Rabu, 08 Juni 2016

HER VOICE - AMSAL 8:1

Ketika membahas YESHUA itu permulaan ciptaan YAHWEH dari keseluruhan ayat di Amsal 8 yang berbicara tentang "hikmat" yang saya katakan bahwa itu menunjuk ke YESHUA, seseorang mengajukan versi New King James Version;

Amsal 8:1   Does not wisdom cry out, And understanding lift up her voice?

"Her voice" menunjukkan bentuk perempuan["her"], sehingga tidak mungkin "hikmat" itu YESHUA. Mengingat saya ini bahasa Inggrisnya: "yes" dan "no" saja, tentu saja saya gelagapan oleh fakta itu. Tapi TUHAN tidak berdiam diri. Akal pikiran saya dibukakan untuk memahami adanya perbedaan konsep antara bahasa Inggris dengan bahasa Indonesia.

Bahasa Inggris tidak mempunyai "dia" umum, sedangkan bahasa Indonesia tidak mempunyai "dia" khusus. "Dia" dalam bahasa Inggris bersifat khusus; "dia laki-laki" - His, "dia perempuan" - Her. Sebaliknya, bahasa Indonesia "dia"-nya bersifat umum, tidak menjelaskan apakah itu laki-laki atau perempuan, sehingga untuk mengetahui laki-laki atau perempuannya harus dilihat pada keseluruhan kalimatnya;

>> "Tini suaranya merdu": dari namanya kita mengetahui "nya" yang dimaksud adalah berjenis perempuan.

Itu tentang orang. Bagaimana jika diterapkan untuk yang bukan orang? Misalnya: nya, badan dia, pekerjaan dia, rumah dia, hati dia, suaranya, dan lain-lain? Di sini bahasa Inggris menggunakan "her" atau "him". Keduanya boleh digunakan;

nya   - her
suara dia – her voice
hati dia - her heart
suara dia nyaring - her voice loud
mata dia melotot - her eyes glared
kelamin dia - her sex

Jadi, bahasa Inggris tidak memiliki "dia" umum, sedangkan bahasa Indonesia tidak memiliki "dia" khusus.

Seorang yang sering bepergian ke luar negeri dan biasa berbahasa Inggris kaget: "Pak Hakekat, saya baru tahu sekarang."

Hah?! Guru bahasa Inggris dadakan, donk?!

Tidak ada komentar: