafsiran satu org Kristen dgn org Kristen yg lain bs sgt jauuuuh skl bedanya. Versi Alkitab sdh tdk terhitung lg brp jumlahnya. Sedangkan dr satu versi saja, misal versi LAI, sdh bbrp kali diedit isinya, tergantung dr perkembangan jaman. Isi yg berubah tentu saja akan mengubah pula tafsirannya!
Sdr saja sdh pny keinginan utk membuat Alkitab sndr yg tentunya berdasarkan tafsiran sdr sndr jg. Hal ini tentu saja krn sdr merasa lbh hebat pemahaman Alkitabnya drpd org lain, bahkan dibanding dgn para sarjana Bible kaliber international sekalipun.
Hal yg spt itu tdk ditemukan pd Al-Qur’an. Meski saya katakan bhw tafsiran Al-Qur’an itu relatif, ada yg sm tp ada pula yg berbeda, namun tdk akan berbeda jauh, intinya tetap sama. Dan Islam itu tdk terpecah belah, tetap utuh satu yg benar, yaitu Islam Ahlus Sunnah Wal Jamaah.
Apakah smp di sini sdr sdh mengerti artinya relatif yg saya mksd??
Mengenai Ahmadiyah, mereka bukanlah org2 yg beragama Islam, krn Ahmadiah mempunyai kitab suci baru (Tazkirah) dan nabi baru (Mirza GA).
Ttg QS. At-Taubah (9): 109, ayat suci ini hanyalah satu dr setitik keajaiban yg tersembunyi di dlm Al-Qur’an. Ayat ini bukan perintah kpd umat Islam utk meruntuhkan WTC. Stlh WTC runtuh, baru umat Islam mendapatkan kenyataan bhw tragedi itu ternyt telah dinubuatkan secara detail dlm Al-Qur’an. Bila Al-Qur’an bukan berasal dr wahyu Allah, bagaimn mngkn ada nubuat yg detail semacam itu bs ditulis pd abad ke 6? Hal ini tentu semakin mempertegas bhw Al-Qur’an adalah murni dr Allah. Angka2 dan ayat2 yg indah penuh makna, susunan dan struktur dlm Al-Qur’an, dll, adalah bukti lain bhw Al-Qur’an adalah murni firman2 Allah. Seluruh jin dan manusia berkumpul utk membuat kitab suci lain untuk menandingi Al-Qur’an, tentu tdk akan mampu sedikitpun.
Bila isi Al-Qur’an melenceng atau berubah sedikit saja, maka struktur2 yg ada di dlm Al-Qur’an akan berubah pula. Dgn demikian, maka tuduhan bhw Al-Qur’an adalah buatan Rasulullah, dan tuduhan bhw Al-Qur’an skrg sdh tdk asli lg krn yg asli sdh dibakar oleh kalifah Utsman ibn Affan, telah gugur secara otomatis.
Bandingkan dgn Daniel  7:25 yg sdr kutip itu, ayat itu merupakan nubuatan sempurna utk kejadian apa? Ttg terorisme atau apa ya? Ayat itu jg tdk diketahui secara jelas siapa ’wartawan’ yg telah menulis. Daniel? Really? Brp byk yg sdr ketahui ttg Daniel? Coba saya diberitahu apa saja yg sdr ketahui ttg Daniel dan kitab Daniel tsb. Sm spt halnya kitab2 yg lain di dlm Alkitab, kitab Daniel-pun sesungguhnya termsk ’karangan buta’, yg artinya tdk jelas siapa penulisnya. Dan mnrt saya, sdr jg bs membuat ayat yg spt itu. Trust me! Jd, apa hebatnya ayat dr kitab Daniel yg sdr kutip itu?
Selain itu, bila ada org atau lembaga ttt mengubah isi Alkitab, drmn dan bagaimn umat Kristiani bs mengetahui, mendeteksinya dan meluruskannya?
Bila sdr katakan bhw saya bangga skl dgn kitab mulia Al-Qur’an, yep.., bnr skl itu! Sebaliknya, apakah sdr bangga dgn kitab suci sdr? Bila sdr bangga, tentu akan menjadi pertnyaan, krn sdr sdh tau bhw yg asli dr Tuhan hny 10%, atau katakanlah 20%, kok sdr msh bs bangga? Kalau tdk bangga, tentu jg akan menjadi pertnyan pula, krn sdh tdk ada kebanggaan atasnya, kok msh diimani?
Ttg Ulangan 18, penjelasan mas Ostaf, yg meng-quote dr AD, mnrt saya sdh sgt cukup, dan sdr jg telah merespon dgn kalimat bhw: Yesus itu TUHAN, sedangkan Musa dgn Muhammad sama2 nabi. Artinya bhw sdr telah se7 bhw ayat Ula 18 adalah nubuat ttg kedatangan Rasulullah. Karena yg sm dgn Musa as adalah Muhammad Saw, bkn Yesus.
Lalu, bila sdr mengatakan bhw Yesus itu TUHAN, maka bnr skl pertnyn Cak Semprul, apa buktinya??
Saya akan quote satu ayat dr Alkitab ttg statemen sdr itu:
 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia. (I Yoh 4: 1-3)
 Ayat tsb bkn ayat yg baru, krn Alkitab dr LAI ejaan lama (Perdjandjian Baru, dlm bahasa Indonesia Modern, LAI,  Djakarta 1972) jg msh spt itu.
 Kmrn saya tunjukkan kpd sdr spt apa ajaran Paulus (Gal 5:2-3), shg krn sdr sunat,, maka sdr harus menjd pengikut Yesus dan taat pd hukum Taurat spt yg dicontohkan Yesus. Ditmbh, bila sdr mengatakan bhw Yesus bkn manusia, maka sdr telah termsk roh yg tdk berasal dr Allah. Jd sdr diposisi mn skrg?
Berikut, saya mensupport Cak Semprul yg mengatakan bhw Musa lbh hebat drpd Yesus (shg Musa lbh ber-hak sdr Tuhan-kan drpd Yesus):
 Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah TUHAN di tanah Mesir terhadap Firaun dan terhadap semua pegawainya dan seluruh negerinya, dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel. (Ula 34: 10-12)
 Ayat tsb mengatakan bhw tdk ada lg nabi dr bani Israel yg segala tanda dan mukjizatnya sehebat spt Musa. Sdr pst tau bhw Yesus adalah keturunan bani Israel dan TUHAN yg dimksd di ayat itu bukanlah Yesus.
 Ttg gunung Paran, perlu dijelaskan lg ya? Ok, u got it sir:
Perhatikanlah lg ayat ini:
 "Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala. (Ula 33:2)
And he said, The LORD came from Sinai, and rose up from Seir unto them; he shined forth from mount Paran, and he came with ten thousands of saints: from his right hand went a fiery law for them. (Deu 33:2)
Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus -- di dalam tangan-Mulah mereka, pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu. (Ula 33:3)
Merefer dr Keluaran dan Bilangan, sdr mengatakan bhw itu adalah kata2 nabi Musa as yg dimaksudkan utk bangsa pilihan (Israel), bukan sebuah nubuat ttg akan dtgnya Rasulullah Saw. Benarkah begitu?
Jd, mari kita kupas ayat2 tsb.
Ayat tsb mempunyai bbrp point, yaitu:
dari pegunungan Paran
datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang
yang kudus
sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala
Sungguh Ia mengasihi umat-Nya;
 1.      Dmn pegunungan Paran? Letak Paran adalah tmpt dmn Masjidil Haram berada, spt yg pernah saya jelaskan, yaitu:
“Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.” Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum. (Kej 21: 18-19)
 Ayat tsb bercerita ttg anak Hagar yg bernama nabi Ismail as, yg akan menurunkan bangsa yg besar. Dan sumur tsb, oleh umat Islam dikenal dgn nama sumur Zam-Zam, yg terletak di Masjidil Haram!
Lalu, apa hubungannya dgn Paran? Kita lanjutkan saja ayatnya:
 Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah. Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir. (Kej 21: 20-21)
  Lalu, kita lihat rutenya Musa as, dr Egypt ke Jerusalem (dgn jarak sekitar 250 km), yaitu:
Egypt- menyebrang Laut Merah - Gunung Sinai (Horeb) – Hazerot (wilayah Edom Seir) – Bersyeba – Hebron - Jerusalem.
 Hazerot, adalah semacam pertigaan, bila ke arah kiri, maka akan menuju ke Yerusalem. Namun bila ke kanan, maka akan menuju ke gurun Paran (Bil 12: 16), arah ke Masjidil Haram!
 2.  Jumlah puluhan ribu (ayat ini telah direduksi, krn yg seharusnya adalah sepuluhan ribu org - ten thousands) org kudus. Perhatikan ayat yg serupa berikut ini:
 Maka atas mereka itu juga Henokh, keturunan yang ketujuh daripada Adam, sudah bernubuat, katanya, "Tengoklah, Tuhan telah datang dengan berpuluh-puluh ribu orang sucinya, hendak memutuskan hukum-Nya atas orang sekalian, dan hendak menjatuhkan hukum ke atas segala orang fasik di dalam hal segala perbuatannya yang fasik itu, yang telah dilakukannya dengan fasiknya, dan di dalam hal segala kekerasan yang dikatakan oleh orang berdosa yang fasik ke atas-Nya." (Yudas 1: 14-15) - Alkitab LAI
And Enoch also, the seventh from Adam, prophesied of these, saying, Behold, the Lord cometh with ten thousands of his saints, to execute judgment upon all and to convince all that are ungodly among them of all their ungodly deeds which they have ungodly committed, and of all their hard speeches which ungodly sinners have spoken against him. (Jude 1: 14-15) - Holy Bible versi KJV 1961 dan thn 1988, dan versi American Bible Society, 1958
 Mengenai ini telah pula saya jelaskan arti persisnya dr ayat tsb, yaitu saat Rasulullah menaklukkan Mekah yg diiringi sepuluhan ribu umatnya, dan memutuskan hukum-Nya atas orang sekalian (atas penduduk Mekah saat itu).
 3.      Org kudus
Penjelasan sdr bhw yg dimksd dgn org kudus adalah bangsa pilihan yg akan dididik keagamaan, adalah penjelasan yg dipaksakan skl. Definisi org kudus adalah org yg tunduk dan taat kpd Allah. Tdk ada definisinya yg lain.
 4.      sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.
Tafsiran saya bhw itu mengacu pd Al-Qur’an yg merupakan penerangan bagi umat manusia seru sekalian alam, agar tdk tersesat dr jalan-Nya. Dan Al-Qur’an tdk boleh dipegang dgn tangan kiri, hrs dipegang dgn tangan kanan.
 5.      Sungguh Ia mengasihi umat-Nya;
Hal ini telah saya jelaskan betapa cintanya Rasulullah thd umat Islam.
 Jd, ayat tsb memang bnr2 adalah nubuatan Musa as saat ia akan wafat, kpd kaumnya. Mnrt saya, nubuatan ini dikatakan Musa as, saat ia dan rombongannya telah sampai di Edom Seir. Alhamdulillah saya prnh pula berziarah ke makam Musa as di wilayah yg namanya adalah Edom Seir, Jordania. Jd, bila ada yg mengatakan bhw makam Musa as tdk diketahui, kok aneh jg.
 Sdr jg pny pndpt bhw isi kitab itu sekedar ulangan saja. Rasanya sdr blm begitu paham dgn yg dimaksud sbg kitab Ulangan.
Baiklah saya uraikan sedikit ttg kitab Ulangan yg terdiri dr 34 pasal itu:
Isi kitab Ulangan adalah ikhtisar hukum2, skl lg: ikhtisar hukum2, yg terdpt di kitab2 sblmnya. Ulangan berasal dr kata bhs Inggris ”Deuteronomy”, atau dlm bhs Yunaninya: ”deuteras nomos” yg artinya ”ulangan hukum”. Namun dlm naskah Ibrninya disebut dgn ”Haddeb Harim” yg artinya ”perkataan”. Jd, terdpt perbedaan antara Yunani dan Ibrani! Itulah yg disebut dgn kitab Ulangan. Jd bila ada ayat yg isinya bukan ttg hukum, maka perlu penelitian lbh lanjut lg, apakah merupakan pengulangan dr kitab sblmnya atau tidak.
Sdr prnh mengatakan bhw kitab suci itu bkn mslh begini dan begitu, yg pntg buat sdr itu adalah ajarannya. Di milis sdr ini sdh berulang kali ditunjukkan ttg ajaran2 Alkitab yg tdk bnr, namun sdr msh blm paham jg (atau pura2 tdk paham?). Nah, kali ini saya kutip ayat lain yg sgt mengerikan, yg krn ayat inilah maka Copernicus dan Galileo dihukum oleh Gereja krn dianggap bhw slh satu teori mereka bertentangan dgn ajaran Alkitab:
 Yesaya 40:22
Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang; (Alkitab terjemahan baru)
 Bahwa Ia juga yang bersemayam di atas bulat bumi dan segala orang isinya seperti belalang jua adanya (Alkitab terjemahan lama)
It is he that sitteth upon the circle of the earth, and the inhabitants thereof are as grasshopper (KJV 1988)
Mengapa Bumi dikatakan bentuknya seperti lingkaran dan penduduknya spt belalang!? Apakah sdr merasa bhw sdr spt belalang shg akan membenarkan ayat tsb?
Alkitab sdh mengubah bbrp kali isi ayat tsb, yaitu dr lingkaran, kemudian menjadi bulat dan terakhir menjadi bulatan!
Sblm saya akhiri uraian saya kali ini yg cukup pnjg, saya terangkan bhw yg saya attach kali ini adalah seorg muslim yg diazab Allah di dlm kubur krn tdk menjalankan rukun Islam, terutama shalat. Bila umat Islam yg telah bersyahadat saja mendpt azab kubur, lalu bagaimn nasibnya bagi yg tdk mau bersyahadat, tdk mau mengakui keesaan Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya?
Smg kita termsk golongan org2 yg dihindarkan Allah dr siksa kubur, amiin..
 Sincerely,
 AEC
 PS.
Yg mengatakan bhw Islam/Arab sdh dinubuatkan sbg "keledai liar", dptkah menunjukkan ayat yg berisi nubuat tsb?
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA[26 Juli 2009]
  1. Anda berkata: Ada 2 buah kitab suci, yg satu isinya sederhana dan mudah dimengerti, smp dianggap bhw utk memahaminya tdk prl ilmu ttt, shg org yg sgt awam-pun boleh mentafsirkannya sesuai dgn kadar ilmunya. Yg satunya lg adalah kitab suci yg selain mudah dimengerti jg mengandung hal2 ajaib yg prl ilmu yg memadai utk mampu memahaminya. Dr 2 jenis kitab suci tsb, kira2 kitab suci mn yg berkwalitas tinggi?
Kata saya: Standart uji kwalitasnya itu apa? Kerumitannya atau kandungan ajarannya? Kalau kerumitannya, saya akui, Al Qur’an adalah kitab suci yang paling rumit. Tapi kalau dari ketinggian ajarannya, yang harus saya akui adalah Alkitab.
Ajaran Alkitab sangat sederhana sekali, tapi kandungan nilainya amat tinggi sekali. Menyatakan bahwa tidak mungkin itu hasil pemikiran manusia yang paling cerdas sekalipun.
Saya mengakui, sebab saya memang telah menyelidiki isi Alkitab berdasarkan petunjuk Ahmed Deedat; memang benar ada banyak sekali kesalahan Alkitab dan pengubahan-pengubahan yang dilakukan oleh tangan dan otak manusia. Tapi, untuk hal-hal yang inti, yang berkaitan erat dengan pokok-pokok keselamatan kita, saya lihat masih terpelihara dengan baik.
Bagaimana saya membuktikan bahwa hal-hal yang pokok itu masih bisa dipercayai? Dari Al Qur’an! Tolong perkataan ini anda simpan baik-baik untuk landasan anda berdiskusi dengan saya; bahwa “dari Al Qur’an-lah saya menguji hal-hal yang pokok tentang Alkitab.”
Anda wajib mentertawai saya, jika saya mengatakan “Alkitab itu benar” hanya berdasarkan Alkitab, berdasarkan kata orang, kata pendeta saya, atau karena saya Kristen sejak lahir. Perkataan saya yang begitu itu adalah perkataan anak kecil, dan anda nggak usah bicara dengan anak kecil. Tapi saya menemukan kebenaran Alkitab, justru dari kitab suci anda!
Jika saya berkata seperti itu, baiklah anda mulai berpikir dan memperhitungkan pemikiran saya, sebagai orang yang berusaha rasional dan objektif. Nah, apa antara lain buktinya?
a.      ALLAH – YESUS – ROH KUDUS, ada tercatat dalam Al Qur’an.
Jika kita baca Al Qur’an secara apa adanya, menurut kalimat yang tersedianya, maksudnya; tanpa intervensi “orang Islam” apalagi “kiai”, maka status ALLAH, YESUS dan ROH KUDUS sama persis dengan yang diterangkan Alkitab.
Status itu akan menjadi berbeda, kalau kita mendengarkan keterangan-keterangan
orang Islam, macam anda. ROH KUDUS bisa anda seret sebagai malaikat Jibril.
Nah, jika kebenaran Alkitab yang semacam ini telah saya ketemukan dari Al Qur’an, maka sudah pasti yang akan saya jadikan pegangan adalah yang Alkitab. Ngapain saya harus dengarkan ocehan Muslim? Saya anggap segala keterangan anda sebagai kata-kata iklannya penjual bakso, yang karena persaingan dagang, maka dia menjelek-jelekkan penjual bakso yang lainnya.
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Lanjutan:
Karena surat anda panjang dan bertopik macam-macam, maka akan saya jawab secara satu-persatu, dengan saya utamakan yang masalah gunung Paran dan Nabi yang seperti Musa.
Kali ini yang saya bahas adalah yang gunung Paran.
Berikut ini adalah tulisan anda.
Ttg gunung Paran, perlu dijelaskan lg ya? Ok, u got it sir:
Perhatikanlah lg ayat ini:
 "Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala. (Ula 33:2)
And he said, The LORD came from Sinai, and rose up from Seir unto them; he shined forth from mount Paran, and he came with ten thousands of saints: from his right hand went a fiery law for them. (Deu 33:2)
Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus -- di dalam tangan-Mulah mereka, pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu. (Ula 33:3)
Merefer dr Keluaran dan Bilangan, sdr mengatakan bhw itu adalah kata2 nabi Musa as yg dimaksudkan utk bangsa pilihan (Israel), bukan sebuah nubuat ttg akan dtgnya Rasulullah Saw. Benarkah begitu?
Jd, mari kita kupas ayat2 tsb.
Ayat tsb mempunyai bbrp point, yaitu:
dari pegunungan Paran
datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang
yang kudus
sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala
Sungguh Ia mengasihi umat-Nya;
 1.      Dmn pegunungan Paran? Letak Paran adalah tmpt dmn Masjidil Haram berada, spt yg pernah saya jelaskan, yaitu:
“Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.” Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum. (Kej 21: 18-19)
 Ayat tsb bercerita ttg anak Hagar yg bernama nabi Ismail as, yg akan menurunkan bangsa yg besar. Dan sumur tsb, oleh umat Islam dikenal dgn nama sumur Zam-Zam, yg terletak di Masjidil Haram!
Lalu, apa hubungannya dgn Paran? Kita lanjutkan saja ayatnya:
 Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah. Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir. (Kej 21: 20-21)
  Lalu, kita lihat rutenya Musa as, dr Egypt ke Jerusalem (dgn jarak sekitar 250 km), yaitu:
Egypt- menyebrang Laut Merah - Gunung Sinai (Horeb) – Hazerot (wilayah Edom Seir) – Bersyeba – Hebron - Jerusalem.
 Hazerot, adalah semacam pertigaan, bila ke arah kiri, maka akan menuju ke Yerusalem. Namun bila ke kanan, maka akan menuju ke gurun Paran (Bil 12: 16), arah ke Masjidil Haram!
 2.  Jumlah puluhan ribu (ayat ini telah direduksi, krn yg seharusnya adalah sepuluhan ribu org - ten thousands) org kudus. Perhatikan ayat yg serupa berikut ini:
 Maka atas mereka itu juga Henokh, keturunan yang ketujuh daripada Adam, sudah bernubuat, katanya, "Tengoklah, Tuhan telah datang dengan berpuluh-puluh ribu orang sucinya, hendak memutuskan hukum-Nya atas orang sekalian, dan hendak menjatuhkan hukum ke atas segala orang fasik di dalam hal segala perbuatannya yang fasik itu, yang telah dilakukannya dengan fasiknya, dan di dalam hal segala kekerasan yang dikatakan oleh orang berdosa yang fasik ke atas-Nya." (Yudas 1: 14-15) - Alkitab LAI
And Enoch also, the seventh from Adam, prophesied of these, saying, Behold, the Lord cometh with ten thousands of his saints, to execute judgment upon all and to convince all that are ungodly among them of all their ungodly deeds which they have ungodly committed, and of all their hard speeches which ungodly sinners have spoken against him. (Jude 1: 14-15) - Holy Bible versi KJV 1961 dan thn 1988, dan versi American Bible Society, 1958
 Mengenai ini telah pula saya jelaskan arti persisnya dr ayat tsb, yaitu saat Rasulullah menaklukkan Mekah yg diiringi sepuluhan ribu umatnya, dan memutuskan hukum-Nya atas orang sekalian (atas penduduk Mekah saat itu).
 3.      Org kudus
Penjelasan sdr bhw yg dimksd dgn org kudus adalah bangsa pilihan yg akan dididik keagamaan, adalah penjelasan yg dipaksakan skl. Definisi org kudus adalah org yg tunduk dan taat kpd Allah. Tdk ada definisinya yg lain.
 4.      sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.
Tafsiran saya bhw itu mengacu pd Al-Qur’an yg merupakan penerangan bagi umat manusia seru sekalian alam, agar tdk tersesat dr jalan-Nya. Dan Al-Qur’an tdk boleh dipegang dgn tangan kiri, hrs dipegang dgn tangan kanan.
 5.      Sungguh Ia mengasihi umat-Nya;
Hal ini telah saya jelaskan betapa cintanya Rasulullah thd umat Islam.
 Jd, ayat tsb memang bnr2 adalah nubuatan Musa as saat ia akan wafat, kpd kaumnya. Mnrt saya, nubuatan ini dikatakan Musa as, saat ia dan rombongannya telah sampai di Edom Seir. Alhamdulillah saya prnh pula berziarah ke makam Musa as di wilayah yg namanya adalah Edom Seir, Jordania. Jd, bila ada yg mengatakan bhw makam Musa as tdk diketahui, kok aneh jg.
 Sdr jg pny pndpt bhw isi kitab itu sekedar ulangan saja. Rasanya sdr blm begitu paham dgn yg dimaksud sbg kitab Ulangan.
Baiklah saya uraikan sedikit ttg kitab Ulangan yg terdiri dr 34 pasal itu:
Isi kitab Ulangan adalah ikhtisar hukum2, skl lg: ikhtisar hukum2, yg terdpt di kitab2 sblmnya. Ulangan berasal dr kata bhs Inggris ”Deuteronomy”, atau dlm bhs Yunaninya: ”deuteras nomos” yg artinya ”ulangan hukum”. Namun dlm naskah Ibrninya disebut dgn ”Haddeb Harim” yg artinya ”perkataan”. Jd, terdpt perbedaan antara Yunani dan Ibrani! Itulah yg disebut dgn kitab Ulangan. Jd bila ada ayat yg isinya bukan ttg hukum, maka perlu penelitian lbh lanjut lg, apakah merupakan pengulangan dr kitab sblmnya atau tidak.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA:
  1. Letak gunung Paran
Kalau masalah peta letak gunung Paran, benar yang anda katakan itu. Begitu pula dengan ukuran jarak antara Egypt ke Yerusalem, mungkin benar cuma 250 Kilometer.
Tapi perjalanan ini bukan perjalanan normal, melainkan perjalanan yang dibuat ALLAH memutar melewati Seir dan pegunungan Paran. Suatu perjalanan yang memakan waktu 40 tahun. Apa sebab?
Sebab bangsa Israel adalah bangsa yang lemah, bukan bangsa yang terbiasa berperang, sementara mereka harus menghadapi orang-orang Filistin yang berpengalaman perang dan terkenal keperkasaannya. Jika ALLAH menghadapkan mereka dengan peperangan melawan Filistin, sudah pasti nyali bangsa Israel ini menjadi ciut dan mereka akan memaksa Musa untuk mengembalikan mereka ke Mesir kembali.
Dan apa yang ALLAH kuatirkan ini terbukti. Berkali-kali bangsa itu menggerutu dan meminta Musa mengembalikan mereka ke Mesir. Sebab perjalanan di padang gurun yang kelihatannya tidak bertepi, tandus dan serba kekurangan itu dianggap Israel sebagai perjalanan yang tanpa harapan. Mereka lebih memilih menjadi budak di Mesir daripada mengikuti Musa.
Jika orang-orang Israel ini benar-benar tidak bisa dibujuk lagi dan memaksa minta dikembalikan ke Mesir lagi, ALLAH bisa apa? Apakah ALLAH harus menggunakan KEALLAHANNYA untuk memaksa mereka? Nggak logis, donk, kalau main paksa begitu.
Karena itulah ALLAH mengajak mereka berputar-putar duluan, diajar, ditunjukkan perbuatan-perbuatan besar[ajaib] yang bisa ALLAH lakukan, agar bangsa itu belajar percaya kepada ALLAH dengan segala tujuan-tujuan ALLAH.
Keluaran 13: 17-18: “Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak
                                    menuntun mereka melalui jalan ke negeri orang Filistin,
                                    walaupun jalan ini yang paling dekat; sebab firman Allah:
                                   "Jangan-jangan bangsa itu menyesal, apabila mereka
                                   menghadapi peperangan, sehingga mereka kembali ke Mesir."
                                   Tetapi Allah menuntun bangsa itu berputar melalui jalan di
                                   padang gurun menuju ke Laut Teberau. Dengan siap sedia
                                  berperang berjalanlah orang Israel dari tanah Mesir.”
Adapun perjalanan yang mencapai pegunungan Paran, itu terjadi setelah mereka berkemah di gunung Sinai selama berbulan-bulan, yaitu setelah menerima 10 Firman ALLAH, yang Musa berhadapan muka dengan muka dengan ALLAH. Setelah mereka menerima ROH ALLAH, untuk kekuatan rohaniah mereka, maka mereka melakukan perjalanan selama 3 hari untuk sampai di gunung Paran itu.
Bilangan 11:17: “Maka Aku akan turun dan berbicara dengan engkau di sana, lalu
                              sebagian dari Roh yang hinggap padamu itu akan Kuambil dan
                              Kutaruh atas mereka, maka mereka bersama-sama dengan engkau
                              akan memikul tanggung jawab atas bangsa itu, jadi tidak usah lagi
                              engkau seorang diri memikulnya.”
            Bilangan 10:33: “Lalu berangkatlah mereka dari gunung TUHAN dan berjalan tiga
                                          hari perjalanan jauhnya, sedang tabut perjanjian TUHAN
                                          berangkat di depan mereka dan berjalan tiga hari perjalanan
                                           jauhnya untuk mencari tempat perhentian bagi mereka.
           Bilangan 10:12: “Lalu berangkatlah orang Israel dari padang gurun Sinai menurut
                                         aturan keberangkatan mereka, kemudian diamlah awan itu di
                                         padang gurun Paran.
  1. Tentang sepuluhribuan orang kudus
Anda koq kayak orang yang kebingungan? Perkataan: “puluhan ribu” anda katakan itu reduksian dari kata-kata asalnya: “sepuluhan ribu.” Sementara anda mereferensi dari surat Yudas yang memakai kata-kata: “berpuluh-puluh ribu.” Ini ‘kan ngawur sekali?
“Puluhan ribu” mempunyai makna yang sama dengan “berpuluh-puluh ribu”, yaitu suatu jumlah yang tidak terhitung. Jika Alkitab menyebutkan angka 600 ribu orang Israel yang berangkat dari Mesir, itu masih bisa masuk ke perkataan “puluhan ribu” atau “berpuluh-puluh ribu.”
Tapi kalau “sepuluhan ribu”, ini maknanya bisa jadi harafiah, atau malahan jumlah 10 ribu itu yang menjadi angka maksimalnya.
Anda mencomot surat Yudas secara ngawur.
            Maka atas mereka itu juga Henokh, keturunan yang ketujuh daripada Adam, sudah
            bernubuat, katanya, "Tengoklah, Tuhan telah datang dengan berpuluh-puluh ribu orang
            sucinya, hendak memutuskan hukum-Nya atas orang sekalian, dan hendak menjatuhkan
            hukum ke atas segala orang fasik di dalam hal segala perbuatannya yang fasik itu, yang
            telah dilakukannya dengan fasiknya, dan di dalam hal segala kekerasan yang dikatakan
            oleh orang berdosa yang fasik ke atas-Nya." (Yudas 1: 14-15) - Alkitab LAI
      
           Ayat itu menceritakan tentang TUHAN, bukan tentang manusia. Mana cocok untuk
           manusia Muhammad?Muhammad itu manusia, bukan TUHAN. Waah, siapa guru
           membaca anda?TUHAN koq bisa diarahkan ke manusia Muhammad yang sama sekali
           tidak kudus?Jangan main perkosa, akh!
           Saya bisa membuktikan dengan sangat mudah bahwa Muhammad itu nggak kudus,
           semudah saya membalikkan telapak tangan saya. Asal anda jangan tersinggung dan
           jangan marah jika saya ungkapkan bukti-bukti itu secara jujur-jujuran. Atau anda
           baca tulisan saya: “DARI SEBUAH LAGU SAJA.” – Maksudnya, sebuah lagu saja
           bisa menjatuhkan Muhammad. Apalagi 10 lagu.
  1. Tentang Orang Kudus
Orang kudus adalah orang Israel. Sebab orang Israellah yang dididik secara khusus untuk hidup secara tertib dan kudus.
            Ulangan 4:7-8: “Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian
                                        dekat kepadanya seperti TUHAN, Allah kita, setiap kali kita
                                        memanggil kepada-Nya?
                                        Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan
                                        peraturan demikian adil seperti seluruh hukum ini, yang
                                       kubentangkan kepadamu pada hari ini?”
            Imamat 20:26: “Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus dan Aku
                                       telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu
                                       menjadi milik-Ku.”
            Israellah milik ALLAH, bukan Ismail. Ismail itu bukan milik ALLAH! Justru diusir
            dari rumah Abraham.
  1. sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.
Tafsiran saya bhw itu mengacu pd Al-Qur’an yg merupakan penerangan bagi umat manusia seru sekalian alam, agar tdk tersesat dr jalan-Nya. Dan Al-Qur’an tdk boleh dipegang dgn tangan kiri, hrs dipegang dgn tangan kanan.
Itu tafsiran anda pribadi, lho. Apa ya laku? Enaknya sendiri aja.
Kalimat itu menerangkan bahwa di sebelah kanan “NYA” – TUHAN, terlihat api yang menyala. Ini tentang sesuatu yang kelihatan, yang nyata oleh mata manusia. Bukan fiktif atau bahasa abstrak. Itulah “Tiang Api” di malam hari yang memimpin perjalanan bangsa Israel ke Palestina.
      
             > “Hai kaumku, masuklah ke tanah suci [Palestina] yang telah ditentukan ALLAH bagi
                  mu.” – 5 Al Ma’idah 21; 26 Asy Syu’ara’ 59.
             Ini Al Qur’an sendiri yang nyatakan, bahwa Israel itu memasuki Palestina oleh
             ketentuan TUHAN. Jadi, Israel itu bukan penjajah Palestina! Palestinalah yang
             memberontak melawan ketetapan ALLAH. Didukung oleh 2 ayat lho.
  1. Sungguh Ia mengasihi umat-Nya;
Untuk kesekiankalinya anda ngawur dan awur-awuran, memutarbalikkan fakta yang sangat jelas. Bahwa “nya” menggunakan huruf besar “NYA”, artinya: ALLAH, bukan manusia Muhammad. Bahwa ALLAH itu amat mengasihi Israel, umatNYA.
Ulangan 7:8: “tetapi karena TUHAN mengasihi kamu dan memegang sumpah-Nya
                         yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka TUHAN
                        telah membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat dan menebus
                        engkau dari rumah perbudakan, dari tangan Firaun, raja Mesir.”
ALLAH mengasihi Israel karena sumpahNYA kepada Abraham. Oleh ikatan sumpah!
Tentang kata-kata “Ulangan.”
Saya tidak sedang membahas definisi dari kitab “Ulangan”-nya. Tapi ilham itu mengarahkan saya tentang arti kata-kata: “ulangan”-nya. Sehingga pikiran saya bercuriga kalau peristiwa itu sebagai peristiwa yang telah terjadi, bukan merupakan bentuk nubuatan. Lagi-lagi pemahaman bahasa Indonesia anda berantakan.
Nah, perlukah buku anda: “Semua agama itu lurus” ditarik dari peredaran karena menyesatkan sekali?
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
TULIS SDR. AE:
Hmm., perhatikan lg tulisan sdr ini:

YESUS ITU TERKUTUK
Judul diatas adalah asli pernyataan saya. Anda kaget?!

Jd, itu asli pernyataan sdr kan?! Dan saya sgt tdk nyaman membacanya!
Selain itu, dr seluruh uraian sdr tsb tdk ada sedikitpun yg menganulir penyataan asli sdr itu.
Saya bs mengerti bila sdr menulis dgn diakhiri tnd tny: YESUS ITU TERKUTUK?

Buku saya judulnya pny arti: "Tunjukkanlah Kami Jln Yg Lurus". Jd judulnya bukan "Semua agama itu lurus".
Tulisan
Selain itu, sdr menulis pula (yg diamini oleh kebykan umat Kristen yg lain) bhw :
Kematian YESUS adalah ujung dari ketaatan dan kesetiaanNYA terhadap Hukum Taurat. Sehingga Hukum Taurat itu mencapai kesempurnaannya dan menjadi selesai didalam YESUS KRISTUS. Karenanya, tidak ada lagi tuntutan Hukum Taurat yang dikenakan kepada kita yang percaya kepadaNYA.

Saya ingin tny, sepuluh hukum Tuhan yg diberikan kpd Musa as itu termsk hukum Taurat atau bukan???
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA:
Tentang 10 hukum Musa:
Itu asli Taurat. Justru itulah intinya Taurat.
Nah, hukum itu sudah dimerdekakan di dalam salib YESUS. Yang dibebaskan adalah peraturannya, sedangkan hakekatnya tentu saja masih mengikat.
Burung merpati, pada mulanya kita kurung selama beberapa hari. Maksudnya adalah supaya mengenal rumahnya dengan baik. Setelah itu kita lepaskan dari kandangnya; apakah itu berarti dia kita biarkan terbang lepas dari tangan kita? Enggak begitu, bukan?! Dia kita merdekakan, tapi didalam kemerdekaan itu dia kita ikat atas dasar kesadarannya.
Ketika masih kanak-kanak, kita dilarang keras pegang pisau. Apa maksudnya? Tentu saja supaya jangan sampai kita kesalahan menggunakannya, bukan?!
Tapi, setelah dewasa, apakah kita masih juga diikat oleh peraturan itu?! Mana ada orangtua yang masih mengatur kita ketika kita sudah dianggapnya dewasa, bukan?!
Kita akan dilecehkan sekali jika ketika dewasa kita masih diatur harus begini atau harus begitu, seolah-olah kita belum mempunyai pengertian dan pengetahuan.
Nah, ketika dewasa ternyata setiap hari kita membutuhkan sekali pisau itu untuk meringankan pekerjaan kita. Apakah karena sudah dibebaskan dari hukum itu, maka kita pergunakan pisau itu untuk membunuh orang?! Enggak, 'kan?! Justru kita dituntut untuk semakin berhati-hati didalam kebebasan itu, bukan?!
Jadi, didalam kebebasan itu bukan berarti untuk me-liar-kan kita, tetapi untuk mendewasakan kita.
Memang benar, bahwa kita sekarang sudah tidak dikurung oleh hukum: "Jangan mencuri" atau "jangan berzinah." Apakah karena itu lalu kita hendak menjadi pencuri atau pezinah?
Justru YESUS menunjukkan bahwa ketika timbul pikiran zinah saja sudah masuk dosa.
Apa yang tidak sempurna dari Taurat, justru menemukan kesempurnaannya didalam hukum akal budi. Sebab Taurat menetapkan dosa pada perbuatannya saja, tidak melingkupi apa yang ada didalam pikiran kita.
Yeremia 31:31-34: “Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan  
                                    mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,
                                   bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada
                                   waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah
                                  Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang
                                  berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
                                  Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,
                                  demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan
                                  menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka
                                  akan menjadi umat-Ku.
                                 Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan
                                 mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku,
                                 demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan
                                 tidak lagi mengingat dosa mereka."
Roma 8:3: “Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging,
                     telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang
                     serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas
                     dosa di dalam daging,”
Kalau begitu, apakah hukum Taurat itu suatu kekeliruan?
Bukan! Itu adalah pelajaran dasar yang amat penting. Taurat adalah Sekolah Dasar, yang mengenalkan kita akan apa yang salah dengan apa yang baik. Merupakan pondasi untuk masa kedewasaan kita. Karena itu Paulus, rasul yang membuat pernyataan membatalkan hukum Taurat itu, mengatakan: “Hukum Taurat itu benar, baik dan kudus.”
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
TULIS SDR. AE:
Bila sdr tdk sk diskusi dgn saya, saya-pun akan sign out, ga mslh. Tp, sblm sign out msh ada bbrp email yg blm saya kirim, yaitu ttg kelanjutan tnd kurung dan tafsir Al-Qur'an, ttg usia Aisyah saat menikah dgn Rasulullah dan ttg Isra Mi'raj. Tp bila sdr sdh bnr2 jengah, saya ga perlu kirim materi2 tsb di email group sdr ini, msh ada milis2 yg lain.

Thanks a lot pal, for all your hospitallity. .
Sincerely,

AEC
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA:
Eh, eh, eh...... maksud saya tidak sejauh itu. Anda bukanlah orang-orang sampah itu. Saya tetap suka diskusi dengan anda. Anda orang yang hebat, cerdas, berwawasan, tertib, dan merupakan lawan diskusi saya yang saya anggap berat.
Justru rekan-rekan Muslim di milis ini sangat membutuhkan anda. Mereka menganggap anda sebagai senior mereka, sedangkan saya menganggap anda sebagai reinkarnasinya Ahmed Deedat.
Udahlah, setiap permasalahan kita selesaikan dengan baik dan proporsional. Marilah kita belajar dari kesalahan. Kita tinggalkan apa yang kemarin, kita masuki yang hari ini, dan kita menuju ke esok hari yang lebih baik.
Terlepas dari permusuhan paham, kita adalah sama-sama saudara. Saya percaya bahwa anda bukan Yudas Iskariot bagi saya, dan percayalah bahwa saya juga bukan Yudas Iskariot bagi anda. Biarlah ini menjadi suatu jaminan bagi persaudaraan di antara kita.
Okey?!
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
TOPIK SDR. AE BERIKUTNYA:
Lalu, bila sdr mengatakan bhw Yesus itu TUHAN, maka bnr skl pertnyn Cak Semprul, apa buktinya??
Saya akan quote satu ayat dr Alkitab ttg statemen sdr itu:
 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia. (I Yoh 4: 1-3)
 Ayat tsb bkn ayat yg baru, krn Alkitab dr LAI ejaan lama (Perdjandjian Baru, dlm bahasa Indonesia Modern, LAI,  Djakarta 1972) jg msh spt itu.
 Kmrn saya tunjukkan kpd sdr spt apa ajaran Paulus (Gal 5:2-3), shg krn sdr sunat,, maka sdr harus menjd pengikut Yesus dan taat pd hukum Taurat spt yg dicontohkan Yesus. Ditmbh, bila sdr mengatakan bhw Yesus bkn manusia, maka sdr telah termsk roh yg tdk berasal dr Allah. Jd sdr diposisi mn skrg?
JAWABAN SAYA:
Untuk kesekiankalinya anda menunjukkan kecerobohan didalam memahami bahasanya sendiri. “setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,”
Setiap orang Kristen rasanya sangat tahu bahwa YESUS yang lahir 2000 tahun yang lalu itu adalah manusia biasa, sama seperti anda dan saya. DIA lahir sebagaimana kita, yaitu melalui rahim perempuan, DIA memiliki ayah dan ibu manusia, DIA memiliki fase masa kanak-kanak, remaja dan dewasa, DIA makan dan minum, lapar dan haus, DIA juga menyatakan diriNYA sebagai ANAK MANUSIA – sekalipun ketika murid-muridNYA menyebutNYA TUHAN, DIA membenarkannya, dan lain-lain ciri sebagai manusia biasa.
Bahkan Alkitab menerangkan bahwa DIA adalah C I P T A A N   ALLAH yang pertama-tamanya. Mengertikah anda kata-kata: “yang pertama-tama”-nya? Yang terawal! Lalu kitab Kejadian pasal 1 dan pasal 5 menerangkan bahwa manusia[kita] ini diciptakan serupa dengan Manusia YESUS. Kita ini serupa dengan YESUS. Kita ini adik-adiknya YESUS. Sudah paham? Semua itu Alkitabiah, artinya tertulis dalam Alkitab ya seperti itu. Nggak dilebih-lebihkan juga nggak dikurang-kurangkan. Asli!
Tapi Alkitab juga menerangkan bahwa ALLAH telah “mengangkat” dan “menetapkan” YESUS KRISTUS itu menjadi ANAK ALLAH dan TUHAN bagi kita semua, sama seperti ketika ALLAH berfirman kepada Musa: “Kamu adalah Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu adalah nabinya.”
Sementara ayat di atas mempunyai keterangan: “bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia,” – “Telah datang.”
Tahukah anda akan artinya “telah datang?” Berarti YESUS KRISTUS itu bukan Orang yang berasal dari Bumi. YESUS KRISTUS itu sebelum dilahirkan ke dunia asalnya adalah dari sorga, bersama-sama dengan ALLAH?! AlQur’an memakai kata-kata: “menjelma.” Itu artinya “dari sesuatu menjadi sesuatu.” – Itulah artinya penjelmaan!
Anda terlalu terobsesi dengan doktrin kristen-kristen palsu yang menyatakan bahwa ALLAH sama dengan YESUS sama dengan ROH KUDUS. Wong agama palsu dan orang tersesat, ya anda dengarkan? Sama sesatnya! Kalau orang gila anda dengarkan, saya kuatir anda juga termasuk gila?!
Untuk menciptakan topik ini, anda mengutip dari Alkitab[LAI]. Nanti, kalau saya menyodorkan ayat-ayat dari Alkitab yang sama tentang KETUHANAN YESUS, pasti akan anda nyatakan: Itu ayat palsu. Maka, ketika saya kejar dengan pertanyaan: “Lalu benarnya yang gimana?” Anda pasti akan menjawab: “Al Qur’an-lah yang benar!”
Permisi, saya kebelet ketawa: “Hua..ha..ha....”
Orang koq unik sekali?! Cara diskusi anda begini ini kurang praktis. Praktisnya adalah, anda bawa pedang yang terhunus lalu todongkan ke leher saya, sambil berkata: “Masuk Islam atau saya sembelih?”- Nah, gitu baru bener.
Lihat aja, sudah berapa lama anda berdiskusi dengan saya, tapi belum selesai-selesai? Saya masih belum mau masuk Islam. Tapi coba anda ikuti petunjuk saya di atas, pasti semenit saja anda sudah bisa mengislamkan saya. Semenit satu jiwa masuk Islam, sejam sudah 60 jiwa yang masuk Islam. Hebat ‘kan cara-cara Muhammad itu?
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
DARI SDR. AE:
Hehe.., kok saya ga tau dr mana sdr bs mengatakan kalau saya ingin mengIslamkan sdr ya? Saya salah omong atau sdr yg GR seh?

Debat kita emang ga mngkn selesai, krn tema-nya byk bgt. Skrg aja saya lg siapin tema ttg ibadat hari sabtu. Apa sdr pengen debat kita selesai dan kita ngobrol hal lain? Mau ngobrol issue2 sosial politik ekonomi, soal film atau musik, soal tmpt2 wisata, atau apa?
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA:
Sebagai rohaniawan patutnya saya hanya berbicara soal agama dan kemanusiaan.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Saya mau simpulkan tulisan sdr sajalah, tolong dikoreksi kalau salah.
1. Yesus lahir sbg manusia dan kemudian berubah menjd Anak Allah.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxx
JAWABAN SAYA:
YESUS mulanya bersama ALLAH dan sebagai ANAK ALLAH, menjelma menjadi manusia, kembali sebagai ANAK ALLAH dan TUHAN saya.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
2. Yesus adalah ciptaan Allah terawal
3. Kita ini diciptakan serupa dgn Yesus
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA:
Bukan hanya serupa, tetapi juga diciptakan oleh YESUS[dengan wewenang dari ALLAH]
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

4. Yesus itu sblm dilahirkan ke dunia asalnya adalah dr sorga, bersama-sama dengan Allah
5. Kita ini adik-adiknya Yesus
6. Agama yg mengajarkan bhw Allah sm dgn Yesus sm dgn Roh Kudus adalah agama palsu dan sesat.

Mari kita linearkan dgn kesimpulan saya berikut ini:
1. Yesus berubah dr manusia, menjadi Tuhan yg sdr sembah
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA:
Catatan yang seperti itu yang belum ada di dalam Alkitab.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
2. Yesus adalah ciptaan, dan Allah adalah penciptanya. Artinya sdr pny 2 Tuhan
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA:
Bukan 2 TUHAN, melainkan 3 TUHAN didalam 1 TUHAN, yaitu YESUS KRISTUS.
TUHANNYA 3, tapi cukup direpresentasikan kepada YESUS saja.
Beda dengan ajaran Katolik: 3 TUHAN = 1 TUHAN. Alkitab tidak bicara begitu.
Bilamana anda keberatan, saya minta bantuan anda, agar anda pergi ke LAI, usulkan agar KETUHANAN YESUS itu dianulir menurut selera Muslim bahwa YESUS itu hanya nabi.
Baru saya akan anggap YESUS itu hanya nabi. Tapi selama Alkitab saya bunyinya seperti sekarang ini, bagaimana saya harus menyangkalinya? 'Kan bukan Kristen lagi? Bisa mikir?! Jadi, tolong pahami dan jangan menyalahkan saya. Sebab saya hanya membaca dan menjalankan apa yang saya baca. Itu saja.
Tapi rasional tetap saya gunakan. Jika ada ajaran yang lebih baik dari Kristen, maka Kristen akan saya tinggalkan. Sayangnya, alternatif dari Kristen masih belum saya ketemukan. Islam saya lihat, baik ajarannya, maupun keteladanan nabinya begitu buruk. Coba anda baca lagi tulisan saya:  SAYA BERTANYA. Kebetulan anda juga belum bisa menjawabnya, bukan? Apa sebab? Sebab buktinya ada dan jelas. Sementara tuduhan-tuduhan anda terhadap Kekristenan sangat mentah, tanpa adanya bukti. Bagaimana saya harus mempercayai sesuatu yang nggak jelas?
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
3. Kita yg laki2 adalah serupa dgn Yesus. Kalau yg perempuan apa serupa jg dgn Yesus?
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA:
Kalau "serupa" itu tentang "rupa", kembaran namanya. Yang dimaksud dengan "serupa" adalah fisiknya, bukan wajahnya.
Nah, ketahuan 'kan? Bahwa ajaran Kristen itu tinggi sekali, sampai-sampai kaum Muslim nggak sanggup mencernakannya?! Sebab nggak ada ROH KUDUSnya, jadi ya gampang bingung. Sampai-sampai suatu kalimat harus dibolak-balikkan; apa sebab? Sebab nggak mampu mengerti. Nggak menjangkau dengan ilmunya Kristen.
KRISTUS itu TERANG DUNIA, pak. Itulah sebabnya ilmu pengetahuan ini berkembang begitu pesatnya, sebab didalam Kristen ada KRISTUSnya.
Maaf, ya, coba bapak inventariskan seluruh barang dan perabotan yang ada didalam rumah bapak. Hitunglah, berapa banyak yang bikinannya orang Kristen, dan berapa banyak yang bikinannya Muslim. Berapa banyak yang bikinannya Arab? Masak cuma korma aja yang made in Arab?
Yang realistis, pak!
Kristen memang yang mengebom Nagasaki dan Hiroshima, tapi Kristen pula yang membangun peradaban KFC, Hamburger dan Pizza hut. Benar, pak?! Itu segi positifnya. Segi negatifnya, Kristen pula yang selalu menjadi pelopor. Gay, Homo, Lesbian, Rok Mini, Bar-bar, Cafe-cafe, Hotel-hotel, dan lain-lain...................... dan lagi-lagi ekornya adalah Muslim. Berapa banyak Muslim yang terseret oleh gaya hidupnya George Bush?! Dan kiblat kehidupan modern adalah Washington DC. Benar, begitu pak? Bukan gunung Paran 'kan, pak?!
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
4. Sblm semua ada, Yesus sdh ada di surga bersm Allah. Duduk di sblh kanan Allah? Trs, Roh Kudus ada dmn? Duduk di sblh kiri Allah? Baca pula Yoh 1: 1-4.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA:
Pak, ROH KUDUS itu juga ROH ALLAH. Karena itu selalu menyatu didalam diri ALLAH. ROH itu baru menjadi ROH KUDUS, manakala ALLAH keluarkan dari diriNYA untuk dikaruniakan kepada kita.
Alkitab menerangkan bahwa ROH itu bisa dibagi-bagi[dipecah-pecahkan]. Mungkin bahasa computernya adalah: Copypaste. Baca tulisan saya: YOHANES PEMBAPTIS ADALAH ELIA.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
5. Kita ini adalah adik2 TUHAN
6. Sdr pny 3 Tuhan yg disembah
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA:
punya 3 TUHAN, tapi CUKUP satu saja yang disembah, yaitu: YESUS AL MASIH. Malah salah kalau langsung menyembah pada ALLAH. Nggak patut. Harus melalui YESUS.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Btw, sdr rajin jg ya, jam segini sdh on di warnet ^_^
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
JAWABAN SAYA:
Begitulah seharusnya seorang yang bertanggung-jawab terhadap profesinya. Seluruh hidup harus dicurahkan kepada profesi itu.
"Hidupku bukannya milikku lagi, melainkan KRISTUS yang hidup didalam aku." - Saya bukan lagi tuan atas diri saya sendiri, melainkan KRISTUS-lah yang menjadi tuan atas diri saya. Sebagaimana seorang istri tidak lagi memiliki dirinya sendiri lagi, melainkan suaminyalah yang memilikinya.
Itu dan begitulah saya. Itu dan begitulah seharusnya semua orang yang mengaku Kristen. Jangan bilangnya Kristen, mengikut YESUS, tapi masih menjalankan kehendaknya sendiri. Masih melulu menumpuk kekayaannya.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Ok, I'll catch u up later
Sincerely,

AEC

Tidak ada komentar: